<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KKB Ditetapkan Organisasi Teroris, Polri Konsolidasi Bahas Pola Operasi</title><description>Polri langsung konsolidasi dengan instansi terkait guna mematangkan operasi penumpasan KKB usai kelompok tersebut ditetapkan teroris.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/337/2402846/kkb-ditetapkan-organisasi-teroris-polri-konsolidasi-bahas-pola-operasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/29/337/2402846/kkb-ditetapkan-organisasi-teroris-polri-konsolidasi-bahas-pola-operasi"/><item><title>KKB Ditetapkan Organisasi Teroris, Polri Konsolidasi Bahas Pola Operasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/337/2402846/kkb-ditetapkan-organisasi-teroris-polri-konsolidasi-bahas-pola-operasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/29/337/2402846/kkb-ditetapkan-organisasi-teroris-polri-konsolidasi-bahas-pola-operasi</guid><pubDate>Kamis 29 April 2021 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/29/337/2402846/kkb-ditetapkan-organisasi-teroris-polri-konsolidasi-bahas-pola-operasi-o8USgPhisx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KKB (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/29/337/2402846/kkb-ditetapkan-organisasi-teroris-polri-konsolidasi-bahas-pola-operasi-o8USgPhisx.jpg</image><title>KKB (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Polri menggelar konsolidasi dengan instansi terkait untuk membahas pola operasi penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua setelah dilabeli sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT).
&quot;Sedang kami konsolidasikan dan rapatkan,&quot; kata Asisten Kapolri bidang Operasi (Asops) Irjen Imam Sugianto saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Jakarta, Kamis (29/4/2021).
Menurut Imam, dengan digelarnya konsolidasi tersebut, Polri nantinya mematangkan pola operasi yang lebih tepat dalam memberangus kelompok tersebut.
&quot;Semoga ke depan pola operasi lebih tepat dalam penanganannya,&quot; ujar Imam.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menetapkan Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT).
&amp;ldquo;Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan massif dikategorikan sebagai teroris,&amp;rdquo; ujar Mahfud dalam jumpa persnya, Kamis (29/4/2021).
Oleh karena itu, pemerintah meminta TNI dan Polri untuk menindak KKB Papua yang semakin meresahkan. Hal itu mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme.
&amp;ldquo;Pemerintah sudah meminta kepada Polri TNI, BIN dan aparat terkait segera melakukan tindakan secara cepat, tegas dan terukur,&amp;rdquo; ujarnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) melanjutkan, pandangan dan sikap pemerintah tersebut, karena tindakan kekerasan di Papua dalam beberapa hari terakhir ini semakin meresahkan.
Baca Juga : Pemerintah Minta TNI/Polri Tumpas KKB di Papua
&amp;ldquo;Banyak tokoh adat Papua datang ke menko polhukam dan pimpinan daerah di sana menyatakan dukungan pemerintah melakukan tindakan diperlukan guna menangani tindak kekerasan yang muncul di Papua,&amp;rdquo; tutur Mahfud.
Baca Juga : Mahfud : Pemerintah Selesaikan Masalah Papua dengan Kesejahteraan, Bukan Penggunaan Senjata</description><content:encoded>JAKARTA - Polri menggelar konsolidasi dengan instansi terkait untuk membahas pola operasi penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua setelah dilabeli sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT).
&quot;Sedang kami konsolidasikan dan rapatkan,&quot; kata Asisten Kapolri bidang Operasi (Asops) Irjen Imam Sugianto saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Jakarta, Kamis (29/4/2021).
Menurut Imam, dengan digelarnya konsolidasi tersebut, Polri nantinya mematangkan pola operasi yang lebih tepat dalam memberangus kelompok tersebut.
&quot;Semoga ke depan pola operasi lebih tepat dalam penanganannya,&quot; ujar Imam.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menetapkan Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai daftar terduga teroris dan organisasi teroris (DTTOT).
&amp;ldquo;Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan massif dikategorikan sebagai teroris,&amp;rdquo; ujar Mahfud dalam jumpa persnya, Kamis (29/4/2021).
Oleh karena itu, pemerintah meminta TNI dan Polri untuk menindak KKB Papua yang semakin meresahkan. Hal itu mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme.
&amp;ldquo;Pemerintah sudah meminta kepada Polri TNI, BIN dan aparat terkait segera melakukan tindakan secara cepat, tegas dan terukur,&amp;rdquo; ujarnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) melanjutkan, pandangan dan sikap pemerintah tersebut, karena tindakan kekerasan di Papua dalam beberapa hari terakhir ini semakin meresahkan.
Baca Juga : Pemerintah Minta TNI/Polri Tumpas KKB di Papua
&amp;ldquo;Banyak tokoh adat Papua datang ke menko polhukam dan pimpinan daerah di sana menyatakan dukungan pemerintah melakukan tindakan diperlukan guna menangani tindak kekerasan yang muncul di Papua,&amp;rdquo; tutur Mahfud.
Baca Juga : Mahfud : Pemerintah Selesaikan Masalah Papua dengan Kesejahteraan, Bukan Penggunaan Senjata</content:encoded></item></channel></rss>
