<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mobil Ambulans Nekat Bawa 7 Pemudik di Gerbang Tol Cikarang   </title><description>Kombes Yusri Yunus menyebutkan, pihaknya mengamankan sebuah ambulans yang kedapatan membawa tujuh orang pemudik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/07/338/2407277/mobil-ambulans-nekat-bawa-7-pemudik-di-gerbang-tol-cikarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/07/338/2407277/mobil-ambulans-nekat-bawa-7-pemudik-di-gerbang-tol-cikarang"/><item><title> Mobil Ambulans Nekat Bawa 7 Pemudik di Gerbang Tol Cikarang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/07/338/2407277/mobil-ambulans-nekat-bawa-7-pemudik-di-gerbang-tol-cikarang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/07/338/2407277/mobil-ambulans-nekat-bawa-7-pemudik-di-gerbang-tol-cikarang</guid><pubDate>Jum'at 07 Mei 2021 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/07/338/2407277/mobil-ambulans-nekat-bawa-7-pemudik-di-gerbang-tol-cikarang-hMbwM0WQ9k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto : Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/07/338/2407277/mobil-ambulans-nekat-bawa-7-pemudik-di-gerbang-tol-cikarang-hMbwM0WQ9k.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Foto : Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan, pihaknya mengamankan sebuah ambulans yang kedapatan membawa tujuh orang pemudik, di Gerbang Tol Cikarang 1 Tol Jakarta Cikampek.

&quot;Hari ini kita amankan sebuah mobil ambulans di GT Cikarang 1 yang mencoba mengelabui petugas penyekatan larangan mudik,&quot; ujar Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (7/5/2021).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Mudik Dilarang, Tol Cipularang dan Jalan Arteri Purwakarta-Padalarang Sepi
Ia menyebutkan, ambulans sebenarnya masuk dalam kendaraan yang diperbolehkan melintas dalam perjalanan non-mudik.

&quot;Namun ini juga kita waspadai ada yang mengangkut pemudik. Seperti di ambulans yang di Cikarang 1 ini dia membawa enam penumpang terdiri dari dua orang ibu, dua orang dewasa dan dua orang anak,&quot; tambah Yusri Yunus.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;H-7 Lebaran, 84 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek
Setelah diperiksa anggota ternyata penumpang ambulans tersebut tidak memiliki surat keterangan bebas Covid-19.

&quot;Saat ditanya petugas mereka mengaku akan mengunjungi anggota keluarga yang meninggal dunia. Tapi tidak bisa menunjukkan surat antigen sehingga kita putar balikkan,&quot; tandas Yusri Yunus.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebutkan, pihaknya mengamankan sebuah ambulans yang kedapatan membawa tujuh orang pemudik, di Gerbang Tol Cikarang 1 Tol Jakarta Cikampek.

&quot;Hari ini kita amankan sebuah mobil ambulans di GT Cikarang 1 yang mencoba mengelabui petugas penyekatan larangan mudik,&quot; ujar Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (7/5/2021).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Mudik Dilarang, Tol Cipularang dan Jalan Arteri Purwakarta-Padalarang Sepi
Ia menyebutkan, ambulans sebenarnya masuk dalam kendaraan yang diperbolehkan melintas dalam perjalanan non-mudik.

&quot;Namun ini juga kita waspadai ada yang mengangkut pemudik. Seperti di ambulans yang di Cikarang 1 ini dia membawa enam penumpang terdiri dari dua orang ibu, dua orang dewasa dan dua orang anak,&quot; tambah Yusri Yunus.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;H-7 Lebaran, 84 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek
Setelah diperiksa anggota ternyata penumpang ambulans tersebut tidak memiliki surat keterangan bebas Covid-19.

&quot;Saat ditanya petugas mereka mengaku akan mengunjungi anggota keluarga yang meninggal dunia. Tapi tidak bisa menunjukkan surat antigen sehingga kita putar balikkan,&quot; tandas Yusri Yunus.
</content:encoded></item></channel></rss>
