<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pasien Covid-19 Meninggal saat Berusaha Kabur dari ICU RSUD   </title><description>Seorang pasien pria yang mencoba melarikan diri dari ruang ICU RSUD Ade M Djoen Sintang, Kalimantan Barat meninggal.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/05/340/2406130/pasien-covid-19-meninggal-saat-berusaha-kabur-dari-icu-rsud</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/05/340/2406130/pasien-covid-19-meninggal-saat-berusaha-kabur-dari-icu-rsud"/><item><title> Pasien Covid-19 Meninggal saat Berusaha Kabur dari ICU RSUD   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/05/340/2406130/pasien-covid-19-meninggal-saat-berusaha-kabur-dari-icu-rsud</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/05/340/2406130/pasien-covid-19-meninggal-saat-berusaha-kabur-dari-icu-rsud</guid><pubDate>Rabu 05 Mei 2021 18:30 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/05/340/2406130/pasien-covid-19-meninggal-saat-berusaha-kabur-dari-icu-rsud-AEFGoOHc2f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/05/340/2406130/pasien-covid-19-meninggal-saat-berusaha-kabur-dari-icu-rsud-AEFGoOHc2f.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>PONTIANAK - Seorang pasien pria yang mencoba melarikan diri dari ruang ICU RSUD Ade M Djoen Sintang, Kalimantan Barat akhirnya meninggal dunia, Rabu dini hari setelah dirawat selama sembilan hari akibat terpapar Covid-19.

Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, dr Rosa Trifina di Sintang, Rabu, mengatakan, pasien yang meninggal dunia tersebut mencoba melarikan diri dari hari Selasa (4/5/2021) pukul 20.30 WIB dengan menabrakkan diri ke pintu ruang ICU, akibatnya kaki dan tubuh pasien terluka dan banyak mengeluarkan darah.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Bertambah 5.285, Jabar dan DKI Jakarta Tertinggi
&quot;Pasien kemudian dirawat kembali oleh tim medis, dan enam jam kemudian, pasien meninggal dunia,&quot; kata Rosa.

Ia mengatakan, sebelum mencoba melarikan diri, pasien tersebut sudah mengalami pemburukan kondisi kesehatannya sejak sore harinya.

&amp;ldquo;Pasien mengalami gaduh, gelisah, demam dan sesak,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Update Corona 5 Mei 2021: Positif 1.691.658, Sembuh 1.547.092 &amp;amp; Meninggal 46.349 Orang
Rosa tidak bisa menjelaskan mengapa pasien mencoba melarikan diri.

&quot;Kami tidak bertanya pada pasien, apa motivasinya ingin melarikan diri. Pasien ini memang sudah mendapatkan observasi ketat oleh tim medis karena kondisinya terus memburuk,&amp;rdquo; ungkap Rosa.

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno melalui akun instagramnya menyebutkan ada 1.892 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan 46 kasus kematian di Kabupaten Sintang. Puncak gelombang ke-3 peningkatan kasus penyebaran Covid-19 terjadi pada April 2021 dengan 154 kasus per minggunya.

&amp;ldquo;Gelombang ke-3 ini lebih cepat transmisi penularannya dan lebih ganas. Dari 493 kasus di April, 27 orang diantaranya meninggal dunia,&amp;rdquo; kata Jarot.

Ia menyebutkan, angka CFR atau tingkat kematian kasus sebesar 5,4 persen pada bulan April dari sebelumnya hanya 1,88 persen.</description><content:encoded>PONTIANAK - Seorang pasien pria yang mencoba melarikan diri dari ruang ICU RSUD Ade M Djoen Sintang, Kalimantan Barat akhirnya meninggal dunia, Rabu dini hari setelah dirawat selama sembilan hari akibat terpapar Covid-19.

Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, dr Rosa Trifina di Sintang, Rabu, mengatakan, pasien yang meninggal dunia tersebut mencoba melarikan diri dari hari Selasa (4/5/2021) pukul 20.30 WIB dengan menabrakkan diri ke pintu ruang ICU, akibatnya kaki dan tubuh pasien terluka dan banyak mengeluarkan darah.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Bertambah 5.285, Jabar dan DKI Jakarta Tertinggi
&quot;Pasien kemudian dirawat kembali oleh tim medis, dan enam jam kemudian, pasien meninggal dunia,&quot; kata Rosa.

Ia mengatakan, sebelum mencoba melarikan diri, pasien tersebut sudah mengalami pemburukan kondisi kesehatannya sejak sore harinya.

&amp;ldquo;Pasien mengalami gaduh, gelisah, demam dan sesak,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Update Corona 5 Mei 2021: Positif 1.691.658, Sembuh 1.547.092 &amp;amp; Meninggal 46.349 Orang
Rosa tidak bisa menjelaskan mengapa pasien mencoba melarikan diri.

&quot;Kami tidak bertanya pada pasien, apa motivasinya ingin melarikan diri. Pasien ini memang sudah mendapatkan observasi ketat oleh tim medis karena kondisinya terus memburuk,&amp;rdquo; ungkap Rosa.

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno melalui akun instagramnya menyebutkan ada 1.892 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan 46 kasus kematian di Kabupaten Sintang. Puncak gelombang ke-3 peningkatan kasus penyebaran Covid-19 terjadi pada April 2021 dengan 154 kasus per minggunya.

&amp;ldquo;Gelombang ke-3 ini lebih cepat transmisi penularannya dan lebih ganas. Dari 493 kasus di April, 27 orang diantaranya meninggal dunia,&amp;rdquo; kata Jarot.

Ia menyebutkan, angka CFR atau tingkat kematian kasus sebesar 5,4 persen pada bulan April dari sebelumnya hanya 1,88 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
