<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo May Day, Satgas Ingatkan Potensi Penularan Covid-19</title><description>Dia memastikan bahwa antisipasi terjadinya kerumunan akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 di daerah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/337/2402932/demo-may-day-satgas-ingatkan-potensi-penularan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/29/337/2402932/demo-may-day-satgas-ingatkan-potensi-penularan-covid-19"/><item><title>Demo May Day, Satgas Ingatkan Potensi Penularan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/337/2402932/demo-may-day-satgas-ingatkan-potensi-penularan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/29/337/2402932/demo-may-day-satgas-ingatkan-potensi-penularan-covid-19</guid><pubDate>Kamis 29 April 2021 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/29/337/2402932/demo-may-day-satgas-ingatkan-potensi-penularan-covid-19-8V1UgfAW17.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/29/337/2402932/demo-may-day-satgas-ingatkan-potensi-penularan-covid-19-8V1UgfAW17.jpg</image><title>Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan adanya potensi penularan Covid-19 terkait peringatan Hari Buruh Internasional.

Hal ini disampaikannya menanggapi antisipasi Satgas soal kemungkinan adanya aksi demo pada 1 Mei mendatang yang merupakan Hari Buruh Internasional atau May Day.

&amp;ldquo;Saya meminta kepada siapa pun yang ingin melakukan aktivitas Hari Buruh Internasional untuk betul-betul mempertimbangkan berbagai konsekuensi yang terjadi. Seperti potensi  penularan Covid-19 yang dapat terjadi,&amp;rdquo; katanya, Kamis (29/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;May Day, 50 Ribu Buruh Usung 2 Isu Utama saat Aksi 1 Mei
Dia memastikan bahwa antisipasi terjadinya kerumunan akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 di daerah. Utama di kota-kota besar yang menjadi lokasi demonstrasi.

&amp;ldquo;Khusunya di kota-kota besar yang sering menjadi lokasi unjuk rasa. Dan termasuk juga kesiapan fasilitas penyedia pelayanan kesehatan seperti rumah sakit daerah,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Menaker Apresiasi Buruh Tak Turun ke Jalan Rayakan May Day 2020
Di sisi lain, Wiku mengatakan bahwa upaya antisipasi kerumunan di lapangan juga akan mengikutsertakan personil kepolisian. Termasuk pihak-pihak yang memiliki otoritas dan kewenangan terkait dengan pemberian izin pelaksanaan acara-acara besar. Salah satunya demonstrasi di masa pandemi.

&amp;ldquo;Penting juga untuk diketahui segala bentuk kegiatan yang melanggar ketentuan PPKM Mikro akan ditindak oleh pihak kepolisian sesuai dengan undang-undang yang berlaku,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan adanya potensi penularan Covid-19 terkait peringatan Hari Buruh Internasional.

Hal ini disampaikannya menanggapi antisipasi Satgas soal kemungkinan adanya aksi demo pada 1 Mei mendatang yang merupakan Hari Buruh Internasional atau May Day.

&amp;ldquo;Saya meminta kepada siapa pun yang ingin melakukan aktivitas Hari Buruh Internasional untuk betul-betul mempertimbangkan berbagai konsekuensi yang terjadi. Seperti potensi  penularan Covid-19 yang dapat terjadi,&amp;rdquo; katanya, Kamis (29/4/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;May Day, 50 Ribu Buruh Usung 2 Isu Utama saat Aksi 1 Mei
Dia memastikan bahwa antisipasi terjadinya kerumunan akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 di daerah. Utama di kota-kota besar yang menjadi lokasi demonstrasi.

&amp;ldquo;Khusunya di kota-kota besar yang sering menjadi lokasi unjuk rasa. Dan termasuk juga kesiapan fasilitas penyedia pelayanan kesehatan seperti rumah sakit daerah,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Menaker Apresiasi Buruh Tak Turun ke Jalan Rayakan May Day 2020
Di sisi lain, Wiku mengatakan bahwa upaya antisipasi kerumunan di lapangan juga akan mengikutsertakan personil kepolisian. Termasuk pihak-pihak yang memiliki otoritas dan kewenangan terkait dengan pemberian izin pelaksanaan acara-acara besar. Salah satunya demonstrasi di masa pandemi.

&amp;ldquo;Penting juga untuk diketahui segala bentuk kegiatan yang melanggar ketentuan PPKM Mikro akan ditindak oleh pihak kepolisian sesuai dengan undang-undang yang berlaku,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
