<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayi Kembar 9 di Mali Kejadian Langka, Akan di Inkubator 2 Bulan   </title><description>Halima Cisse (25) perempuan asal Mali, Afrika Barat, melahirkan bayi kembar sembilan. Dokter sebelumnya memprediksi</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/07/18/2406965/bayi-kembar-9-di-mali-kejadian-langka-akan-di-inkubator-2-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/07/18/2406965/bayi-kembar-9-di-mali-kejadian-langka-akan-di-inkubator-2-bulan"/><item><title>Bayi Kembar 9 di Mali Kejadian Langka, Akan di Inkubator 2 Bulan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/07/18/2406965/bayi-kembar-9-di-mali-kejadian-langka-akan-di-inkubator-2-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/07/18/2406965/bayi-kembar-9-di-mali-kejadian-langka-akan-di-inkubator-2-bulan</guid><pubDate>Jum'at 07 Mei 2021 07:53 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/07/18/2406965/bayi-kembar-9-di-mali-kejadian-langka-akan-di-inkubator-2-bulan-RvajTDkq3S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bayi kembar 9 dilahirkan Fatima Cisse wanita asal Mali, Afrika Barat. (Foto:BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/07/18/2406965/bayi-kembar-9-di-mali-kejadian-langka-akan-di-inkubator-2-bulan-RvajTDkq3S.jpg</image><title>Bayi kembar 9 dilahirkan Fatima Cisse wanita asal Mali, Afrika Barat. (Foto:BBC)</title></images><description>BAMAKO - Halima Cisse (25) perempuan asal Mali, Afrika Barat, melahirkan bayi kembar sembilan. Dokter sebelumnya memprediksi ibu berusia 25 tahun itu, akan melahirkan anak kembar tujuh.
Pemerintah negara asalnya, Mali, menerbangkannya ke Maroko agar mendapatkan perawatan spesialis. &quot;Saya sangat senang,istri saya dan bayi-bayi semua sehat,&quot; kata suami Cisse kepada BBC.
Sebelumnya bayi kembar sembilan tercatat dua kali, di Australia apda 1971 dan di Malaysia pada 1999, namun tidak ada seorang pun bayi yang selamat setelah beberapa hari dilahirkan.
Baca Juga: Melahirkan Bayi Kembar Saat Berusia 73 Tahun, Ibu Ini Patah Hati Ditinggal Suami
Nadya Suleman yang melahirkan delapan bayi memegang rekor dunia dengan anak-anaknya kini berusia 12 tahun. Ia mengandung melalui bayi tabung.
Kasus ini sangat langka dan menimbulkan komplikasi selama kehamilan dan setelah kelahiran dapat menyebabkan sejumlah bayi tak bisa bertahan hidup. Ayah bayi mengatakan sangat berterima kasih atas banyaknya dukungan.
Baca Juga: Tragis, Bayi Kembar Berusia 8 Hari Digondol Kawanan Monyet, Dibuang ke Parit
Fanta Siby, Menteri Kesehatan Mali, memberikan selamat kepada tim medis di dua negara atas &quot;hasil menggembirakan.&quot;
Kehamilan Cisse menjadi pembicaraan di Mali, walaupun sebelumnya ia diperkirakan hamil dengan tujuh bayi.
Para dokter di negara Afrika Barat itu, sebelumnya menyatakan prihatin atas kondisi Cisse dan khawatir akan peluang selamatnya bayi-bayi itu. Atas pertimbangan itu, pemerintah turun tangan.Kementerian Kesehatan Mali mengunggah foto tiga dari sembilan bayi  kembar pada Selasa (04/05). Setelah dua minggu di rumah sakit Bamako di  ibu kota Mali, keputusan diambil untuk memindahkan Cisse ke Maroko, kata  Dr Siby.
Setelah berada di rumah sakit Moroko selama lima minggu, barulah Cisse melahirkan, kata menteri kesehatan.
Profesor Youssef Alaoui, direktur medis klinik Ain Borja di  Casablanca tempat Cisse melahirkan mengatakan kepada kantor berita AFP,  &quot;kasus ini sangat langka dan luar biasa.&quot;
Tim kelahiran bayi kembar sembilan ini terdiri dari `10 dokter dan 25  paramedis. Bayi-bayi itu dilahirkan dengan berat antara 500 gram dan  1kg dan akan tetap berada di inkubator &quot;antara dua sampai tiga bulan,&quot;  kata Youssef.
