<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>85 Santri Yayasan Al Shofiani Ahmadi Bekasi Keracunan Longtong Sayur saat Berbuka Puasa</title><description>Sebanyak 85 santri yatim piatu dan duafa Yayasan Al Shofiani Ahmadi di Kampung Kedung Waringin keracunan makanan berbuka puasa</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402559/85-santri-yayasan-al-shofiani-ahmadi-bekasi-keracunan-longtong-sayur-saat-berbuka-puasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402559/85-santri-yayasan-al-shofiani-ahmadi-bekasi-keracunan-longtong-sayur-saat-berbuka-puasa"/><item><title>85 Santri Yayasan Al Shofiani Ahmadi Bekasi Keracunan Longtong Sayur saat Berbuka Puasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402559/85-santri-yayasan-al-shofiani-ahmadi-bekasi-keracunan-longtong-sayur-saat-berbuka-puasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402559/85-santri-yayasan-al-shofiani-ahmadi-bekasi-keracunan-longtong-sayur-saat-berbuka-puasa</guid><pubDate>Kamis 29 April 2021 06:14 WIB</pubDate><dc:creator>Didit Junaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/29/338/2402559/85-santri-yayasan-al-shofiani-ahmadi-bekasi-keracunan-longtong-sayur-saat-berbuka-puasa-xHQQX5vqC9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satri Yayasan As-Shofiani Ahmadi Kabupaten Bekasi keracunan makanan.(Foto:tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/29/338/2402559/85-santri-yayasan-al-shofiani-ahmadi-bekasi-keracunan-longtong-sayur-saat-berbuka-puasa-xHQQX5vqC9.jpg</image><title>Satri Yayasan As-Shofiani Ahmadi Kabupaten Bekasi keracunan makanan.(Foto:tangkapan layar)</title></images><description>BEKASI - Sebanyak 85 santri yatim piatu dan duafa Yayasan As-Shofiani Ahmadi di Kampung Kedung Waringin, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami keracunan makanan berupa lontong sayur dan es buah  saat buka puasa bersama. Diduga santan  di sayur lontong tersebut sudah  basi.
Kejadian tersebut berlangsung saat para santri sedang melaksanakan sholat Taraweh, kemudian  para santri  merasakan mual  dan  muntah &amp;ndash; muntah.
Satu persatu para santri tumbang, termasuk kepala yayasan  dan dilarikan ke Klinik Feri Medika di Kampung Bale Kambang, Desa Jaya Bakti, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi guna mendapatkan perawatan.
Baca Juga: 23 orang Keracunan Usai Santap Makanan Pesta Pernikahan di Pangkep Sulsel
Menurut para guru pengajar  setiap tahunnya memang para santri yang berada di yayasan tersebut,  selalu mendapat bantuan catering dari donatur dan dari perusahaan yang berada di wilayah itu.
Baca Juga: Diduga Keracunan Hidangan Hajatan, 117 Warga Dilarikan ke Puskesmas
&quot;Kali ini, bantuan  berupa makanan  dari perusahaan berupa lontong sayur dan buah &amp;ndash; buahan yang sudah di pesan dari salah seorang warga,&quot; ujar Nurul Aini, salah seorang guru pengajar di Yayasan As-Shofiani Ahmadi.
&quot;Para santri langsung menyantap makanan tersebut, dan tidak menyangka  kalau makanan yang santap sudah berlendir dan berbau basi,&quot; tambah Isqiyah, rekan Nurul Aini yang juga guru.
Dari 85 santri yang di rawat di  Klinik Feri Medika, tinggal  19 santri yang kondisinya masih lemah dan masih merasakan pusing &amp;ndash; pusing. Sedangkan santri lainnya sudah di perbolehkan pulang, karena kondisinya sudah sehat.</description><content:encoded>BEKASI - Sebanyak 85 santri yatim piatu dan duafa Yayasan As-Shofiani Ahmadi di Kampung Kedung Waringin, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami keracunan makanan berupa lontong sayur dan es buah  saat buka puasa bersama. Diduga santan  di sayur lontong tersebut sudah  basi.
Kejadian tersebut berlangsung saat para santri sedang melaksanakan sholat Taraweh, kemudian  para santri  merasakan mual  dan  muntah &amp;ndash; muntah.
Satu persatu para santri tumbang, termasuk kepala yayasan  dan dilarikan ke Klinik Feri Medika di Kampung Bale Kambang, Desa Jaya Bakti, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi guna mendapatkan perawatan.
Baca Juga: 23 orang Keracunan Usai Santap Makanan Pesta Pernikahan di Pangkep Sulsel
Menurut para guru pengajar  setiap tahunnya memang para santri yang berada di yayasan tersebut,  selalu mendapat bantuan catering dari donatur dan dari perusahaan yang berada di wilayah itu.
Baca Juga: Diduga Keracunan Hidangan Hajatan, 117 Warga Dilarikan ke Puskesmas
&quot;Kali ini, bantuan  berupa makanan  dari perusahaan berupa lontong sayur dan buah &amp;ndash; buahan yang sudah di pesan dari salah seorang warga,&quot; ujar Nurul Aini, salah seorang guru pengajar di Yayasan As-Shofiani Ahmadi.
&quot;Para santri langsung menyantap makanan tersebut, dan tidak menyangka  kalau makanan yang santap sudah berlendir dan berbau basi,&quot; tambah Isqiyah, rekan Nurul Aini yang juga guru.
Dari 85 santri yang di rawat di  Klinik Feri Medika, tinggal  19 santri yang kondisinya masih lemah dan masih merasakan pusing &amp;ndash; pusing. Sedangkan santri lainnya sudah di perbolehkan pulang, karena kondisinya sudah sehat.</content:encoded></item></channel></rss>
