<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalur Gaib Rawan Kecelakaan antara Jakarta-Cirebon</title><description>Tabrakan tak pandang bulu, seperti hukum rimba, yang besar memakan yang kecil.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/02/337/2404142/jalur-gaib-rawan-kecelakaan-antara-jakarta-cirebon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/02/337/2404142/jalur-gaib-rawan-kecelakaan-antara-jakarta-cirebon"/><item><title>Jalur Gaib Rawan Kecelakaan antara Jakarta-Cirebon</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/02/337/2404142/jalur-gaib-rawan-kecelakaan-antara-jakarta-cirebon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/02/337/2404142/jalur-gaib-rawan-kecelakaan-antara-jakarta-cirebon</guid><pubDate>Minggu 02 Mei 2021 06:32 WIB</pubDate><dc:creator>Doddy Handoko </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/02/337/2404142/jalur-gaib-rawan-kecelakaan-antara-jakarta-cirebon-5BLWoRQmzV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/02/337/2404142/jalur-gaib-rawan-kecelakaan-antara-jakarta-cirebon-5BLWoRQmzV.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Jalan Raya Pantai Utara Jawa antara Jakarta-Semarang dikenal sebagai jalur tengkorak atau jalur maut. Ribuan nyawa melayang sia-sia di sepanjang jalan yang lurus ini. Tabrakan tak pandang bulu, seperti hukum rimba, yang besar memakan yang kecil.

Maka kisah-kisah mengerikan  muncul di kawasan yang membujur sekitar 450 km. Truk menghantam bis, bis mengggilas sepeda motor dan sebagainya yang terlalu menyeramkan jika diceritakan lebih detail.

Paranormal Ustadz Aziz Hidayatullah ,Ketua Presidium Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia  menjelaskan jalan rawan kecelakaan antara Jakarta-Cirebon yang berada di jalur Pantai Utara Jawa.

Dikatakannya, terdapat beberapa titik-titik rawan kecelakaan di jalur itu. Kecelakaan selain tergantung dari kehati-hatian manusia juga bisa disebabkan oleh naas-nya orang bersangkutan.

&quot;Ditambah pula gangguan makhluk halus penunggu ruas jalan. Jadi jika orang yang pikirannya lagi kosong bisa berakibat fatal di jalan raya,&quot;ucapnya.

Menurutnya, antara Jakarta-Cirebon ada 6 titik kecelakaan. Di tol  Cikampek ada beberapa titik rawan kecelakaan. Titik itu ada di km 43,57 dan 60. Kemudian Subang, Losarang, Loh Bener, Sukra, Indramayu, Arjowinangun, Cirebon. Kecelakaan di daerah itu tidak tanggung-tanggung, sekali kecelakaan bisa merenggut nyawa 2-3 orang.

Lokasi yang paling rawan kecelakaan antara Subang sampai Lohbener. Jalan ini paling rawan karena komunitas hantu penunggu jalan itu lebih banyak dari manusia.

&quot;Secara kasat mata memang hanya terlihat jalan raya dan perumahan penduduk tapi sebenarnya Jin yang bercokol disitu ribuan bahkan jutaan,&quot;bebernya.

Penunggu jalan, Losarang dulu tempat pembantaian jaman Belanda. Pemudik merupakan suatu target kecelakaan untuk setiap tahunnya. Bahkan mereka setiap tahun merenggut nyawa pemakai jalan. Lokasi-lokasi tertentu itu memiliki penunggu-penunggu gaib yang kebetulan dibangun menjadi jalanan.

Daerah-daerah rawan kecelakan itu masing-masing mempunyai penunggu sendiri-sendiri. Mereka itulah yang sering mengakibatkan kecelakaan.

Tapi bukan berarti raja dedemit yang memakan nyawa manusia itu tapi  anak buahnya. Perbuatan mereka bermacam-macam, misalnya menutup mata  pengendara mobil sehingga tidak bisa melihat jalanan. Akibatnya pun  dapat ditebak, tabrakan dahsyat tak terhindarkan.

Terdapat beberapa tingkatan kecelakaan, ada yang cuma memakan korban  satu atau dua orang. Tapi ada juga yang sampai meminta korban banyak  orang atau dalam bahasa jawa istilahnya&amp;rdquo;reogan.&amp;rdquo; Pada saat itu pikiran  orang lewat dibuat kosong atau apes, tidak hanya karena faktor kelalaian  manusia.

&amp;ldquo;Saya  menghimbau kepada orang yang dalam perjalansn jangan terlalu riya&amp;rsquo;, lebih baik banyak berdoa&amp;rdquo;, katanya.

Maka untuk menghindari supaya tidak menjadi  korban di jalanan  dianjurkan banyak mengucapkan Istifgfar ,,&amp;rdquo;Astafirullahaladzim&amp;rdquo;. Selain  itu banyak berdzikir &amp;ldquo;Ya Habbu Ya Salam, Birahmatika Ya Arhamar  Rakhimin.&amp;rdquo;

Dengan berdoa merupakan filter bagi manusia. Misalnya akan terjadi  kecelakaan berat bisa ditekan sehingga paling-paling cuma serempetan  ringan.

