<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Puji Gerakan Sejuta Tes Antigen, Ingatkan Bahaya Tsunami Covid-19 India</title><description>Serah terima alat tes antigen untuk Jabar tersebut disaksikan Ridwan Kamil secara virtual.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/30/525/2403399/ridwan-kamil-puji-gerakan-sejuta-tes-antigen-ingatkan-bahaya-tsunami-covid-19-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/04/30/525/2403399/ridwan-kamil-puji-gerakan-sejuta-tes-antigen-ingatkan-bahaya-tsunami-covid-19-india"/><item><title>Ridwan Kamil Puji Gerakan Sejuta Tes Antigen, Ingatkan Bahaya Tsunami Covid-19 India</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/04/30/525/2403399/ridwan-kamil-puji-gerakan-sejuta-tes-antigen-ingatkan-bahaya-tsunami-covid-19-india</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/04/30/525/2403399/ridwan-kamil-puji-gerakan-sejuta-tes-antigen-ingatkan-bahaya-tsunami-covid-19-india</guid><pubDate>Jum'at 30 April 2021 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/30/525/2403399/ridwan-kamil-puji-gerakan-sejuta-tes-antigen-ingatkan-bahaya-tsunami-covid-19-india-ySz4uBqKMM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/30/525/2403399/ridwan-kamil-puji-gerakan-sejuta-tes-antigen-ingatkan-bahaya-tsunami-covid-19-india-ySz4uBqKMM.jpg</image><title>Ridwan Kamil. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia. Gerakan itu&amp;nbsp;mendonasikan 25.000 alat tes Covid-19, yakni CePAD dan GenBODY untuk Jabar.
Serah terima alat tes antigen untuk Jabar tersebut disaksikan Ridwan Kamil secara virtual dari Pendopo Bupati Cirebon, Kamis 29 April 2021.
&quot;Inovasi pengetesan dan jumlahnya harus terus diproduksi karena Covid-19 ini umurnya diprediksi akan panjang. Karena itu, saya apresiasi Unpad dan perusahaan yang berdonasi alat tes,&quot; ungkap Ridwan Kamil dalam keterangan resminya, Jumat (30/4/2021).
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, salah satu tugas pemerintah dalam mengendalikan Covid-19 yakni melakukan testing, tracing, treatment (3T).
Dengan banyaknya kapasitas testing, kata Kang Emil, peta persebaran Covid-19 tergambar dan ruang gerak Covid-19 pun dapat dibatasi.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Tren Covid-19 di Jabar Turun, Ridwan Kamil: Dijaga!
&quot;Kapasitas testing bisa meningkat dengan adanya tambahan alat tes, sehingga kita bisa memastikan perlindungan terhadap hampir 50 juta warga Jabar,&quot; ujarnya.
Emil pun kembali mengingatkan masyarakat dan seluruh stakeholders untuk menjaga tren penurunan kasus Covid-19 di Jabar. Caranya dengan meningkatkan kewaspadaan, terutama di area transportasi jelang Idul Fitri 1442 H tahun ini.&amp;nbsp;
Upaya mutlak yang wajib dilakukan masyarakat agar tren menurun terjaga, yakni dengan tidak pulang kampung saat Lebaran. Jika memaksa, kata Kang Emil, tsunami Covid-19 di India sangat berpotensi terjadi di Indonesia.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Soal Larangan Mudk, Ridwan Kamil: Berkaca pada India Merasa Sukses Terjadi Pelonggaran
&quot;Jangan sampai itu terjadi, kuncinya adalah sebelum ada kepastian bahwa pandemi ini berakhir, maka hidup harus terus seperti ini, walaupun tidak nyaman tapi demi keselamatan,&quot; tutur Kang Emil kembali mengingatkan.&amp;nbsp;
Dia pun mengingatkan peristiwa tahun lalu, di mana warga Ciamis meninggal setelah dikunjungi anaknya yang mudik dari Jakarta, harus dijadikan pelajaran.&amp;nbsp;&quot;Kami tak mau cerita itu terjadi lagi di mudik tahun ini,&quot; tegasnya.
&quot;Gunakan media sosial untuk menyampaikan mudik hati dengan virtual dulu. Walau tidak nyaman, tapi demi keselamatan. Mudah-mudahan tahun depan dengan suksesnya vaksinasi kita bisa mudik fisik lagi,&quot; tutupnya.
