<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Periksa Makanan yang Menyebabkan 85 Santri di Bekasi Keracunan</title><description>Polisi bekerja sama dengan laboratorium periksa makanan yang sebabkan 85 santri keracunan saat buka puasa.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2403040/polisi-periksa-makanan-yang-menyebabkan-85-santri-di-bekasi-keracunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2403040/polisi-periksa-makanan-yang-menyebabkan-85-santri-di-bekasi-keracunan"/><item><title>Polisi Periksa Makanan yang Menyebabkan 85 Santri di Bekasi Keracunan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2403040/polisi-periksa-makanan-yang-menyebabkan-85-santri-di-bekasi-keracunan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/29/338/2403040/polisi-periksa-makanan-yang-menyebabkan-85-santri-di-bekasi-keracunan</guid><pubDate>Kamis 29 April 2021 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Didit Junaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/29/338/2403040/polisi-periksa-makanan-yang-menyebabkan-85-santri-di-bekasi-keracunan-4WsSumYYkf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan. (Foto : iNews/Didit Junaidi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/29/338/2403040/polisi-periksa-makanan-yang-menyebabkan-85-santri-di-bekasi-keracunan-4WsSumYYkf.jpg</image><title>Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan. (Foto : iNews/Didit Junaidi)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Petugas Polres Metro Bekasi bekerja sama dengan pihak laboratorium untuk memeriksa kandungan makanan pada lontong sayur dan es buah yang disantap santri Yayasan Alshofiani Ahmadi di Kampung Kedung Waringin, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 85 santri mengalami keracunan makanan usai menyantap lontong sayur dan es buah saat buka puasa.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, para korban saat ini masih menjalani perawatan karena merasa mual dan pusing.

Ia mengatakan, makanan untuk berbuka tersebut berasal dari donatur. Makanan itu dimasak di rumah makan untuk kemudian dihidangkan saat buka puasa di Yayasan Alshofiani Ahmadi.
&amp;ldquo;Enggak berapa efeknya langsung terasa dan beberapa santri itu terdampak. Gejalanya mual pusing namun korban jiwa enggak ada,&amp;rdquo; ucapnya, Kamis (29/4/2021).

Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah memeriksa makanan yang dikonsumsi santri bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah.
&amp;ldquo;Kerja sama dengan laboratorium, apa ada bahan makanan yang menyebakan keracunan,&amp;rdquo; katanya.

Baca Juga : 85 Santri Yayasan Al Shofiani Ahmadi Bekasi Keracunan Lontong Sayur saat Berbuka Puasa

Hendra mengatakan, saat ini kasus keracunan makanan tersebut tengah ditangani Polsek Tambelang dan Satreskrim Polres Bekasi. &amp;ldquo;Kami sedang tangani intensif,&amp;rdquo; ujarnya.
</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Petugas Polres Metro Bekasi bekerja sama dengan pihak laboratorium untuk memeriksa kandungan makanan pada lontong sayur dan es buah yang disantap santri Yayasan Alshofiani Ahmadi di Kampung Kedung Waringin, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 85 santri mengalami keracunan makanan usai menyantap lontong sayur dan es buah saat buka puasa.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, para korban saat ini masih menjalani perawatan karena merasa mual dan pusing.

Ia mengatakan, makanan untuk berbuka tersebut berasal dari donatur. Makanan itu dimasak di rumah makan untuk kemudian dihidangkan saat buka puasa di Yayasan Alshofiani Ahmadi.
&amp;ldquo;Enggak berapa efeknya langsung terasa dan beberapa santri itu terdampak. Gejalanya mual pusing namun korban jiwa enggak ada,&amp;rdquo; ucapnya, Kamis (29/4/2021).

Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah memeriksa makanan yang dikonsumsi santri bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah.
&amp;ldquo;Kerja sama dengan laboratorium, apa ada bahan makanan yang menyebakan keracunan,&amp;rdquo; katanya.

Baca Juga : 85 Santri Yayasan Al Shofiani Ahmadi Bekasi Keracunan Lontong Sayur saat Berbuka Puasa

Hendra mengatakan, saat ini kasus keracunan makanan tersebut tengah ditangani Polsek Tambelang dan Satreskrim Polres Bekasi. &amp;ldquo;Kami sedang tangani intensif,&amp;rdquo; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
