<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Terhadap Warga Keturunan Asia, Pria Tua Diinjak Berkali-kali di Kepala oleh Pelaku</title><description>Korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/25/18/2400410/serangan-terhadap-warga-keturunan-asia-pria-tua-diinjak-berkali-kali-di-kepala-oleh-pelaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/25/18/2400410/serangan-terhadap-warga-keturunan-asia-pria-tua-diinjak-berkali-kali-di-kepala-oleh-pelaku"/><item><title>Serangan Terhadap Warga Keturunan Asia, Pria Tua Diinjak Berkali-kali di Kepala oleh Pelaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/25/18/2400410/serangan-terhadap-warga-keturunan-asia-pria-tua-diinjak-berkali-kali-di-kepala-oleh-pelaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/25/18/2400410/serangan-terhadap-warga-keturunan-asia-pria-tua-diinjak-berkali-kali-di-kepala-oleh-pelaku</guid><pubDate>Minggu 25 April 2021 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/25/18/2400410/serangan-terhadap-warga-keturunan-asia-pria-tua-diinjak-berkali-kali-di-kepala-oleh-pelaku-gNQeruYagu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekaman video memperlihatkan pelaku yang tak dikenal menginjak-injak kepala seorang pria tua keturunan Asia di kepala dalam sebuah serangan di Kota New York, Amerika Serikat, 23 April 2021. (Foto: Twitter/NYPD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/25/18/2400410/serangan-terhadap-warga-keturunan-asia-pria-tua-diinjak-berkali-kali-di-kepala-oleh-pelaku-gNQeruYagu.jpg</image><title>Rekaman video memperlihatkan pelaku yang tak dikenal menginjak-injak kepala seorang pria tua keturunan Asia di kepala dalam sebuah serangan di Kota New York, Amerika Serikat, 23 April 2021. (Foto: Twitter/NYPD)</title></images><description>NEW YORK - Gelombang serangan yang tampaknya tidak beralasan terhadap warga keturunan Asia di Amerika Serikat (AS) kembali terjadi di Kota New York. Sebuah video yang dirilis polisi menunjukkan seorang pria tua Asia diinjak di kepala berulang kali oleh seorang pelaku tak dikenal.
Video, yang dirilis pada Sabtu (24/4/2021) oleh unit Kejahatan Kebencian Departemen Kepolisian New York, menunjukkan akhir dari serangan terhadap seorang pria berusia 61 tahun, yang terbaring di tanah dan tidak berdaya. Pelaku tampak menginjak kepala korbannya setidaknya enam kali dalam sebuah serangan brutal.
BACA JUGA: Serangan terhadap Warga Keturunan Asia Melonjak, Ratusan Warga AS Protes
Menurut keterangan polisi yang dilansir RT, insiden itu terjadi pada Jumat (23/4/2021) malam di East Harlem. Polisi sedang mencari petunjuk dari masyarakat untuk membantu mengidentifikasi pelaku penyerangan itu.
Serangan itu dimulai ketika korban kaleng aluminium dengan gerobak belanja di depan sebuah gedung apartemen yang sedang dibangun di Third Avenue dan East 125th Street, New Yorl. Dia diserang dari belakang oleh pelaku dan terlempar ke tanah.
BACA JUGA: Serangan Terhadap Warga Keturunan Asia Marak, Konjen RI di Chicago Imbau WNI Waspada
Korban dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Harlem, di mana dia dilaporkan dalam kondisi kritis. Polisi belum menentukan apakah pria itu menjadi sasaran karena etnisnya atau karena motif lainnya.
Tersangka digambarkan sebagai pria yang mengenakan jaket hitam, celana hitam, sepatu kets putih, dan topi bisbol warna-warni.
Video tersebut berakhir dengan pelaku penyerangan pergi dengan santai, menimbulkan kemarahan warga net.

&amp;ldquo;Mengapa ini tidak tersebar di seluruh berita nasional?&amp;rdquo; salah satu  komentator Twitter bertanya. &amp;ldquo;Mengapa ini tidak dilaporkan seperti  (kasus) George Floyd? Mengapa nyawa orang Asia tidak penting? &quot;
AS telah menyaksikan gelombang serangan yang tidak masuk akal  terhadap orang Asia-Amerika, terutama di New York dan kawasan Teluk San  Francisco.
Sebagian besar serangan terhadap warga keturunan Asia yang banyak  disorot baru-baru ini diduga dilakukan oleh pria muda kulit hitam,  termasuk satu kasus California di mana seorang pria tua Thailand  terbunuh. Namun demikian, aktivis anti-rasisme menyalahkan tren yang  mengganggu pada mantan Presiden Donald Trump dan &quot;supremasi kulit  putih&quot;.</description><content:encoded>NEW YORK - Gelombang serangan yang tampaknya tidak beralasan terhadap warga keturunan Asia di Amerika Serikat (AS) kembali terjadi di Kota New York. Sebuah video yang dirilis polisi menunjukkan seorang pria tua Asia diinjak di kepala berulang kali oleh seorang pelaku tak dikenal.
Video, yang dirilis pada Sabtu (24/4/2021) oleh unit Kejahatan Kebencian Departemen Kepolisian New York, menunjukkan akhir dari serangan terhadap seorang pria berusia 61 tahun, yang terbaring di tanah dan tidak berdaya. Pelaku tampak menginjak kepala korbannya setidaknya enam kali dalam sebuah serangan brutal.
BACA JUGA: Serangan terhadap Warga Keturunan Asia Melonjak, Ratusan Warga AS Protes
Menurut keterangan polisi yang dilansir RT, insiden itu terjadi pada Jumat (23/4/2021) malam di East Harlem. Polisi sedang mencari petunjuk dari masyarakat untuk membantu mengidentifikasi pelaku penyerangan itu.
Serangan itu dimulai ketika korban kaleng aluminium dengan gerobak belanja di depan sebuah gedung apartemen yang sedang dibangun di Third Avenue dan East 125th Street, New Yorl. Dia diserang dari belakang oleh pelaku dan terlempar ke tanah.
BACA JUGA: Serangan Terhadap Warga Keturunan Asia Marak, Konjen RI di Chicago Imbau WNI Waspada
Korban dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Harlem, di mana dia dilaporkan dalam kondisi kritis. Polisi belum menentukan apakah pria itu menjadi sasaran karena etnisnya atau karena motif lainnya.
Tersangka digambarkan sebagai pria yang mengenakan jaket hitam, celana hitam, sepatu kets putih, dan topi bisbol warna-warni.
Video tersebut berakhir dengan pelaku penyerangan pergi dengan santai, menimbulkan kemarahan warga net.

&amp;ldquo;Mengapa ini tidak tersebar di seluruh berita nasional?&amp;rdquo; salah satu  komentator Twitter bertanya. &amp;ldquo;Mengapa ini tidak dilaporkan seperti  (kasus) George Floyd? Mengapa nyawa orang Asia tidak penting? &quot;
AS telah menyaksikan gelombang serangan yang tidak masuk akal  terhadap orang Asia-Amerika, terutama di New York dan kawasan Teluk San  Francisco.
Sebagian besar serangan terhadap warga keturunan Asia yang banyak  disorot baru-baru ini diduga dilakukan oleh pria muda kulit hitam,  termasuk satu kasus California di mana seorang pria tua Thailand  terbunuh. Namun demikian, aktivis anti-rasisme menyalahkan tren yang  mengganggu pada mantan Presiden Donald Trump dan &quot;supremasi kulit  putih&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
