<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kewalahan Hadapi Lonjakan Pemudik, Polisi Tutup Total Jalan di Bekasi</title><description>Penutupan total jalan tersebut disebabkan adanya pelonjakan arus mudik yang didominasi kendaraan roda dua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/08/338/2407514/kewalahan-hadapi-lonjakan-pemudik-polisi-tutup-total-jalan-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/08/338/2407514/kewalahan-hadapi-lonjakan-pemudik-polisi-tutup-total-jalan-di-bekasi"/><item><title>Kewalahan Hadapi Lonjakan Pemudik, Polisi Tutup Total Jalan di Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/08/338/2407514/kewalahan-hadapi-lonjakan-pemudik-polisi-tutup-total-jalan-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/08/338/2407514/kewalahan-hadapi-lonjakan-pemudik-polisi-tutup-total-jalan-di-bekasi</guid><pubDate>Sabtu 08 Mei 2021 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Didit Junaidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/08/338/2407514/kewalahan-hadapi-lonjakan-pemudik-polisi-tutup-total-jalan-di-bekasi-UP3Qya1OPZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Media</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/08/338/2407514/kewalahan-hadapi-lonjakan-pemudik-polisi-tutup-total-jalan-di-bekasi-UP3Qya1OPZ.jpg</image><title>Foto: MNC Media</title></images><description>BEKASI - Hari kedua penyekatan, petugas gabungan  yang berada di penyekatan akhir  perbatasan antara Kabupaten Bekasi dan Karawang terpaksa menutup total Jalan Urip Sumaharjo,  Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi,  Sabtu (8/5/2021 ) dini hari.
(Baca juga: Viral! Ganjar Panjat 'Pantat' Bak Truk Cari Pemudik Nakal)
Petugas dengan cepat  melakukan total tutup jalan dengan menggunakan barier  dan  memutar  balik  para pemudik. Petugas juga sempat adu mulut dengan pemudik yang menggunakan sepeda motor, karena surat yang ditunjukan oleh petugas tidak memenuhi syarat untuk mudik.
(Baca juga: Kondisi Yorin Tabuni yang Rumahnya Dibakar Teroris Kelompok Lerrymayu di Ilaga)
Penutupan total jalan tersebut disebabkan adanya pelonjakan arus mudik yang didominasi kendaraan roda dua, meskipun adanya larangan mudik dari pemerintah , warga tetap nekad mudik.
Kapolres Metro Bekasi,  Kombes Hendra Gunawan mengatakan,  pelonjakan arus mudik di hari kedua  di dominasi oleh pengendara roda dua yang semakin melonjak pesat.
&amp;ldquo;Pelonjakan pemudik semakin meningkat, sebanyak tiga ratus  kendaraan roda dua di putarbalikan, mengingat para pekerja formal maupun  informal  yang akan pulang mudik,&amp;rdquo; kata Hendra di lokasi.
Hingga malam hari kata Hendra, petugas telah memutar balik sebanyak 2.115 kendaraan baik roda dua dan roda empat.
&amp;ldquo;Saya berharap kepada masyarakat agar mentaati peraturan pemerintah untuk tidak mudik ke kampung halamannya sesuai anjuran pemerintah agar tidak terjadi klaster baru penularan Covid-19  di wilayah  mereka,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>BEKASI - Hari kedua penyekatan, petugas gabungan  yang berada di penyekatan akhir  perbatasan antara Kabupaten Bekasi dan Karawang terpaksa menutup total Jalan Urip Sumaharjo,  Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi,  Sabtu (8/5/2021 ) dini hari.
(Baca juga: Viral! Ganjar Panjat 'Pantat' Bak Truk Cari Pemudik Nakal)
Petugas dengan cepat  melakukan total tutup jalan dengan menggunakan barier  dan  memutar  balik  para pemudik. Petugas juga sempat adu mulut dengan pemudik yang menggunakan sepeda motor, karena surat yang ditunjukan oleh petugas tidak memenuhi syarat untuk mudik.
(Baca juga: Kondisi Yorin Tabuni yang Rumahnya Dibakar Teroris Kelompok Lerrymayu di Ilaga)
Penutupan total jalan tersebut disebabkan adanya pelonjakan arus mudik yang didominasi kendaraan roda dua, meskipun adanya larangan mudik dari pemerintah , warga tetap nekad mudik.
Kapolres Metro Bekasi,  Kombes Hendra Gunawan mengatakan,  pelonjakan arus mudik di hari kedua  di dominasi oleh pengendara roda dua yang semakin melonjak pesat.
&amp;ldquo;Pelonjakan pemudik semakin meningkat, sebanyak tiga ratus  kendaraan roda dua di putarbalikan, mengingat para pekerja formal maupun  informal  yang akan pulang mudik,&amp;rdquo; kata Hendra di lokasi.
Hingga malam hari kata Hendra, petugas telah memutar balik sebanyak 2.115 kendaraan baik roda dua dan roda empat.
&amp;ldquo;Saya berharap kepada masyarakat agar mentaati peraturan pemerintah untuk tidak mudik ke kampung halamannya sesuai anjuran pemerintah agar tidak terjadi klaster baru penularan Covid-19  di wilayah  mereka,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
