<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Setinggi 70 Cm Rendam Permukiman Warga di Kampung Melayu</title><description>Banjir di permukiman padat penduduk ini terjadi akibat luapan Kali Ciliwung setelah pada Rabu (28/4) malam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402602/banjir-setinggi-70-cm-rendam-permukiman-warga-di-kampung-melayu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402602/banjir-setinggi-70-cm-rendam-permukiman-warga-di-kampung-melayu"/><item><title>Banjir Setinggi 70 Cm Rendam Permukiman Warga di Kampung Melayu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402602/banjir-setinggi-70-cm-rendam-permukiman-warga-di-kampung-melayu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402602/banjir-setinggi-70-cm-rendam-permukiman-warga-di-kampung-melayu</guid><pubDate>Kamis 29 April 2021 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/29/338/2402602/banjir-setinggi-70-cm-rendam-permukiman-warga-di-kampung-melayu-Z6VeeccRlY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Kampung Melayu. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/29/338/2402602/banjir-setinggi-70-cm-rendam-permukiman-warga-di-kampung-melayu-Z6VeeccRlY.jpg</image><title>Banjir di Kampung Melayu. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Permukiman warga yang berada di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, kembali tergenang banjir setinggi kurang lebih 70 cm  pada Kamis (29/4/2021) pagi.&amp;nbsp;
Banjir di permukiman padat penduduk ini terjadi akibat luapan Kali Ciliwung setelah pada Rabu (28/4) malam Bendung Katulampa berstatus siaga tiga setelah diguyur hujan.
&quot;Air sudah naik dari jam tiga pagi. Kurang lebih 70 cm,&quot; kata salah seorang warga bernama Ramlan.&amp;nbsp;
Ramlan juga mengatakan banjir ini juga merendam proyek rumah panggung yang digagas oleh Pemprov DKI Jakarta bagi warga di permukiman ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Jakarta Hujan Deras, Cipinang Melayu Terendam Banjir
&quot;Iya rumah panggung terendam banjir juga,&quot; ujar Ramlan.
Sejumlah material bangunan seperti kayu dan batu dari proyek pembangunan rumah panggung itu berserakan terbawa banjir.
Baca juga:&amp;nbsp;BPBD DKI: Bendung Katulampa Siaga 3, Waspada Banjir 6-9 Jam ke Depan
Meski demikian, menurut Ramlan, aktivitas warga masih berjalan normal seperti biasa. Warga lebih memilih untuk bertahan di rumah masing-masing.
&quot;Aktivitas warga biasa paling ini masih ada banyak sampah aja yang belum diangkat,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Permukiman warga yang berada di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, kembali tergenang banjir setinggi kurang lebih 70 cm  pada Kamis (29/4/2021) pagi.&amp;nbsp;
Banjir di permukiman padat penduduk ini terjadi akibat luapan Kali Ciliwung setelah pada Rabu (28/4) malam Bendung Katulampa berstatus siaga tiga setelah diguyur hujan.
&quot;Air sudah naik dari jam tiga pagi. Kurang lebih 70 cm,&quot; kata salah seorang warga bernama Ramlan.&amp;nbsp;
Ramlan juga mengatakan banjir ini juga merendam proyek rumah panggung yang digagas oleh Pemprov DKI Jakarta bagi warga di permukiman ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Jakarta Hujan Deras, Cipinang Melayu Terendam Banjir
&quot;Iya rumah panggung terendam banjir juga,&quot; ujar Ramlan.
Sejumlah material bangunan seperti kayu dan batu dari proyek pembangunan rumah panggung itu berserakan terbawa banjir.
Baca juga:&amp;nbsp;BPBD DKI: Bendung Katulampa Siaga 3, Waspada Banjir 6-9 Jam ke Depan
Meski demikian, menurut Ramlan, aktivitas warga masih berjalan normal seperti biasa. Warga lebih memilih untuk bertahan di rumah masing-masing.
&quot;Aktivitas warga biasa paling ini masih ada banyak sampah aja yang belum diangkat,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
