<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Calo Karantina di Bandara Soetta Protokoler Pemegang Pas Bandara </title><description>pas bandara kerap digunakan protokoler untuk meloloskan WNA.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/28/338/2402285/calo-karantina-di-bandara-soetta-protokoler-pemegang-pas-bandara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/28/338/2402285/calo-karantina-di-bandara-soetta-protokoler-pemegang-pas-bandara"/><item><title>Calo Karantina di Bandara Soetta Protokoler Pemegang Pas Bandara </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/28/338/2402285/calo-karantina-di-bandara-soetta-protokoler-pemegang-pas-bandara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/28/338/2402285/calo-karantina-di-bandara-soetta-protokoler-pemegang-pas-bandara</guid><pubDate>Rabu 28 April 2021 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/28/338/2402285/calo-karantina-di-bandara-soetta-protokoler-pemegang-pas-bandara-NryfYz4XL9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto: Hasan Kurniawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/28/338/2402285/calo-karantina-di-bandara-soetta-protokoler-pemegang-pas-bandara-NryfYz4XL9.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto: Hasan Kurniawan)</title></images><description>TANGERANG - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, ada 1.800 lebih pas bandara yang dikeluarkan untuk protokoler di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang.

Menurutnya, keberadaan para protokoler pemegang pas bandara ini sangat meresahkan. Apalagi, di dalam beberapa kasus, seperti WNA asal India yang lolos karantina di Bandara Soetta ini, pas bandara kerap digunakan protokoler untuk meloloskan WNA.

&quot;Kenapa ada 1.800 lebih pas bandara? Apa gak penuh dengan orang-orang yang protokol itu semua. Jadi ini bukan rahasia umum lagi,&quot; kata Yusri di Bandara Soetta, Rabu (28/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tersangka Calo Karantina Covid-19 di Bandara Soetta Bertambah
Dilanjutkan dia, modus pencaloan karantina ini sama dengan kasus pemalsuan swab. Para pemegang kartu pas bandara, membawa para WNA asal India setelah melewati pemeriksaan tahap pertama. Tetapi, tidak mengikuti tahap kedua ke bus Damri.

&quot;Tidak bisa kita sebut mana saja yang terlibat, calo ini yang bermain, ini sama kayak swab palsu dulu. Ini orang mereka semua. Kalau swab palsu ada yang bagian nyari, ini kalau kita telusuri lagi pemain mereka semua yang berkeliaran bebas,&quot; jelasnya.

Dilanjutkan Yusri, hampir setiap proses pencaloan di Bandara Soetta, pasti melibatkan orang yang sama. Mereka memiliki pas bandara resmi yang punya kewenangan masuk kesemua terminal bandara.

&quot;Kenapa ini kita usut, karena kalau sampai dia positif, ini berbahaya. Ini kemarin sudah kita bongkar, kan orangnya itu-itu juga. Sekarang orang kalau turun lewat Imigrasi gak, semua lewat, lewati satgas gak, lewat. Pertanyaannya kenapa bisa lewat,&quot; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas Covid-19: Pelaku yang Loloskan Karantina WN India Bukan Petugas Bandara Soetta
Sebelumnya diberitakan, petugas Polda Metro Jaya menangkap dua orang pelaku calo yang meloloskan warga negara asing masuk tanpa harus melewati proses karantina, setelah membayar sejumlah uang. Adapun kedua pelaku merupakan ayah dan anak.
</description><content:encoded>TANGERANG - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, ada 1.800 lebih pas bandara yang dikeluarkan untuk protokoler di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang.

Menurutnya, keberadaan para protokoler pemegang pas bandara ini sangat meresahkan. Apalagi, di dalam beberapa kasus, seperti WNA asal India yang lolos karantina di Bandara Soetta ini, pas bandara kerap digunakan protokoler untuk meloloskan WNA.

&quot;Kenapa ada 1.800 lebih pas bandara? Apa gak penuh dengan orang-orang yang protokol itu semua. Jadi ini bukan rahasia umum lagi,&quot; kata Yusri di Bandara Soetta, Rabu (28/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tersangka Calo Karantina Covid-19 di Bandara Soetta Bertambah
Dilanjutkan dia, modus pencaloan karantina ini sama dengan kasus pemalsuan swab. Para pemegang kartu pas bandara, membawa para WNA asal India setelah melewati pemeriksaan tahap pertama. Tetapi, tidak mengikuti tahap kedua ke bus Damri.

&quot;Tidak bisa kita sebut mana saja yang terlibat, calo ini yang bermain, ini sama kayak swab palsu dulu. Ini orang mereka semua. Kalau swab palsu ada yang bagian nyari, ini kalau kita telusuri lagi pemain mereka semua yang berkeliaran bebas,&quot; jelasnya.

Dilanjutkan Yusri, hampir setiap proses pencaloan di Bandara Soetta, pasti melibatkan orang yang sama. Mereka memiliki pas bandara resmi yang punya kewenangan masuk kesemua terminal bandara.

&quot;Kenapa ini kita usut, karena kalau sampai dia positif, ini berbahaya. Ini kemarin sudah kita bongkar, kan orangnya itu-itu juga. Sekarang orang kalau turun lewat Imigrasi gak, semua lewat, lewati satgas gak, lewat. Pertanyaannya kenapa bisa lewat,&quot; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas Covid-19: Pelaku yang Loloskan Karantina WN India Bukan Petugas Bandara Soetta
Sebelumnya diberitakan, petugas Polda Metro Jaya menangkap dua orang pelaku calo yang meloloskan warga negara asing masuk tanpa harus melewati proses karantina, setelah membayar sejumlah uang. Adapun kedua pelaku merupakan ayah dan anak.
</content:encoded></item></channel></rss>
