<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jika Novel Cs Disingkirkan, Abraham Samad Ragu Masih Ada OTT KPK Kelas Menteri</title><description>Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meragukan akan terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT).</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407733/jika-novel-cs-disingkirkan-abraham-samad-ragu-masih-ada-ott-kpk-kelas-menteri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407733/jika-novel-cs-disingkirkan-abraham-samad-ragu-masih-ada-ott-kpk-kelas-menteri"/><item><title>Jika Novel Cs Disingkirkan, Abraham Samad Ragu Masih Ada OTT KPK Kelas Menteri</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407733/jika-novel-cs-disingkirkan-abraham-samad-ragu-masih-ada-ott-kpk-kelas-menteri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407733/jika-novel-cs-disingkirkan-abraham-samad-ragu-masih-ada-ott-kpk-kelas-menteri</guid><pubDate>Sabtu 08 Mei 2021 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/08/337/2407733/jika-novel-cs-disingkirkan-abraham-samad-ragu-masih-ada-ott-kpk-kelas-menteri-eRdByIISIm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Ketua KPK Abraham Samad (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/08/337/2407733/jika-novel-cs-disingkirkan-abraham-samad-ragu-masih-ada-ott-kpk-kelas-menteri-eRdByIISIm.jpg</image><title>Mantan Ketua KPK Abraham Samad (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meragukan akan terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT), jika 75 pegawai lembaga antirasuah yang tes wawasan kebangsaan (TWK) disingkirkan.
&quot;Hanya tadi saya katakan saya tak bisa bayangkan kalau mereka semua disingkirkan apakah ada OTT kelas menteri, apakah masih ada OTT yang mencengangkan, apakah masih ada pemberantasan korupsi yang betul-betul kami harapkan kalau mereka semua ini tidak ada. Itu. Kami lihat aja nanti,&quot; kata Samad dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, Jakarta, Sabtu (8/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;75 Pegawai KPK Tak Lolos Tes Kebangsaan, Ini Kata Abraham Samad
Samad menjelaskan, pertanyaannya itu merujuk pada sikap dari ke-75 pegawai tersebut. Menurutnya, merekalah yang memiliki semangat tinggi dalam memberantas korupsi di Indonesia.

&quot;Kalau kami liat sikap mereka, kami pelajari karakter mereka ini orang-orang yang tak bisa diajak kompromi lakukan hal-hal tanda kutip. Sebenarnya kalau mau jujur ya, anak-anak ini yang harus dipertahankan karena mereka ikon KPK pemberantasan korupsi,&quot; ujar Samad.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Abraham Samad: KPK Perlu Pertimbangkan Usulan Hukuman Mati kepada Edhy Prabowo dan Juliari
Menurut Samad, tes wawasan kebangsaan tidak boleh sama sekali dijadikan kesempatan untuk menyingkirkan ataupun menghilangkan para pegawai lembaga antirasuah.

&quot;Sama sekali tes ini tak boleh degradasi dan hilangkan hak mereka yang ada di KPK untuk jadi ASN itu kan perintah MK juga,&quot; tutup Samad.
</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meragukan akan terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT), jika 75 pegawai lembaga antirasuah yang tes wawasan kebangsaan (TWK) disingkirkan.
&quot;Hanya tadi saya katakan saya tak bisa bayangkan kalau mereka semua disingkirkan apakah ada OTT kelas menteri, apakah masih ada OTT yang mencengangkan, apakah masih ada pemberantasan korupsi yang betul-betul kami harapkan kalau mereka semua ini tidak ada. Itu. Kami lihat aja nanti,&quot; kata Samad dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, Jakarta, Sabtu (8/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;75 Pegawai KPK Tak Lolos Tes Kebangsaan, Ini Kata Abraham Samad
Samad menjelaskan, pertanyaannya itu merujuk pada sikap dari ke-75 pegawai tersebut. Menurutnya, merekalah yang memiliki semangat tinggi dalam memberantas korupsi di Indonesia.

&quot;Kalau kami liat sikap mereka, kami pelajari karakter mereka ini orang-orang yang tak bisa diajak kompromi lakukan hal-hal tanda kutip. Sebenarnya kalau mau jujur ya, anak-anak ini yang harus dipertahankan karena mereka ikon KPK pemberantasan korupsi,&quot; ujar Samad.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Abraham Samad: KPK Perlu Pertimbangkan Usulan Hukuman Mati kepada Edhy Prabowo dan Juliari
Menurut Samad, tes wawasan kebangsaan tidak boleh sama sekali dijadikan kesempatan untuk menyingkirkan ataupun menghilangkan para pegawai lembaga antirasuah.

&quot;Sama sekali tes ini tak boleh degradasi dan hilangkan hak mereka yang ada di KPK untuk jadi ASN itu kan perintah MK juga,&quot; tutup Samad.
</content:encoded></item></channel></rss>