Waktu rawan kecelakaan pada malam hari, diatas pukul 19.00 wib sampai  pukul 03.00 wib. Pada jam-jam itu volume kendaraan yang lewat akan  lebih padat.

Disamping itu ada faktor lain seperti kelelahan atau mengantuk karena sebenarnya jam untuk tidur.

Sedangkan siang hari justru jumlah kendaraan yang jalan tidak terlalu  banyak.&amp;rdquo;Semua hari pada dasarnya baik, tidak hari hari yang jelek&amp;rdquo;,  ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Jalan Raya Pantai Utara Jawa antara Jakarta-Semarang dikenal sebagai jalur tengkorak atau jalur maut. Ribuan nyawa melayang sia-sia di sepanjang jalan yang lurus ini. Tabrakan tak pandang bulu, seperti hukum rimba, yang besar memakan yang kecil.

Maka kisah-kisah mengerikan  muncul di kawasan yang membujur sekitar 450 km. Truk menghantam bis, bis mengggilas sepeda motor dan sebagainya yang terlalu menyeramkan jika diceritakan lebih detail.

Paranormal Ustadz Aziz Hidayatullah ,Ketua Presidium Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia  menjelaskan jalan rawan kecelakaan antara Jakarta-Cirebon yang berada di jalur Pantai Utara Jawa.

Dikatakannya, terdapat beberapa titik-titik rawan kecelakaan di jalur itu. Kecelakaan selain tergantung dari kehati-hatian manusia juga bisa disebabkan oleh naas-nya orang bersangkutan.

&quot;Ditambah pula gangguan makhluk halus penunggu ruas jalan. Jadi jika orang yang pikirannya lagi kosong bisa berakibat fatal di jalan raya,&quot;ucapnya.

Menurutnya, antara Jakarta-Cirebon ada 6 titik kecelakaan. Di tol  Cikampek ada beberapa titik rawan kecelakaan. Titik itu ada di km 43,57 dan 60. Kemudian Subang, Losarang, Loh Bener, Sukra, Indramayu, Arjowinangun, Cirebon. Kecelakaan di daerah itu tidak tanggung-tanggung, sekali kecelakaan bisa merenggut nyawa 2-3 orang.

Lokasi yang paling rawan kecelakaan antara Subang sampai Lohbener. Jalan ini paling rawan karena komunitas hantu penunggu jalan itu lebih banyak dari manusia.

&quot;Secara kasat mata memang hanya terlihat jalan raya dan perumahan penduduk tapi sebenarnya Jin yang bercokol disitu ribuan bahkan jutaan,&quot;bebernya.

Penunggu jalan, Losarang dulu tempat pembantaian jaman Belanda. Pemudik merupakan suatu target kecelakaan untuk setiap tahunnya. Bahkan mereka setiap tahun merenggut nyawa pemakai jalan. Lokasi-lokasi tertentu itu memiliki penunggu-penunggu gaib yang kebetulan dibangun menjadi jalanan.

Daerah-daerah rawan kecelakan itu masing-masing mempunyai penunggu sendiri-sendiri. Mereka itulah yang sering mengakibatkan kecelakaan.

Tapi bukan berarti raja dedemit yang memakan nyawa manusia itu tapi  anak buahnya. Perbuatan mereka bermacam-macam, misalnya menutup mata  pengendara mobil sehingga tidak bisa melihat jalanan. Akibatnya pun  dapat ditebak, tabrakan dahsyat tak terhindarkan.

Terdapat beberapa tingkatan kecelakaan, ada yang cuma memakan korban  satu atau dua orang. Tapi ada juga yang sampai meminta korban banyak  orang atau dalam bahasa jawa istilahnya&amp;rdquo;reogan.&amp;rdquo; Pada saat itu pikiran  orang lewat dibuat kosong atau apes, tidak hanya karena faktor kelalaian  manusia.

&amp;ldquo;Saya  menghimbau kepada orang yang dalam perjalansn jangan terlalu riya&amp;rsquo;, lebih baik banyak berdoa&amp;rdquo;, katanya.

Maka untuk menghindari supaya tidak menjadi  korban di jalanan  dianjurkan banyak mengucapkan Istifgfar ,,&amp;rdquo;Astafirullahaladzim&amp;rdquo;. Selain  itu banyak berdzikir &amp;ldquo;Ya Habbu Ya Salam, Birahmatika Ya Arhamar  Rakhimin.&amp;rdquo;

Dengan berdoa merupakan filter bagi manusia. Misalnya akan terjadi  kecelakaan berat bisa ditekan sehingga paling-paling cuma serempetan  ringan.

Waktu rawan kecelakaan pada malam hari, diatas pukul 19.00 wib sampai  pukul 03.00 wib. Pada jam-jam itu volume kendaraan yang lewat akan  lebih padat.

Disamping itu ada faktor lain seperti kelelahan atau mengantuk karena sebenarnya jam untuk tidur.

Sedangkan siang hari justru jumlah kendaraan yang jalan tidak terlalu  banyak.&amp;rdquo;Semua hari pada dasarnya baik, tidak hari hari yang jelek&amp;rdquo;,  ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
