<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 104.370 Ribu Kendaraan Diputarbalik Selama Pelarangan Mudik   </title><description>Polri menyatakan bahwa sudah ada 104.370 ribu kendaraan, yang diputarbalikan oleh petugas di posko-posko penyekatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/10/337/2408482/104-370-ribu-kendaraan-diputarbalik-selama-pelarangan-mudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/10/337/2408482/104-370-ribu-kendaraan-diputarbalik-selama-pelarangan-mudik"/><item><title> 104.370 Ribu Kendaraan Diputarbalik Selama Pelarangan Mudik   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/10/337/2408482/104-370-ribu-kendaraan-diputarbalik-selama-pelarangan-mudik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/10/337/2408482/104-370-ribu-kendaraan-diputarbalik-selama-pelarangan-mudik</guid><pubDate>Senin 10 Mei 2021 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/10/337/2408482/104-370-ribu-kendaraan-diputarbalik-selama-pelarangan-mudik-1FhiKljvsz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/10/337/2408482/104-370-ribu-kendaraan-diputarbalik-selama-pelarangan-mudik-1FhiKljvsz.jpg</image><title>Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono (foto: Okezone.com)</title></images><description>
JAKARTA - Polri menyatakan bahwa sudah ada 104.370 ribu kendaraan, yang diputarbalikan oleh petugas di posko-posko penyekatan ketika masa pelarangan mudik hari raya Idul Fitri atau Lebaran 2021.

&quot;Pencegahan mudik sampai hari ini memutarbalikan kendaraan 104.370,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (10/5/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pria yang Ajak Masyarakat Terobos Pos Penyekatan Mudik Resmi Tersangka
Menurut Rusdi, penghadangan masyarakat yang hendak mudik merupakan bagian dari upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

&quot;Polri mengimbau kesadaran dari masyarakat untuk tidak mudik tahun ini dikarenakan masih Pandemi Covid-19,&quot; ujar Rusdi.
Baca juga:&amp;nbsp;Kota Bekasi Putar Balik 789 Kendaraan Pemudik, Kebanyakan Melintas Malam Hari
Pelarangan ini, kata Rusdi, juga berkaca dari terjadinya peningkatan penyebaran virus corona di tahun 2020 pasca-perayaan Idul Fitri. Ketika itu, dipaparkan Rusdi, ada peningkatan cukup tajam untuk masyarakat yang terinfeksi virus corona yakni sebesar 93%.

&quot;Dan juga tingkat kematian 63 persen kejadian pada tahun lalu. Tentunya kami tak ingin terulang kembali di tahun 2021,&quot; ucap Rusdi.

Selain itu, pelarangan mudik juga, kata Rusdi, untuk menghindari terjadinya tsunami virus corona seperti yang saat ini sedang dialami oleh Negara India.

&quot;Kami bercermin kasus di negara India dimana masyarakat-nya tidak dapat patuhi protokol kesehatan secara baik sehingga di India alami tsunami Covid-19,&quot; tutup Rusdi.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Polri menyatakan bahwa sudah ada 104.370 ribu kendaraan, yang diputarbalikan oleh petugas di posko-posko penyekatan ketika masa pelarangan mudik hari raya Idul Fitri atau Lebaran 2021.

&quot;Pencegahan mudik sampai hari ini memutarbalikan kendaraan 104.370,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (10/5/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pria yang Ajak Masyarakat Terobos Pos Penyekatan Mudik Resmi Tersangka
Menurut Rusdi, penghadangan masyarakat yang hendak mudik merupakan bagian dari upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

&quot;Polri mengimbau kesadaran dari masyarakat untuk tidak mudik tahun ini dikarenakan masih Pandemi Covid-19,&quot; ujar Rusdi.
Baca juga:&amp;nbsp;Kota Bekasi Putar Balik 789 Kendaraan Pemudik, Kebanyakan Melintas Malam Hari
Pelarangan ini, kata Rusdi, juga berkaca dari terjadinya peningkatan penyebaran virus corona di tahun 2020 pasca-perayaan Idul Fitri. Ketika itu, dipaparkan Rusdi, ada peningkatan cukup tajam untuk masyarakat yang terinfeksi virus corona yakni sebesar 93%.

&quot;Dan juga tingkat kematian 63 persen kejadian pada tahun lalu. Tentunya kami tak ingin terulang kembali di tahun 2021,&quot; ucap Rusdi.

Selain itu, pelarangan mudik juga, kata Rusdi, untuk menghindari terjadinya tsunami virus corona seperti yang saat ini sedang dialami oleh Negara India.

&quot;Kami bercermin kasus di negara India dimana masyarakat-nya tidak dapat patuhi protokol kesehatan secara baik sehingga di India alami tsunami Covid-19,&quot; tutup Rusdi.
</content:encoded></item></channel></rss>
