<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>11-12 Mei, BMKG Pantau Hilal Awal Syawal 1442 H di 29 titik</title><description>Pemerintah akan mengumumkan Hari Raya Idul Fitri 1442 H setelah sidang isbat pada 11 Mei 2021.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407772/11-12-mei-bmkg-pantau-hilal-awal-syawal-1442-h-di-29-titik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407772/11-12-mei-bmkg-pantau-hilal-awal-syawal-1442-h-di-29-titik"/><item><title>11-12 Mei, BMKG Pantau Hilal Awal Syawal 1442 H di 29 titik</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407772/11-12-mei-bmkg-pantau-hilal-awal-syawal-1442-h-di-29-titik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/08/337/2407772/11-12-mei-bmkg-pantau-hilal-awal-syawal-1442-h-di-29-titik</guid><pubDate>Sabtu 08 Mei 2021 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/08/337/2407772/11-12-mei-bmkg-pantau-hilal-awal-syawal-1442-h-di-29-titik-MLL5PYO5QV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teleskop astronomi milik fakultas Syariah IAIN Kendari yang digunakan untuk pemantauan hilal di pantai Kelurahan Wolulu, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, 3 Mei 2021. (Foto: Humas IAIN Kendari via Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/08/337/2407772/11-12-mei-bmkg-pantau-hilal-awal-syawal-1442-h-di-29-titik-MLL5PYO5QV.jpg</image><title>Teleskop astronomi milik fakultas Syariah IAIN Kendari yang digunakan untuk pemantauan hilal di pantai Kelurahan Wolulu, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, 3 Mei 2021. (Foto: Humas IAIN Kendari via Antara)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan rukyat atau pemantauan hilal awal Syawal 1442 Hijriah selama dua hari yakni pada tanggal 11 dan 12 Mei di 29 titik di seluruh Indonesia.
&quot;Dalam penentuan awal bulan Syawal 1442 H, BMKG akan melaksanakan Rukyatul Hilal selama 2 (dua) hari, yaitu tanggal 11 dan 12 Mei 2021 di 29 lokasi di Indonesia,&quot; ujar Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/5/2021).
BACA JUGA: Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 13 Mei 2021
Pemantauan dilakukan di antaranya di Danau Sentani Papua, Gedung Bupati Sarmi Provinsi Papua, Rooftop Hotel Kriyad Papua, Tugu Christina Ambon, Tower Observatori hilal BMKG Ternate, pantai Wolulu Sulteng.
Kemudian di GTC Makassar, Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Gedung Observasi Hisab Rukyat Kemenag Sulteng, Rooftop Mega Trade Center Manado, Tower Masjid Balikpapan Islamic Center, Dermaga Kokar NTT, Balkon Hotel Aston Kupang.
Lalu di Tower SMA Astha Hanas Subang, Pantai Tanjung Pasir Tangerang, Mess Pemda Bengkulu, Gedung Kebudayaan Padang, Kantor Stageof Deli Serdang, Kantor BBMKG Wilayah I Medan, hingga Pusat Observatorium Pengamatan Hilal Kemenag Aceh.
BACA JUGA: Muhammadiyah Lebaran 13 Mei, Kapan Pemerintah?
Menurut BMKG, konjungsi (Ijtimak) awal bulan Syawal 1442 H terjadi pada Rabu 12 Mei 2021 M, pukul 01.59.47 WIB atau 02.59.47 WITA atau 03.59.47 WIT, sehingga dapat disimpulkan bahwa di wilayah Indonesia konjungsi (ijtimak) terjadi sebelum Matahari terbenam. Paling awal di Merauke pukul 17.37.16 WIT dan paling akhir pukul 18.46.31 WIB di Sabang, Aceh.
Data Hilal tanggal 11 Mei 2021 adalah tinggi hilal berkisar antara -5,61&amp;deg; di Jayapura sampai dengan -4,37&amp;deg; di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Elongasi berkisar antara 4,56&amp;deg; di Banda Aceh sampai dengan 5,87&amp;deg; di Waris, Papua.

Sementara pada 12 Mei, tinggi hilal berkisar antara 4,48&amp;deg; di Merauke  sampai dengan 6.05&amp;deg; di Sabang. Elongasi berkisar antara 5,31&amp;deg; di Merauke  sampai dengan 6,74&amp;deg; di Sabang. Umur bulan berkisar antara 13,45 jam di  Merauke sampai dengan 16,78 jam di Sabang. Berkisar antara 22,57 menit  di Merauke sampai dengan 29,50 menit di Sabang.
Fraksi iluminasi bulan berkisar antara 0,22 persen di Merauke sampai  dengan 0,35 persen di Sabang, Aceh. Objek benda Langit yang dapat  disangka sebagai hilal adalah Venus, berjarak sudut lebih kecil 5&amp;deg; dari  bulan.