Sebelumnya Kang Emil menyebut, ledakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi di&amp;nbsp;India&amp;nbsp;bisa dialami Indonesia jika masyarakat tidak mematuhi larangan mudik Lebaran 2021.&amp;nbsp;
Diketahui, kondisi di&amp;nbsp;India&amp;nbsp;saat ini kian memprihatinkan. Kasus positif Covid-19 per hari di negara itu bahkan menembus lebih dari 300.000 orang dan pasien meninggal terus bertambah hingga menyebabkan para petugas kesehatan, termasuk petugas krematorium kewalahan.</description><content:encoded>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia. Gerakan itu&amp;nbsp;mendonasikan 25.000 alat tes Covid-19, yakni CePAD dan GenBODY untuk Jabar.
Serah terima alat tes antigen untuk Jabar tersebut disaksikan Ridwan Kamil secara virtual dari Pendopo Bupati Cirebon, Kamis 29 April 2021.
&quot;Inovasi pengetesan dan jumlahnya harus terus diproduksi karena Covid-19 ini umurnya diprediksi akan panjang. Karena itu, saya apresiasi Unpad dan perusahaan yang berdonasi alat tes,&quot; ungkap Ridwan Kamil dalam keterangan resminya, Jumat (30/4/2021).
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, salah satu tugas pemerintah dalam mengendalikan Covid-19 yakni melakukan testing, tracing, treatment (3T).
Dengan banyaknya kapasitas testing, kata Kang Emil, peta persebaran Covid-19 tergambar dan ruang gerak Covid-19 pun dapat dibatasi.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Tren Covid-19 di Jabar Turun, Ridwan Kamil: Dijaga!
&quot;Kapasitas testing bisa meningkat dengan adanya tambahan alat tes, sehingga kita bisa memastikan perlindungan terhadap hampir 50 juta warga Jabar,&quot; ujarnya.
Emil pun kembali mengingatkan masyarakat dan seluruh stakeholders untuk menjaga tren penurunan kasus Covid-19 di Jabar. Caranya dengan meningkatkan kewaspadaan, terutama di area transportasi jelang Idul Fitri 1442 H tahun ini.&amp;nbsp;
Upaya mutlak yang wajib dilakukan masyarakat agar tren menurun terjaga, yakni dengan tidak pulang kampung saat Lebaran. Jika memaksa, kata Kang Emil, tsunami Covid-19 di India sangat berpotensi terjadi di Indonesia.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Soal Larangan Mudk, Ridwan Kamil: Berkaca pada India Merasa Sukses Terjadi Pelonggaran
&quot;Jangan sampai itu terjadi, kuncinya adalah sebelum ada kepastian bahwa pandemi ini berakhir, maka hidup harus terus seperti ini, walaupun tidak nyaman tapi demi keselamatan,&quot; tutur Kang Emil kembali mengingatkan.&amp;nbsp;
Dia pun mengingatkan peristiwa tahun lalu, di mana warga Ciamis meninggal setelah dikunjungi anaknya yang mudik dari Jakarta, harus dijadikan pelajaran.&amp;nbsp;&quot;Kami tak mau cerita itu terjadi lagi di mudik tahun ini,&quot; tegasnya.
&quot;Gunakan media sosial untuk menyampaikan mudik hati dengan virtual dulu. Walau tidak nyaman, tapi demi keselamatan. Mudah-mudahan tahun depan dengan suksesnya vaksinasi kita bisa mudik fisik lagi,&quot; tutupnya.
Sebelumnya Kang Emil menyebut, ledakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi di&amp;nbsp;India&amp;nbsp;bisa dialami Indonesia jika masyarakat tidak mematuhi larangan mudik Lebaran 2021.&amp;nbsp;
Diketahui, kondisi di&amp;nbsp;India&amp;nbsp;saat ini kian memprihatinkan. Kasus positif Covid-19 per hari di negara itu bahkan menembus lebih dari 300.000 orang dan pasien meninggal terus bertambah hingga menyebabkan para petugas kesehatan, termasuk petugas krematorium kewalahan.</content:encoded></item></channel></rss>
