<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dokter Tirta Taati Kebijakan Pemerintah Soal Larangan Mudik   </title><description>Aktivis media sosial dan kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi tidak sepakat dengan adanya larangan mudik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407616/dokter-tirta-taati-kebijakan-pemerintah-soal-larangan-mudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407616/dokter-tirta-taati-kebijakan-pemerintah-soal-larangan-mudik"/><item><title> Dokter Tirta Taati Kebijakan Pemerintah Soal Larangan Mudik   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407616/dokter-tirta-taati-kebijakan-pemerintah-soal-larangan-mudik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407616/dokter-tirta-taati-kebijakan-pemerintah-soal-larangan-mudik</guid><pubDate>Sabtu 08 Mei 2021 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/08/337/2407616/dokter-tirta-taati-kebijakan-pemerintah-soal-larangan-mudik-Jk2SpDeQhl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokter Tirta Mandira Hudi (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/08/337/2407616/dokter-tirta-taati-kebijakan-pemerintah-soal-larangan-mudik-Jk2SpDeQhl.jpg</image><title>Dokter Tirta Mandira Hudi (foto: ist)</title></images><description>JAKARTA - Aktivis media sosial dan kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi tidak sepakat dengan adanya larangan mudik. Namun, karena kebijakan ini telah diputuskan oleh pemerintah, ia pun menaatinya.

&quot;Cuman karena aturan sudah ditegakkan, saya hormat. Dua tahun nggak mudik neh. Cuma kebijakan (ke depan) jangan kek gini lagi,&quot; kata Dokter Tirta dalam video berjudul DR. TIRTA ON WHEELS #EPISODE3 di chanel Youtube The Leonardo's, awal pekan ini.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;10 Penumpang Truk di Tol Cikupa Bukan Pemudik Tetapi Buruh
Menurutnya, larangan mudik oleh pemerintah hanya strategi agar tidak disalahkan karena angka Covid-19 kemungkinan besar pasti naik pasca Hari Raya Idul Fitri.

&quot;Nah daripada disalahkan terus mereka membuat kebijakan ini. Dengan harapan nanti kalau misalkan angka Covid-19 naik, yang disalahin yang nekat mudik. Jadi ada blamefull di sini,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Berikut 8 Titik Penyekatan Jalur Mudik di Depok
Dokter Tirta yang juga seorang youtuber ini menjelaskan, bahwa penularan Covid-19 bukan hanya karena mudik. Selama ini, penularan terjadi di KRL, busway, perkantoran. Kebijakan larangan mudik ini pun dianggap Dokter Tirta seperti memadamkan kebakaran dengan selang kecil.

&quot;Jadi ini kayak hutan sudah pasti kebakaran, dia nyiramnya pakai selang, ya gini,&quot; katanya.

Dokter Tirta juga mengaku kasihan dengan anggota kepolisian yang seharusnya menangkap pelaku kriminal malah dikerahkan untuk menjaga jalan tol selama 24 jam. Padahal tugas itu sangat tidak mudah.

&quot;Lo pikir jaga di jalan tol gampang? atasan tinggal nyuruh doang, coba yang bawahan jaga di jalan tol 24 jam, itu rentan capek, bisa-bisa yang kena Covid petugasnya,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Aktivis media sosial dan kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi tidak sepakat dengan adanya larangan mudik. Namun, karena kebijakan ini telah diputuskan oleh pemerintah, ia pun menaatinya.

&quot;Cuman karena aturan sudah ditegakkan, saya hormat. Dua tahun nggak mudik neh. Cuma kebijakan (ke depan) jangan kek gini lagi,&quot; kata Dokter Tirta dalam video berjudul DR. TIRTA ON WHEELS #EPISODE3 di chanel Youtube The Leonardo's, awal pekan ini.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;10 Penumpang Truk di Tol Cikupa Bukan Pemudik Tetapi Buruh
Menurutnya, larangan mudik oleh pemerintah hanya strategi agar tidak disalahkan karena angka Covid-19 kemungkinan besar pasti naik pasca Hari Raya Idul Fitri.

&quot;Nah daripada disalahkan terus mereka membuat kebijakan ini. Dengan harapan nanti kalau misalkan angka Covid-19 naik, yang disalahin yang nekat mudik. Jadi ada blamefull di sini,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Berikut 8 Titik Penyekatan Jalur Mudik di Depok
Dokter Tirta yang juga seorang youtuber ini menjelaskan, bahwa penularan Covid-19 bukan hanya karena mudik. Selama ini, penularan terjadi di KRL, busway, perkantoran. Kebijakan larangan mudik ini pun dianggap Dokter Tirta seperti memadamkan kebakaran dengan selang kecil.

&quot;Jadi ini kayak hutan sudah pasti kebakaran, dia nyiramnya pakai selang, ya gini,&quot; katanya.

Dokter Tirta juga mengaku kasihan dengan anggota kepolisian yang seharusnya menangkap pelaku kriminal malah dikerahkan untuk menjaga jalan tol selama 24 jam. Padahal tugas itu sangat tidak mudah.

&quot;Lo pikir jaga di jalan tol gampang? atasan tinggal nyuruh doang, coba yang bawahan jaga di jalan tol 24 jam, itu rentan capek, bisa-bisa yang kena Covid petugasnya,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