Prof Alaoui mengatakan kehamilan Cisse berusia 25 minggu saat masuk  rumah sakit dan timnya berhasil memperpanjang sampai 30 minggu sebelum  operasi sesar.
Suami Cisse, Adjudant Kader Arby, masih berada di Mali dengan putri  tertua mereka, namun ia mengatakan terus kontak dengan istrinya di  Moroko dan tidak khawatir atas kondisi mereka.
&quot;Tuhan memberikan kami anak-anak ini. Tuhan yang menentukan apa yang  akan terjadi dengan mereka. Saya tidak khawatir. Saat Allah  menganugerahkan sesuatu ada alasannya,&quot; katanya kepada BBC Afrika.
Ia mengatakan keluarganya terharu atas dukungan yang mereka terima.  &quot;Semua orang menelpon saya! Semua menelpon. Pemerintah Mali menelpon dan  menyatakan kegembiraan...bahkan presiden juga telpon saya,&quot; katanya.
Kehamilan dengan banyak bayi tak biasa terjadi secara alami, dan  seringkali melalui klinik bayi tabung. Namun sejauh ini tidak diketahui  apa yang terjadi pada Cisse.
Namun ginekolog, Bill Kalumi, dari Rumah Sakit Nasional Kenyatta di  Kenya mengatakan kehamilan seperti ini karena perawatan di klinik  kesuburan.
Ada sejumlah perawatan di klinik seperti ini. Namun yang paling  banyak terjadi di Afrika adalah obat kesuburan digunakan setelah seorang  perempuan selesai menggunakan alat kontraspesi dan memerlukan waktu  untuk berovulasi lagi, kata Dr Kalumi.
Perawatan di klinik ini dapat menyebabkan terproduksinya beberapa sel telur dan tidak hanya satu selama menstruasi bulanan.
Kehamilan dengan banyak bayi berisiko baik untuk ibu dan bayinya.  Perempuan yang diketahui hamil dengan lebih dari empat fetus biasanya  dinasehatkan untuk dikurangi jumlahnya melalui aborsi, bila langkah ini  legal.
Sebagian besar kehamilan dengan banyak bayi biasanya prematur,  seperti halnya kasus Cisse. Bayi prematur - yang lahir sebelum 37 minggu  - biasanya berisiko mengalami gangguan karena mereka belum memiliki  paru-paru yang berfungsi normal sehingga rentan terhadap infeksi  termasuk sepsis karena masih lemahnya kekebalan tubuh.
Dalam jangka panjang, bayi-bayi yang dilahirkan ini juga dapat  mengalami cerebral palsy, gangguan yang mempengaruhi gerakan mereka.</description><content:encoded>BAMAKO - Halima Cisse (25) perempuan asal Mali, Afrika Barat, melahirkan bayi kembar sembilan. Dokter sebelumnya memprediksi ibu berusia 25 tahun itu, akan melahirkan anak kembar tujuh.
Pemerintah negara asalnya, Mali, menerbangkannya ke Maroko agar mendapatkan perawatan spesialis. &quot;Saya sangat senang,istri saya dan bayi-bayi semua sehat,&quot; kata suami Cisse kepada BBC.
Sebelumnya bayi kembar sembilan tercatat dua kali, di Australia apda 1971 dan di Malaysia pada 1999, namun tidak ada seorang pun bayi yang selamat setelah beberapa hari dilahirkan.
Baca Juga: Melahirkan Bayi Kembar Saat Berusia 73 Tahun, Ibu Ini Patah Hati Ditinggal Suami
Nadya Suleman yang melahirkan delapan bayi memegang rekor dunia dengan anak-anaknya kini berusia 12 tahun. Ia mengandung melalui bayi tabung.
Kasus ini sangat langka dan menimbulkan komplikasi selama kehamilan dan setelah kelahiran dapat menyebabkan sejumlah bayi tak bisa bertahan hidup. Ayah bayi mengatakan sangat berterima kasih atas banyaknya dukungan.
