<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>18,9 Juta Masyarakat Masih Ingin Tetap Mudik, Tujuan Tertinggi ke Jateng</title><description>Adita meminta hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk mengantisipasi pemudik yang datang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/02/337/2404369/18-9-juta-masyarakat-masih-ingin-tetap-mudik-tujuan-tertinggi-ke-jateng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/02/337/2404369/18-9-juta-masyarakat-masih-ingin-tetap-mudik-tujuan-tertinggi-ke-jateng"/><item><title>18,9 Juta Masyarakat Masih Ingin Tetap Mudik, Tujuan Tertinggi ke Jateng</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/02/337/2404369/18-9-juta-masyarakat-masih-ingin-tetap-mudik-tujuan-tertinggi-ke-jateng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/02/337/2404369/18-9-juta-masyarakat-masih-ingin-tetap-mudik-tujuan-tertinggi-ke-jateng</guid><pubDate>Minggu 02 Mei 2021 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/02/337/2404369/18-9-juta-masyarakat-masih-ingin-tetap-mudik-tujuan-tertinggi-ke-jateng-yneq1W2wzc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/02/337/2404369/18-9-juta-masyarakat-masih-ingin-tetap-mudik-tujuan-tertinggi-ke-jateng-yneq1W2wzc.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati mengungkapkan survei bahwa sebanyak 7% atau sekitar 18,9 juta orang masih akan tetap melaksanakan mudik meski telah dilarang pada 6-17 Mei 2021.
&amp;ldquo;Kemudian ini adalah hasil dari survei sekali lagi untuk menekankan pentingnya pengendalian, karena masih ada 7% dari anggota masyarakat kita yang akan melakukan mudik di masa pelarangan mudik itu jumlahnya sekitar 18,9 juta orang,&amp;rdquo; ungkap Adita dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional secara virtual, Minggu (2/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dukung Ketegasan Polri, Milenial Muslim Imbau Masyarakat Tak Mudik Lebaran
Adita mengatakan tujuan mudik tertinggi yakni ke Jawa Tengah 38,53%, Jawa Barat (non Jabodetabek) 22,02%, Jawa Timur 11,93%, DI Yogyakarta 8,26%, Jabodetabek 7,34%, Lampung 3,67%, Sulawesi Selatan 1,83%, Bali 0,92%, Kep. Bangka Belitung 0,92%, Riau 0,92%, dan Sumatera Utara 0,92%.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dan kalau dilihat daerah yang menjadi tujuan mudik tertinggi adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan disusul oleh provinsi yang lain,&amp;rdquo; ungkap Adita.
Oleh karena itu, Adita meminta hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk mengantisipasi pemudik yang datang. &amp;ldquo;Jadi ini mungkin harus menjadi perhatian untuk para pimpinan di provinsi tujuan untuk mengantisipasi jika memang ada pemudik yang akan datang ke daerahnya,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Larangan Mudik Harus Dapat Dukungan Pemerintah Daerah
Bahkan, kata Adita, sebagian masyarakat dari survei Kemenhub juga masih akan melakukan mudik sebelum tanggal 6 Mei. &amp;ldquo;Dengan adanya penetapan mudik pun masih ada sebagian anggota masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik itu sebelum tanggal 6 Mei,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Jumlahnya cukup tinggi. Biasanya kita lihat itu kebanyakan alasannya adalah karena keluarga atau anak dan istrinya ada di kampung sehingga mereka tetap bersikeras untuk mudik,&amp;rdquo; ungkap Adita.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati mengungkapkan survei bahwa sebanyak 7% atau sekitar 18,9 juta orang masih akan tetap melaksanakan mudik meski telah dilarang pada 6-17 Mei 2021.
&amp;ldquo;Kemudian ini adalah hasil dari survei sekali lagi untuk menekankan pentingnya pengendalian, karena masih ada 7% dari anggota masyarakat kita yang akan melakukan mudik di masa pelarangan mudik itu jumlahnya sekitar 18,9 juta orang,&amp;rdquo; ungkap Adita dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional secara virtual, Minggu (2/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dukung Ketegasan Polri, Milenial Muslim Imbau Masyarakat Tak Mudik Lebaran
Adita mengatakan tujuan mudik tertinggi yakni ke Jawa Tengah 38,53%, Jawa Barat (non Jabodetabek) 22,02%, Jawa Timur 11,93%, DI Yogyakarta 8,26%, Jabodetabek 7,34%, Lampung 3,67%, Sulawesi Selatan 1,83%, Bali 0,92%, Kep. Bangka Belitung 0,92%, Riau 0,92%, dan Sumatera Utara 0,92%.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dan kalau dilihat daerah yang menjadi tujuan mudik tertinggi adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan disusul oleh provinsi yang lain,&amp;rdquo; ungkap Adita.
Oleh karena itu, Adita meminta hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk mengantisipasi pemudik yang datang. &amp;ldquo;Jadi ini mungkin harus menjadi perhatian untuk para pimpinan di provinsi tujuan untuk mengantisipasi jika memang ada pemudik yang akan datang ke daerahnya,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;Larangan Mudik Harus Dapat Dukungan Pemerintah Daerah
Bahkan, kata Adita, sebagian masyarakat dari survei Kemenhub juga masih akan melakukan mudik sebelum tanggal 6 Mei. &amp;ldquo;Dengan adanya penetapan mudik pun masih ada sebagian anggota masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik itu sebelum tanggal 6 Mei,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Jumlahnya cukup tinggi. Biasanya kita lihat itu kebanyakan alasannya adalah karena keluarga atau anak dan istrinya ada di kampung sehingga mereka tetap bersikeras untuk mudik,&amp;rdquo; ungkap Adita.</content:encoded></item></channel></rss>
