<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>239 Pejabat Tak Jalankan Instruksinya, Anies: Saya Geram dan Malu   </title><description>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan geram. Pasalnya, 239 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menjalankan instruksi</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/10/338/2408525/239-pejabat-tak-jalankan-instruksinya-anies-saya-geram-dan-malu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/10/338/2408525/239-pejabat-tak-jalankan-instruksinya-anies-saya-geram-dan-malu"/><item><title>239 Pejabat Tak Jalankan Instruksinya, Anies: Saya Geram dan Malu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/10/338/2408525/239-pejabat-tak-jalankan-instruksinya-anies-saya-geram-dan-malu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/10/338/2408525/239-pejabat-tak-jalankan-instruksinya-anies-saya-geram-dan-malu</guid><pubDate>Senin 10 Mei 2021 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Portal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/10/338/2408525/239-pejabat-tak-jalankan-instruksinya-anies-saya-geram-dan-malu-LSywipedOe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/10/338/2408525/239-pejabat-tak-jalankan-instruksinya-anies-saya-geram-dan-malu-LSywipedOe.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan geram. Pasalnya, 239 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menjalankan instruksi Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali. Anies menegaskan, agar anak buahnya disiplin menjalankan perintah di dalam sebuah organisasi.
&quot;Saya ingin sampaikan di sini, kita malu sesungguhnya. Malu, kenapa ada instruksi tidak dijalankan,&quot; terang Anies di Lapangan Blok G Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021).
Baca Juga: Sambangi Rumah Duka SAE Nababan, Anies: Bangsa Ini Kehilangan Salah Satu Tokoh Reformasi
Anies menyoroti masalah 239 pejabat yang tak melakukan instruksinya ialah perihal pendaftaran seleksi terbuka pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon 2. Diketahui 239 pejabat tersebut telah memenuhi persyaratan.
Baca Juga: Anies Baswedan Tinjau 3 Pasar, Pastikan Harga Pangan Stabil &amp;amp; Prokes Dijalankan
Namun, dari 239 pejabat tersebut tidak ada satupun yang mendaftarkan diri pada seleksi terbuka tersebut. Lantas, Anies meminta 239 pejabat apabila tidak sanggup menjalankan instruksinya, tidak diam saja.
&quot;Tapi bukan diam, berharap tidak ada masalah, ini yang dikumpulkan disini adalah yang bermasalah,&quot; tegasnya.
Lebih lanjut, Anies menyebutkan wajah para pejabat yang bermasalah ini ketolong masker karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.&quot;Beruntung Bapak Ibu sekalian pakai masker hari ini, tidak terlihat  wajahnya. Coba kalau difoto Bapak Ibu, wajah kalian terekam sebagai  pribadi yang tidak taat instruksi,&quot; tuturnya.
Anies mengajak agar semua instruksi yang telah dibuat atasan harus  dapat dipahami, dilaksanakan, dan dilaporkan, tidak untuk dihindari.  Selanjutnya, dirinya meminta kesalahan ini tidak terulang dan mengambil  hikmah dari kejadian tersebut.
&quot;Saya harap itu dicamkan, itu diperhatikan. Satu pesan, laksanakan  semua instruksi dengan baik, laporkan pelaksanaannya dengan  sebaik-baiknya. Harap dicamkan, harap jadi pelajaran, harap jangan  diulang,&quot; tutupnya. (Muhammad Refi Sandi)</description><content:encoded>JAKARTA  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan geram. Pasalnya, 239 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menjalankan instruksi Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali. Anies menegaskan, agar anak buahnya disiplin menjalankan perintah di dalam sebuah organisasi.
&quot;Saya ingin sampaikan di sini, kita malu sesungguhnya. Malu, kenapa ada instruksi tidak dijalankan,&quot; terang Anies di Lapangan Blok G Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021).
Baca Juga: Sambangi Rumah Duka SAE Nababan, Anies: Bangsa Ini Kehilangan Salah Satu Tokoh Reformasi
Anies menyoroti masalah 239 pejabat yang tak melakukan instruksinya ialah perihal pendaftaran seleksi terbuka pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon 2. Diketahui 239 pejabat tersebut telah memenuhi persyaratan.
Baca Juga: Anies Baswedan Tinjau 3 Pasar, Pastikan Harga Pangan Stabil &amp;amp; Prokes Dijalankan
Namun, dari 239 pejabat tersebut tidak ada satupun yang mendaftarkan diri pada seleksi terbuka tersebut. Lantas, Anies meminta 239 pejabat apabila tidak sanggup menjalankan instruksinya, tidak diam saja.
&quot;Tapi bukan diam, berharap tidak ada masalah, ini yang dikumpulkan disini adalah yang bermasalah,&quot; tegasnya.
Lebih lanjut, Anies menyebutkan wajah para pejabat yang bermasalah ini ketolong masker karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.&quot;Beruntung Bapak Ibu sekalian pakai masker hari ini, tidak terlihat  wajahnya. Coba kalau difoto Bapak Ibu, wajah kalian terekam sebagai  pribadi yang tidak taat instruksi,&quot; tuturnya.
Anies mengajak agar semua instruksi yang telah dibuat atasan harus  dapat dipahami, dilaksanakan, dan dilaporkan, tidak untuk dihindari.  Selanjutnya, dirinya meminta kesalahan ini tidak terulang dan mengambil  hikmah dari kejadian tersebut.
&quot;Saya harap itu dicamkan, itu diperhatikan. Satu pesan, laksanakan  semua instruksi dengan baik, laporkan pelaksanaannya dengan  sebaik-baiknya. Harap dicamkan, harap jadi pelajaran, harap jangan  diulang,&quot; tutupnya. (Muhammad Refi Sandi)</content:encoded></item></channel></rss>
