<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polisi Sebut Calo Mafia Prosedur Covid-19 di Bandara Soetta Menjamur</title><description>oknum mafia atau calo prosedur karantina Covid-19 di Bandara International Soekarno Hatta jumlahnya cukup banyak.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402818/polisi-sebut-calo-mafia-prosedur-covid-19-di-bandara-soetta-menjamur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402818/polisi-sebut-calo-mafia-prosedur-covid-19-di-bandara-soetta-menjamur"/><item><title> Polisi Sebut Calo Mafia Prosedur Covid-19 di Bandara Soetta Menjamur</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402818/polisi-sebut-calo-mafia-prosedur-covid-19-di-bandara-soetta-menjamur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2402818/polisi-sebut-calo-mafia-prosedur-covid-19-di-bandara-soetta-menjamur</guid><pubDate>Kamis 29 April 2021 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/29/338/2402818/polisi-sebut-calo-mafia-prosedur-covid-19-di-bandara-soetta-menjamur-7wZtBSD5Be.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/29/338/2402818/polisi-sebut-calo-mafia-prosedur-covid-19-di-bandara-soetta-menjamur-7wZtBSD5Be.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri (foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan oknum mafia atau calo prosedur karantina Covid-19 di Bandara International Soekarno Hatta jumlahnya cukup banyak.

&quot;Kemarin Polres Bandara Soekarno Hatta ada 7 LP terkait WNA India dengan modus yang sama ditangani Polda Metro Jaya ada 7 WNA India, dan 2 WNA tinggal di Jakarta, penumpang dan saudara. Ada 4 WNI Indonesia yang sama perannya seperti S dan RW. Jadi sebenarnya calo ini banyak sekali,&quot; ujar Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (29/4/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Calo Karantina di Bandara Soetta Protokoler Pemegang Pas Bandara
Yusri Yunus mengungkapkan, modus meloloskan prosedur karantina Covid-19 bagi WNA dan WNI yang tiba di Bandara Soekarno Hatta terjadi saat mereka akan dibawa ke bus Damri untuk menuju hotel lokasi karantina Covid-19.

&quot;Jadi sejak awal tiba (di terminal kedatangan Bandara Soekarno Hatta) mereka langsung didatangi para calo mafia ini yang menawarkan jasa bisa melewati tahapan karantina. Mereka (calo/mafia) menemani target WNA atau WNI yang tiba saat pemeriksaan kesehatan sampai nanti ada bus Damri yang akan mengantarkan ke hotel tujuan,&quot; jelas Yusri Yunus.
Baca juga:&amp;nbsp;Ini Peran 4 Tersangka Calo Karantina Covid-19 Bandara Soetta
Para mafia atau calo ini dikatakan Yusri Yunus memasukkan data nama WNA dan WNI ke daftar hotel yang sudah ditetapkan sebagai lokasi isolasi Covid-19. Namun nantinya WNA atau WNI yang sudah menggunakan jasa tidak perlu benar-benar menjalani isolasi di Hotel tersebut.
&quot;Jadi namanya sudah masuk ke dalam database hotel yang ditunjuk tempat dia ditunjuk untuk isolasi, ada nama beserta kamar nomor berapa. Tapi mereka (WNA/WNI) tidak tinggal di hotel tersebut, mereka malah bisa pulang ke rumah atau apartemen dan berkeliaran dengan bebas,&quot; ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya dan stakeholder terkait sedang memperketat pengawasan terhadap kedatangan WNA dan WNI khususnya dari India yang angka kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya.

Dalam kasus jasa meloloskan prosedur karantina Covid-19 seorang WNI asal India berinisial JD yang tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu (25/4/2021) pukul 19.30 WIB, dua oknum petugas Bandara Soekarno Hatta yakni S dan RW menawarkan jasa tanpa harus karantina kepada JD. JD dikenai biaya sebesar Rp 6,5 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan oknum mafia atau calo prosedur karantina Covid-19 di Bandara International Soekarno Hatta jumlahnya cukup banyak.

&quot;Kemarin Polres Bandara Soekarno Hatta ada 7 LP terkait WNA India dengan modus yang sama ditangani Polda Metro Jaya ada 7 WNA India, dan 2 WNA tinggal di Jakarta, penumpang dan saudara. Ada 4 WNI Indonesia yang sama perannya seperti S dan RW. Jadi sebenarnya calo ini banyak sekali,&quot; ujar Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (29/4/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Calo Karantina di Bandara Soetta Protokoler Pemegang Pas Bandara
Yusri Yunus mengungkapkan, modus meloloskan prosedur karantina Covid-19 bagi WNA dan WNI yang tiba di Bandara Soekarno Hatta terjadi saat mereka akan dibawa ke bus Damri untuk menuju hotel lokasi karantina Covid-19.

&quot;Jadi sejak awal tiba (di terminal kedatangan Bandara Soekarno Hatta) mereka langsung didatangi para calo mafia ini yang menawarkan jasa bisa melewati tahapan karantina. Mereka (calo/mafia) menemani target WNA atau WNI yang tiba saat pemeriksaan kesehatan sampai nanti ada bus Damri yang akan mengantarkan ke hotel tujuan,&quot; jelas Yusri Yunus.
Baca juga:&amp;nbsp;Ini Peran 4 Tersangka Calo Karantina Covid-19 Bandara Soetta
Para mafia atau calo ini dikatakan Yusri Yunus memasukkan data nama WNA dan WNI ke daftar hotel yang sudah ditetapkan sebagai lokasi isolasi Covid-19. Namun nantinya WNA atau WNI yang sudah menggunakan jasa tidak perlu benar-benar menjalani isolasi di Hotel tersebut.
&quot;Jadi namanya sudah masuk ke dalam database hotel yang ditunjuk tempat dia ditunjuk untuk isolasi, ada nama beserta kamar nomor berapa. Tapi mereka (WNA/WNI) tidak tinggal di hotel tersebut, mereka malah bisa pulang ke rumah atau apartemen dan berkeliaran dengan bebas,&quot; ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya dan stakeholder terkait sedang memperketat pengawasan terhadap kedatangan WNA dan WNI khususnya dari India yang angka kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya.

Dalam kasus jasa meloloskan prosedur karantina Covid-19 seorang WNI asal India berinisial JD yang tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu (25/4/2021) pukul 19.30 WIB, dua oknum petugas Bandara Soekarno Hatta yakni S dan RW menawarkan jasa tanpa harus karantina kepada JD. JD dikenai biaya sebesar Rp 6,5 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
