<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> H-1 Pelarangan Mudik, Stasiun Kiaracondong Bandung Diserbu Penumpang   </title><description>Jelang pelarangan mudik bagi transportasi umum mulai 6 hingga 17 Mei 2021, penumpang menyerbu Stasiun Kiaracondong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/05/525/2406265/h-1-pelarangan-mudik-stasiun-kiaracondong-bandung-diserbu-penumpang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/05/525/2406265/h-1-pelarangan-mudik-stasiun-kiaracondong-bandung-diserbu-penumpang"/><item><title> H-1 Pelarangan Mudik, Stasiun Kiaracondong Bandung Diserbu Penumpang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/05/525/2406265/h-1-pelarangan-mudik-stasiun-kiaracondong-bandung-diserbu-penumpang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/05/525/2406265/h-1-pelarangan-mudik-stasiun-kiaracondong-bandung-diserbu-penumpang</guid><pubDate>Rabu 05 Mei 2021 21:18 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/05/525/2406265/h-1-pelarangan-mudik-stasiun-kiaracondong-bandung-diserbu-penumpang-evcFZ4QXUE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/05/525/2406265/h-1-pelarangan-mudik-stasiun-kiaracondong-bandung-diserbu-penumpang-evcFZ4QXUE.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>
BANDUNG - Jelang pelarangan mudik bagi transportasi umum mulai 6 hingga 17 Mei 2021, penumpang menyerbu Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (5/5/2021).

Pantauan di Stasiun Kiaracondong, penumpang cukup padat menunggu di depan stasiun. Selain menunggu kereta, mereka juga antre melakukan tes GeNose seharga Rp30.000.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;H-1 Pelarangan Mudik, 314 Penumpang Berangkat dari Terminal Kalideres
Tak sedikit penumpang yang duduk di lantai, membawa serta anak dan keluarga mereka. Penumpukan penumpang tampak hingga bagian parkir Stasiun Kiaracondong.

Salah seorang penumpang tujuan Gombong, Eki mengaku sengaja melakukan perjalanan pada malam ini, mengingat adanya pelarangan mudik mulai 6 Mei besok. Dia khawatir tidak bisa pulang kampung, karena bus antara kota antar provinsi (AKAP) tidak beroperasi.

&quot;Besok belum tentu dapat bus, jadi saya sudah jauh jauh hari pesan kereta api,&quot; kata Eki.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Masih Boleh Keluar Kota saat Larangan Mudik, Begini Aturannya
Ketika ditanya apakah khawatir membawa virus ke kampung halamannya, dia mengaku sedikit khawatir. Namun karena semua keluarga di Gombong dia terpaksa pulang kampung. Dia di Bandung hanya sendiri.

&quot;Khawatir ada, tapi kan di sini tes GeNose dan menerapkan prokes. Semoga aman,&quot; imbuh dia.

Sementara itu, Manajer Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengaku, berdasarkan manifes penumpang, hari ini adalah puncak arus keberangkatan dari Stasiun Kiaracondong. Penumpang hari ini naik 8% dibanding kemarin.

&quot;Puncaknya jumlah pengguna jasa KA Penumpang dari Kiaracondong diprediksi pada malam ini. Sampai saat ini tercatat keberangkatan di Kiaracondong malam ini untuk KA Kutojaya ke kutoarjo dan Kahuripan ke Blitar terisi full kapasitas sebanyak 100 persen, dari 70 persen tempat duduk yang diizinkan,&quot; imbuh dia.</description><content:encoded>
BANDUNG - Jelang pelarangan mudik bagi transportasi umum mulai 6 hingga 17 Mei 2021, penumpang menyerbu Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (5/5/2021).

Pantauan di Stasiun Kiaracondong, penumpang cukup padat menunggu di depan stasiun. Selain menunggu kereta, mereka juga antre melakukan tes GeNose seharga Rp30.000.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;H-1 Pelarangan Mudik, 314 Penumpang Berangkat dari Terminal Kalideres
Tak sedikit penumpang yang duduk di lantai, membawa serta anak dan keluarga mereka. Penumpukan penumpang tampak hingga bagian parkir Stasiun Kiaracondong.

Salah seorang penumpang tujuan Gombong, Eki mengaku sengaja melakukan perjalanan pada malam ini, mengingat adanya pelarangan mudik mulai 6 Mei besok. Dia khawatir tidak bisa pulang kampung, karena bus antara kota antar provinsi (AKAP) tidak beroperasi.

&quot;Besok belum tentu dapat bus, jadi saya sudah jauh jauh hari pesan kereta api,&quot; kata Eki.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Masih Boleh Keluar Kota saat Larangan Mudik, Begini Aturannya
Ketika ditanya apakah khawatir membawa virus ke kampung halamannya, dia mengaku sedikit khawatir. Namun karena semua keluarga di Gombong dia terpaksa pulang kampung. Dia di Bandung hanya sendiri.

&quot;Khawatir ada, tapi kan di sini tes GeNose dan menerapkan prokes. Semoga aman,&quot; imbuh dia.

Sementara itu, Manajer Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengaku, berdasarkan manifes penumpang, hari ini adalah puncak arus keberangkatan dari Stasiun Kiaracondong. Penumpang hari ini naik 8% dibanding kemarin.

&quot;Puncaknya jumlah pengguna jasa KA Penumpang dari Kiaracondong diprediksi pada malam ini. Sampai saat ini tercatat keberangkatan di Kiaracondong malam ini untuk KA Kutojaya ke kutoarjo dan Kahuripan ke Blitar terisi full kapasitas sebanyak 100 persen, dari 70 persen tempat duduk yang diizinkan,&quot; imbuh dia.</content:encoded></item></channel></rss>