&quot;Berdasarkan data Hilal awal Syawal 1442 H di atas, dikarenakan  posisi hilal minus, maka hilal tidak akan teramati pada tanggal 11 Mei  2021. Sedangkan pada tanggal 12 Mei 2021 berdasarkan ilmu astronomi dan  data rekor Hilal terlihat oleh BMKG serta jika cuaca cerah (terutama di  ufuk Barat), potensi hilal terlihat sangat besar,&quot; katanya.
Kendati demikian, untuk mengawali bulan Syawal 1442 H atau merayakan  Idul Fitri sebaiknya menunggu keputusan Menteri Agama Republik Indonesia  yang akan diumumkan pada tanggal 11 Mei 2021 malam, setelah sidang  isbat.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan rukyat atau pemantauan hilal awal Syawal 1442 Hijriah selama dua hari yakni pada tanggal 11 dan 12 Mei di 29 titik di seluruh Indonesia.
&quot;Dalam penentuan awal bulan Syawal 1442 H, BMKG akan melaksanakan Rukyatul Hilal selama 2 (dua) hari, yaitu tanggal 11 dan 12 Mei 2021 di 29 lokasi di Indonesia,&quot; ujar Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/5/2021).
BACA JUGA: Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 13 Mei 2021
Pemantauan dilakukan di antaranya di Danau Sentani Papua, Gedung Bupati Sarmi Provinsi Papua, Rooftop Hotel Kriyad Papua, Tugu Christina Ambon, Tower Observatori hilal BMKG Ternate, pantai Wolulu Sulteng.
Kemudian di GTC Makassar, Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Gedung Observasi Hisab Rukyat Kemenag Sulteng, Rooftop Mega Trade Center Manado, Tower Masjid Balikpapan Islamic Center, Dermaga Kokar NTT, Balkon Hotel Aston Kupang.
Lalu di Tower SMA Astha Hanas Subang, Pantai Tanjung Pasir Tangerang, Mess Pemda Bengkulu, Gedung Kebudayaan Padang, Kantor Stageof Deli Serdang, Kantor BBMKG Wilayah I Medan, hingga Pusat Observatorium Pengamatan Hilal Kemenag Aceh.
BACA JUGA: Muhammadiyah Lebaran 13 Mei, Kapan Pemerintah?
Menurut BMKG, konjungsi (Ijtimak) awal bulan Syawal 1442 H terjadi pada Rabu 12 Mei 2021 M, pukul 01.59.47 WIB atau 02.59.47 WITA atau 03.59.47 WIT, sehingga dapat disimpulkan bahwa di wilayah Indonesia konjungsi (ijtimak) terjadi sebelum Matahari terbenam. Paling awal di Merauke pukul 17.37.16 WIT dan paling akhir pukul 18.46.31 WIB di Sabang, Aceh.
Data Hilal tanggal 11 Mei 2021 adalah tinggi hilal berkisar antara -5,61&amp;deg; di Jayapura sampai dengan -4,37&amp;deg; di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Elongasi berkisar antara 4,56&amp;deg; di Banda Aceh sampai dengan 5,87&amp;deg; di Waris, Papua.

Sementara pada 12 Mei, tinggi hilal berkisar antara 4,48&amp;deg; di Merauke  sampai dengan 6.05&amp;deg; di Sabang. Elongasi berkisar antara 5,31&amp;deg; di Merauke  sampai dengan 6,74&amp;deg; di Sabang. Umur bulan berkisar antara 13,45 jam di  Merauke sampai dengan 16,78 jam di Sabang. Berkisar antara 22,57 menit  di Merauke sampai dengan 29,50 menit di Sabang.
Fraksi iluminasi bulan berkisar antara 0,22 persen di Merauke sampai  dengan 0,35 persen di Sabang, Aceh. Objek benda Langit yang dapat  disangka sebagai hilal adalah Venus, berjarak sudut lebih kecil 5&amp;deg; dari  bulan.
&quot;Berdasarkan data Hilal awal Syawal 1442 H di atas, dikarenakan  posisi hilal minus, maka hilal tidak akan teramati pada tanggal 11 Mei  2021. Sedangkan pada tanggal 12 Mei 2021 berdasarkan ilmu astronomi dan  data rekor Hilal terlihat oleh BMKG serta jika cuaca cerah (terutama di  ufuk Barat), potensi hilal terlihat sangat besar,&quot; katanya.
Kendati demikian, untuk mengawali bulan Syawal 1442 H atau merayakan  Idul Fitri sebaiknya menunggu keputusan Menteri Agama Republik Indonesia  yang akan diumumkan pada tanggal 11 Mei 2021 malam, setelah sidang  isbat.</content:encoded></item></channel></rss>