Baca Juga: Tragis, Bayi Kembar Berusia 8 Hari Digondol Kawanan Monyet, Dibuang ke Parit
Fanta Siby, Menteri Kesehatan Mali, memberikan selamat kepada tim medis di dua negara atas &quot;hasil menggembirakan.&quot;
Kehamilan Cisse menjadi pembicaraan di Mali, walaupun sebelumnya ia diperkirakan hamil dengan tujuh bayi.
Para dokter di negara Afrika Barat itu, sebelumnya menyatakan prihatin atas kondisi Cisse dan khawatir akan peluang selamatnya bayi-bayi itu. Atas pertimbangan itu, pemerintah turun tangan.Kementerian Kesehatan Mali mengunggah foto tiga dari sembilan bayi  kembar pada Selasa (04/05). Setelah dua minggu di rumah sakit Bamako di  ibu kota Mali, keputusan diambil untuk memindahkan Cisse ke Maroko, kata  Dr Siby.
Setelah berada di rumah sakit Moroko selama lima minggu, barulah Cisse melahirkan, kata menteri kesehatan.
Profesor Youssef Alaoui, direktur medis klinik Ain Borja di  Casablanca tempat Cisse melahirkan mengatakan kepada kantor berita AFP,  &quot;kasus ini sangat langka dan luar biasa.&quot;
Tim kelahiran bayi kembar sembilan ini terdiri dari `10 dokter dan 25  paramedis. Bayi-bayi itu dilahirkan dengan berat antara 500 gram dan  1kg dan akan tetap berada di inkubator &quot;antara dua sampai tiga bulan,&quot;  kata Youssef.
Prof Alaoui mengatakan kehamilan Cisse berusia 25 minggu saat masuk  rumah sakit dan timnya berhasil memperpanjang sampai 30 minggu sebelum  operasi sesar.
Suami Cisse, Adjudant Kader Arby, masih berada di Mali dengan putri  tertua mereka, namun ia mengatakan terus kontak dengan istrinya di  Moroko dan tidak khawatir atas kondisi mereka.
&quot;Tuhan memberikan kami anak-anak ini. Tuhan yang menentukan apa yang  akan terjadi dengan mereka. Saya tidak khawatir. Saat Allah  menganugerahkan sesuatu ada alasannya,&quot; katanya kepada BBC Afrika.
Ia mengatakan keluarganya terharu atas dukungan yang mereka terima.  &quot;Semua orang menelpon saya! Semua menelpon. Pemerintah Mali menelpon dan  menyatakan kegembiraan...bahkan presiden juga telpon saya,&quot; katanya.
Kehamilan dengan banyak bayi tak biasa terjadi secara alami, dan  seringkali melalui klinik bayi tabung. Namun sejauh ini tidak diketahui  apa yang terjadi pada Cisse.
Namun ginekolog, Bill Kalumi, dari Rumah Sakit Nasional Kenyatta di  Kenya mengatakan kehamilan seperti ini karena perawatan di klinik  kesuburan.
Ada sejumlah perawatan di klinik seperti ini. Namun yang paling  banyak terjadi di Afrika adalah obat kesuburan digunakan setelah seorang  perempuan selesai menggunakan alat kontraspesi dan memerlukan waktu  untuk berovulasi lagi, kata Dr Kalumi.
Perawatan di klinik ini dapat menyebabkan terproduksinya beberapa sel telur dan tidak hanya satu selama menstruasi bulanan.
Kehamilan dengan banyak bayi berisiko baik untuk ibu dan bayinya.  Perempuan yang diketahui hamil dengan lebih dari empat fetus biasanya  dinasehatkan untuk dikurangi jumlahnya melalui aborsi, bila langkah ini  legal.
Sebagian besar kehamilan dengan banyak bayi biasanya prematur,  seperti halnya kasus Cisse. Bayi prematur - yang lahir sebelum 37 minggu  - biasanya berisiko mengalami gangguan karena mereka belum memiliki  paru-paru yang berfungsi normal sehingga rentan terhadap infeksi  termasuk sepsis karena masih lemahnya kekebalan tubuh.
Dalam jangka panjang, bayi-bayi yang dilahirkan ini juga dapat  mengalami cerebral palsy, gangguan yang mempengaruhi gerakan mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
