<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Serda Pandu Gelar Doa &amp; Tahlil, Ayah: Tak Ada Firasat Apapun</title><description>Keluarga Serda Pandu menggelar doa bersama dan tahlil yang diikuti warga setempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/26/519/2400638/keluarga-serda-pandu-gelar-doa-tahlil-ayah-tak-ada-firasat-apapun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/26/519/2400638/keluarga-serda-pandu-gelar-doa-tahlil-ayah-tak-ada-firasat-apapun"/><item><title>Keluarga Serda Pandu Gelar Doa &amp; Tahlil, Ayah: Tak Ada Firasat Apapun</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/26/519/2400638/keluarga-serda-pandu-gelar-doa-tahlil-ayah-tak-ada-firasat-apapun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/26/519/2400638/keluarga-serda-pandu-gelar-doa-tahlil-ayah-tak-ada-firasat-apapun</guid><pubDate>Senin 26 April 2021 04:43 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/26/519/2400638/keluarga-serda-pandu-gelar-doa-tahlil-ayah-tak-ada-firasat-apapun-KAbYNDOjTq.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga Serda Pandu menggelar doa dan tahlil. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/26/519/2400638/keluarga-serda-pandu-gelar-doa-tahlil-ayah-tak-ada-firasat-apapun-KAbYNDOjTq.jpeg</image><title>Keluarga Serda Pandu menggelar doa dan tahlil. (Foto: Antara)</title></images><description>BANYUWANGI - Keluarga Serda Ede Pandu Yudha Kusuma awak KRI Nanggala 402, di Perumahan Flamboyan, Kecamatan Soboh, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu malam (25/4), menggelar doa bersama dan tahlil yang diikuti warga setempat.&amp;nbsp;
Doa bersama dan tahlil digelar, setelah Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan kapal selam KRI Nanggala-402 tenggelam di perairan laut utara Bali, dan sebanyak 53 awak kapal dinyatakan telah gugur.&amp;nbsp;
Rumah kedua orang tua Serda Pandu, juga tampak silih berganti didatangi sanak keluarga dan warga setempat, untuk mengucapkan bela sungkawa.
Baca juga:&amp;nbsp;Tak Henti Menangis, Istri Mayor Laut Eko Firmanto: Mohon Doanya
Pandu (sapaannya), merupakan putra pertama dua bersaudara dari pasangan suami istri Wahyudi dan Sri Endah Lestari.&amp;nbsp; Serda Pandu juga belum genap dua bulan menikah dengan Mega Dian Pratiwi (23).&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sejauh ini tidak ada firasat apapun, mimpi apapun juga tidak. Bahkan, pada Minggu (18/4) saya masih sempat video call. Selama ini Pandu ketika hendak layar (tugas di kapal selam) selalu pamit dan izin menelefon kepada ibunya,&quot; kata Wahyudi, ayah Serda Pandu.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;53 Awak KRI Nanggala 402 Gugur, Wapres: Mereka Putra-Putra Terbaik Bangsa
Serda Pandu gugur dalam tugas bersama 52 prajurit lainnya (kru KRI Nanggala-402), saat melaksanakan pelatihan militer di perairan laut bagian utara Bali.
Semula, pada Rabu (21/4) menjelang subuh, KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak, sesaat setelah kapal selam buatan Jerman, itu, meminta izin menyelam dan melakukan penembakan torpedo.&amp;nbsp;
Pada hari ini, Minggu (25/4) atau hari kelima tenggelamnya KRI Nanggala-402, setelah dilaksanakan operasi SAR di sekitar titik lokasi tenggelamnya kapal selam milik TNI AL itu, ditemukan pecah dan terbelah menjadi tiga bagian.

</description><content:encoded>BANYUWANGI - Keluarga Serda Ede Pandu Yudha Kusuma awak KRI Nanggala 402, di Perumahan Flamboyan, Kecamatan Soboh, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu malam (25/4), menggelar doa bersama dan tahlil yang diikuti warga setempat.&amp;nbsp;
Doa bersama dan tahlil digelar, setelah Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan kapal selam KRI Nanggala-402 tenggelam di perairan laut utara Bali, dan sebanyak 53 awak kapal dinyatakan telah gugur.&amp;nbsp;
Rumah kedua orang tua Serda Pandu, juga tampak silih berganti didatangi sanak keluarga dan warga setempat, untuk mengucapkan bela sungkawa.
Baca juga:&amp;nbsp;Tak Henti Menangis, Istri Mayor Laut Eko Firmanto: Mohon Doanya
Pandu (sapaannya), merupakan putra pertama dua bersaudara dari pasangan suami istri Wahyudi dan Sri Endah Lestari.&amp;nbsp; Serda Pandu juga belum genap dua bulan menikah dengan Mega Dian Pratiwi (23).&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sejauh ini tidak ada firasat apapun, mimpi apapun juga tidak. Bahkan, pada Minggu (18/4) saya masih sempat video call. Selama ini Pandu ketika hendak layar (tugas di kapal selam) selalu pamit dan izin menelefon kepada ibunya,&quot; kata Wahyudi, ayah Serda Pandu.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;53 Awak KRI Nanggala 402 Gugur, Wapres: Mereka Putra-Putra Terbaik Bangsa
Serda Pandu gugur dalam tugas bersama 52 prajurit lainnya (kru KRI Nanggala-402), saat melaksanakan pelatihan militer di perairan laut bagian utara Bali.
Semula, pada Rabu (21/4) menjelang subuh, KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak, sesaat setelah kapal selam buatan Jerman, itu, meminta izin menyelam dan melakukan penembakan torpedo.&amp;nbsp;
Pada hari ini, Minggu (25/4) atau hari kelima tenggelamnya KRI Nanggala-402, setelah dilaksanakan operasi SAR di sekitar titik lokasi tenggelamnya kapal selam milik TNI AL itu, ditemukan pecah dan terbelah menjadi tiga bagian.

</content:encoded></item></channel></rss>
