<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Pekan Berlalu, Pasar Kambing Tanah Abang yang Terbakar Belum Dibenahi</title><description>Beberapa pedagang mengeluhkan kondisi berjualan yang berbeda saat kios masih dibuka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/23/338/2399888/2-pekan-berlalu-pasar-kambing-tanah-abang-yang-terbakar-belum-dibenahi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/23/338/2399888/2-pekan-berlalu-pasar-kambing-tanah-abang-yang-terbakar-belum-dibenahi"/><item><title>2 Pekan Berlalu, Pasar Kambing Tanah Abang yang Terbakar Belum Dibenahi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/23/338/2399888/2-pekan-berlalu-pasar-kambing-tanah-abang-yang-terbakar-belum-dibenahi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/23/338/2399888/2-pekan-berlalu-pasar-kambing-tanah-abang-yang-terbakar-belum-dibenahi</guid><pubDate>Jum'at 23 April 2021 22:26 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/23/338/2399888/2-pekan-berlalu-pasar-kambing-tanah-abang-yang-terbakar-belum-dibenahi-1VGrf6YiQU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lokasi kebakaran di Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Foto: Widya Michella)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/23/338/2399888/2-pekan-berlalu-pasar-kambing-tanah-abang-yang-terbakar-belum-dibenahi-1VGrf6YiQU.jpg</image><title>Lokasi kebakaran di Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Foto: Widya Michella)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Kambing, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat terlihat masih berjualan di pinggiran Jalan Sabeni pada Jumat (23/4/2021). Belum ada pembenahan lokasi kebakaran.

Beberapa pedagang mengeluhkan kondisi berjualan yang berbeda saat kios masih dibuka. Kendala tersebut meliputi tidak terlindunginya dari sinar matahari, hujan dan kurangnya penerangan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pasca Pasar Kambing Tanah Abang Terbakar, Pedagang Hewan Qurban dan Aqiqah Kembali Berjualan
Pedagang sayur mayur, Ragil (30) mengeluhkan kondisi lapak yang tidak nyaman dan tidak tertata.

&quot;Kendalanya kurang pembeli karena biasanya udah ada langganan jadi omzet turun dari Rp3 juta jadi Rp2 juta. Mudah-mudahan cepat dibangun, karena kalau di pinggir jalan ngemper, kurang penerangan, tidak ada tenda,&quot; kata Ragil.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pasca-Kebakaran, Pedagang Hewan Qurban Kembali Berjualan di Pasar Kambing Tanah Abang
Pedagang lainnya, Lutfi (23) menjelaskan tidak amannya berjualan di pinggir jalan. &quot;Kalau sekarang jualan enggak bisa ditinggal karena tempatnya terbuka dan di pinggir jalan rawan pencuri. Untuk menaruh barang-barang pribadi kaya handphone, uang dan lain-lain enggak bisa. Dagangan enggak bisa ditinggalin harus ditungguin jadi menghabiskan waktu,&quot; tutur Lutfi.

Sebelumnya, beberapa pedagang yang diwakili oleh kepala pedagang dan kepala pasar melakukan rapat dengan Pasar Jaya pada Kamis 22 April 2021 mendesak untuk diadakan pembangunan.

</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Kambing, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat terlihat masih berjualan di pinggiran Jalan Sabeni pada Jumat (23/4/2021). Belum ada pembenahan lokasi kebakaran.

Beberapa pedagang mengeluhkan kondisi berjualan yang berbeda saat kios masih dibuka. Kendala tersebut meliputi tidak terlindunginya dari sinar matahari, hujan dan kurangnya penerangan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pasca Pasar Kambing Tanah Abang Terbakar, Pedagang Hewan Qurban dan Aqiqah Kembali Berjualan
Pedagang sayur mayur, Ragil (30) mengeluhkan kondisi lapak yang tidak nyaman dan tidak tertata.

&quot;Kendalanya kurang pembeli karena biasanya udah ada langganan jadi omzet turun dari Rp3 juta jadi Rp2 juta. Mudah-mudahan cepat dibangun, karena kalau di pinggir jalan ngemper, kurang penerangan, tidak ada tenda,&quot; kata Ragil.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pasca-Kebakaran, Pedagang Hewan Qurban Kembali Berjualan di Pasar Kambing Tanah Abang
Pedagang lainnya, Lutfi (23) menjelaskan tidak amannya berjualan di pinggir jalan. &quot;Kalau sekarang jualan enggak bisa ditinggal karena tempatnya terbuka dan di pinggir jalan rawan pencuri. Untuk menaruh barang-barang pribadi kaya handphone, uang dan lain-lain enggak bisa. Dagangan enggak bisa ditinggalin harus ditungguin jadi menghabiskan waktu,&quot; tutur Lutfi.

Sebelumnya, beberapa pedagang yang diwakili oleh kepala pedagang dan kepala pasar melakukan rapat dengan Pasar Jaya pada Kamis 22 April 2021 mendesak untuk diadakan pembangunan.

</content:encoded></item></channel></rss>
