<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Rendam Permukiman di Batang, Rumah Terendam dan Jalanan Dipenuhi Lumpur</title><description>Banjir merendam permukiman dekat kawasan industri di Kecamatan Banyuputih, Batang, Jateng.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/05/512/2405712/banjir-rendam-permukiman-di-batang-rumah-terendam-dan-jalanan-dipenuhi-lumpur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/05/512/2405712/banjir-rendam-permukiman-di-batang-rumah-terendam-dan-jalanan-dipenuhi-lumpur"/><item><title>Banjir Rendam Permukiman di Batang, Rumah Terendam dan Jalanan Dipenuhi Lumpur</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/05/512/2405712/banjir-rendam-permukiman-di-batang-rumah-terendam-dan-jalanan-dipenuhi-lumpur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/05/512/2405712/banjir-rendam-permukiman-di-batang-rumah-terendam-dan-jalanan-dipenuhi-lumpur</guid><pubDate>Rabu 05 Mei 2021 00:36 WIB</pubDate><dc:creator>Suryono Sukarno</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/05/512/2405712/banjir-rendam-permukiman-di-batang-rumah-terendam-dan-jalanan-dipenuhi-lumpur-ArAcpSB2GO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir rendam permukiman di Batang. (Foto : Suryono Sukarno)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/05/512/2405712/banjir-rendam-permukiman-di-batang-rumah-terendam-dan-jalanan-dipenuhi-lumpur-ArAcpSB2GO.jpg</image><title>Banjir rendam permukiman di Batang. (Foto : Suryono Sukarno)</title></images><description>BATANG - Banjir bandang melanda Pantai Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Selasa (4/5/2021) malam. Hujan yang mengguyur sejak petang hingga menjelang tengah malam menyebabkan air bercampur lumpur dari area Kawasan Industri Terpadu Batang atau Grand Batang City menerjang pemukiman warga.

Puluhan rumah warga yang ada di dekat pantai terendam antara 30 cm sampai hampir setengah meter. Tempat Pelelangan Ikan juga tersapu air bah berwarna kecokelatan tersebut. Akses jalan satu-satunya ke daerah ini menjadi penuh lumpur dan merendam bawah jembatan rel sehingga warga kesulitan keluar masuk kampung ini.

&amp;ldquo;Banjir sudah beberapa kali terjadi. Setiap hujan deras selalu banjir air bercampur lumpur menerjang kampung kami. Hal ini terjadi sejak ada proyek pekerjaan Kawasan Industri Terpadu Batang di dekat desa kami. Berkali-kali hal ini sudah kami laporkan ke berbagai pihak, namun tidak ada kejelasan penyelesaian penanganan banjir tersebut,&amp;rdquo; kata salah satu warga Celong, Mudi, Selasa (4/5/2021)

Banjir bandang kali ini tidak berlangsung lama hanya sekitar satu jam, namun sangat mengganggu warga. Rumah yang terendam banyak yang rusak juga licin karena bercampr lumpur.

Baca Juga : Perumahan Maharta Tangsel Banjir, Akses Jalan Terputus

Bupati Batang Wihaji ketika dihubungi mneyebutkan, pihaknya sudah menerima laporan mengenai kejadian bencana banjir bandang di kampung dekat proyek pembangunan kawasan industri tersebut.

&amp;ldquo;Kami sudah monitor dan segera menidaklanjuti,&quot; ujar Bupati Batang, Wihaji.

Baca Juga : Banjir Setinggi 70 Cm Rendam Permukiman Warga di Kampung Melayu
</description><content:encoded>BATANG - Banjir bandang melanda Pantai Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Selasa (4/5/2021) malam. Hujan yang mengguyur sejak petang hingga menjelang tengah malam menyebabkan air bercampur lumpur dari area Kawasan Industri Terpadu Batang atau Grand Batang City menerjang pemukiman warga.

Puluhan rumah warga yang ada di dekat pantai terendam antara 30 cm sampai hampir setengah meter. Tempat Pelelangan Ikan juga tersapu air bah berwarna kecokelatan tersebut. Akses jalan satu-satunya ke daerah ini menjadi penuh lumpur dan merendam bawah jembatan rel sehingga warga kesulitan keluar masuk kampung ini.

&amp;ldquo;Banjir sudah beberapa kali terjadi. Setiap hujan deras selalu banjir air bercampur lumpur menerjang kampung kami. Hal ini terjadi sejak ada proyek pekerjaan Kawasan Industri Terpadu Batang di dekat desa kami. Berkali-kali hal ini sudah kami laporkan ke berbagai pihak, namun tidak ada kejelasan penyelesaian penanganan banjir tersebut,&amp;rdquo; kata salah satu warga Celong, Mudi, Selasa (4/5/2021)

Banjir bandang kali ini tidak berlangsung lama hanya sekitar satu jam, namun sangat mengganggu warga. Rumah yang terendam banyak yang rusak juga licin karena bercampr lumpur.

Baca Juga : Perumahan Maharta Tangsel Banjir, Akses Jalan Terputus

Bupati Batang Wihaji ketika dihubungi mneyebutkan, pihaknya sudah menerima laporan mengenai kejadian bencana banjir bandang di kampung dekat proyek pembangunan kawasan industri tersebut.

&amp;ldquo;Kami sudah monitor dan segera menidaklanjuti,&quot; ujar Bupati Batang, Wihaji.

Baca Juga : Banjir Setinggi 70 Cm Rendam Permukiman Warga di Kampung Melayu
</content:encoded></item></channel></rss>
