<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korut Tuding AS Lakukan &quot;Diplomasi Palsu&quot;, Tolak Berunding dengan Washington</title><description>Hal itu disampaikan Pyonyang sehari setelah AS menyatakan terbuka untuk berunding.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/03/18/2404938/korut-tuding-as-lakukan-diplomasi-palsu-tolak-berunding-dengan-washington</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/03/18/2404938/korut-tuding-as-lakukan-diplomasi-palsu-tolak-berunding-dengan-washington"/><item><title>Korut Tuding AS Lakukan &quot;Diplomasi Palsu&quot;, Tolak Berunding dengan Washington</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/03/18/2404938/korut-tuding-as-lakukan-diplomasi-palsu-tolak-berunding-dengan-washington</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/03/18/2404938/korut-tuding-as-lakukan-diplomasi-palsu-tolak-berunding-dengan-washington</guid><pubDate>Senin 03 Mei 2021 17:25 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/03/18/2404938/korut-tuding-as-lakukan-diplomasi-palsu-tolak-berunding-dengan-washington-AG1RoaqIFI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/03/18/2404938/korut-tuding-as-lakukan-diplomasi-palsu-tolak-berunding-dengan-washington-AG1RoaqIFI.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>SEOUL - Korea Utara pada Minggu (2/5/2021) menuding Amerika Serikat (AS) melakukan diplomasi &amp;ldquo;palsu&amp;rdquo; dan menolak rencana perundingan dengan Washington. Hal itu disampaikan sehari setelah pemerintahan Biden mengatakan terbuka untuk melakukan perundingan diplomatik mengenai denuklirisasi.
&amp;ldquo;Diplomasi merupakan &quot;papan tanda palsu&quot; bagi AS untuk &quot;menutupi aksinya yang bermusuhan,&quot; kata kementerian luar negeri Korea Utara dalam pernyataan yang dilaporkan kantor berita KCNA.
BACA JUGA: Pidato Pertama di Kongres, Biden Peringatkan China, Bahas Rusia dan Korea Utara
Kementerian itu juga memperingatkan Presiden Joe Biden bahwa dia membuat &quot;kesalahan besar&quot; dengan pendekatan yang &quot;ketinggalan&quot; terhadap Korea Utara.
Dalam pernyataan terpisah yang juga dilaporkan KCNA, kementerian luar negeri menuduh Biden menghina Kim Jong-Un. Ditambahkannya: &quot;Kami telah cukup memperingatkan AS untuk memahami bahwa mereka akan rugi apabila memprovokasi kami.&quot;
BACA JUGA: Adik Kim Jong-un Beri Peringatan pada AS: Jangan Timbulkan Bau Busuk
Biden mengatakan dalam pidato pertamanya sebagai presiden dalam sidang paripurna Kongres pada Rabu (27/4/2021) bahwa dia akan menggunakan &quot;diplomasi sebagai pencegahan keras&quot; untuk mengendalikan ambisi nuklir Korea Utara.
Gedung Putih mengatakan pada Jumat (29/4/2021) bahwa tujuannya tetap &quot;menyelesaikan denuklirisasi semenanjung Korea.&quot;
</description><content:encoded>SEOUL - Korea Utara pada Minggu (2/5/2021) menuding Amerika Serikat (AS) melakukan diplomasi &amp;ldquo;palsu&amp;rdquo; dan menolak rencana perundingan dengan Washington. Hal itu disampaikan sehari setelah pemerintahan Biden mengatakan terbuka untuk melakukan perundingan diplomatik mengenai denuklirisasi.
&amp;ldquo;Diplomasi merupakan &quot;papan tanda palsu&quot; bagi AS untuk &quot;menutupi aksinya yang bermusuhan,&quot; kata kementerian luar negeri Korea Utara dalam pernyataan yang dilaporkan kantor berita KCNA.
BACA JUGA: Pidato Pertama di Kongres, Biden Peringatkan China, Bahas Rusia dan Korea Utara
Kementerian itu juga memperingatkan Presiden Joe Biden bahwa dia membuat &quot;kesalahan besar&quot; dengan pendekatan yang &quot;ketinggalan&quot; terhadap Korea Utara.
Dalam pernyataan terpisah yang juga dilaporkan KCNA, kementerian luar negeri menuduh Biden menghina Kim Jong-Un. Ditambahkannya: &quot;Kami telah cukup memperingatkan AS untuk memahami bahwa mereka akan rugi apabila memprovokasi kami.&quot;
BACA JUGA: Adik Kim Jong-un Beri Peringatan pada AS: Jangan Timbulkan Bau Busuk
Biden mengatakan dalam pidato pertamanya sebagai presiden dalam sidang paripurna Kongres pada Rabu (27/4/2021) bahwa dia akan menggunakan &quot;diplomasi sebagai pencegahan keras&quot; untuk mengendalikan ambisi nuklir Korea Utara.
Gedung Putih mengatakan pada Jumat (29/4/2021) bahwa tujuannya tetap &quot;menyelesaikan denuklirisasi semenanjung Korea.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
