<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PM Modi : Covid-19 Telah &quot;Mengguncang&quot; India</title><description>India tengah mengalami gelombang kedua Covid-19 yang menyebabkan krisis di negara itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/26/18/2400876/pm-modi-covid-19-telah-mengguncang-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/26/18/2400876/pm-modi-covid-19-telah-mengguncang-india"/><item><title>PM Modi : Covid-19 Telah &quot;Mengguncang&quot; India</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/26/18/2400876/pm-modi-covid-19-telah-mengguncang-india</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/26/18/2400876/pm-modi-covid-19-telah-mengguncang-india</guid><pubDate>Senin 26 April 2021 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/26/18/2400876/pm-modi-covid-19-telah-mengguncang-india-UYUXicEQo4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perdana Menteri India Narendra Modi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/26/18/2400876/pm-modi-covid-19-telah-mengguncang-india-UYUXicEQo4.jpg</image><title>Perdana Menteri India Narendra Modi. (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW DELHI - Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pidato bulanan yang disampaikan pada Minggu (25/4/2021) mengatakan bahwa pandemi virus corona telah &amp;ldquo;mengguncang&amp;rdquo; India. Negara Asia Selatan itu mencatat 349.691 kasus baru virus corona dalam 24 jam terakhir, rekor baru pertambahan kasus harian dunia.
Pejabat-pejabat kesehatan mengatakan kasus baru itu mungkin lebih sedikit dari angka sesungguhnya. Sebuah pernyataan dari The New York Times baru-baru ini mengatakan &amp;ldquo;betapa pun mengejutkannya&amp;rdquo; laporan dari Kementerian Kesehatan India tentang serangkaian kasus baru yang mencapai lebih dari 300.000 setiap hari, jumlah itu &amp;ldquo;hanya mewakili sejumlah kecil perebakan virus sesungguhnya.&amp;rdquo;
BACA JUGA: Rekor Baru, India Catat Hampir 350 Ribu Kasus Covid-19 dalam Sehari
Masyarakat internasional kini menekan Amerika Serikat (AS) untuk mengeluarkan sejumlah vaksin COVID-19 pada India atau negara-negara lain yang membutuhkannya.
Selain ratusan ribu kasus harian baru, India juga mengalami kelangkaan oksigen, yang secara harfiah berarti membiarkan pasien COVID-19 terengah-engah menghirup udara.
BACA JUGA: Covid-19 Menggila di India, Warga Antre dan Rela Bayar Berapapun demi Tabung Oksigen
Penasehat medis terkemuka di pemerintahan Biden, Dr. Anthony Fauci Jumat lalu (23/4/2021) mengatakan AS sedang berupaya membantu India mengatasi lonjakan virus corona dengan menyediakan bantuan dan dukungan teknis.
</description><content:encoded>NEW DELHI - Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pidato bulanan yang disampaikan pada Minggu (25/4/2021) mengatakan bahwa pandemi virus corona telah &amp;ldquo;mengguncang&amp;rdquo; India. Negara Asia Selatan itu mencatat 349.691 kasus baru virus corona dalam 24 jam terakhir, rekor baru pertambahan kasus harian dunia.
Pejabat-pejabat kesehatan mengatakan kasus baru itu mungkin lebih sedikit dari angka sesungguhnya. Sebuah pernyataan dari The New York Times baru-baru ini mengatakan &amp;ldquo;betapa pun mengejutkannya&amp;rdquo; laporan dari Kementerian Kesehatan India tentang serangkaian kasus baru yang mencapai lebih dari 300.000 setiap hari, jumlah itu &amp;ldquo;hanya mewakili sejumlah kecil perebakan virus sesungguhnya.&amp;rdquo;
BACA JUGA: Rekor Baru, India Catat Hampir 350 Ribu Kasus Covid-19 dalam Sehari
Masyarakat internasional kini menekan Amerika Serikat (AS) untuk mengeluarkan sejumlah vaksin COVID-19 pada India atau negara-negara lain yang membutuhkannya.
Selain ratusan ribu kasus harian baru, India juga mengalami kelangkaan oksigen, yang secara harfiah berarti membiarkan pasien COVID-19 terengah-engah menghirup udara.
BACA JUGA: Covid-19 Menggila di India, Warga Antre dan Rela Bayar Berapapun demi Tabung Oksigen
Penasehat medis terkemuka di pemerintahan Biden, Dr. Anthony Fauci Jumat lalu (23/4/2021) mengatakan AS sedang berupaya membantu India mengatasi lonjakan virus corona dengan menyediakan bantuan dan dukungan teknis.
</content:encoded></item></channel></rss>
