<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Pemudik Nekat Terobos Penyekatan Mudik, Satgas: Kita Pasti Tak Mau Menyesal</title><description>Masyarakat perlu memahami bahwa penyekatan yang dilakukan kepolisian merupakan bagian dari kebijakan pelarangan mudik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/11/337/2409218/banyak-pemudik-nekat-terobos-penyekatan-mudik-satgas-kita-pasti-tak-mau-menyesal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/11/337/2409218/banyak-pemudik-nekat-terobos-penyekatan-mudik-satgas-kita-pasti-tak-mau-menyesal"/><item><title>Banyak Pemudik Nekat Terobos Penyekatan Mudik, Satgas: Kita Pasti Tak Mau Menyesal</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/11/337/2409218/banyak-pemudik-nekat-terobos-penyekatan-mudik-satgas-kita-pasti-tak-mau-menyesal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/11/337/2409218/banyak-pemudik-nekat-terobos-penyekatan-mudik-satgas-kita-pasti-tak-mau-menyesal</guid><pubDate>Selasa 11 Mei 2021 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/11/337/2409218/banyak-pemudik-nekat-terobos-penyekatan-mudik-satgas-kita-pasti-tak-mau-menyesal-nvdrkWSloT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/11/337/2409218/banyak-pemudik-nekat-terobos-penyekatan-mudik-satgas-kita-pasti-tak-mau-menyesal-nvdrkWSloT.jpeg</image><title>Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyayangkan aksi masyarakat yang nekat menerobos penyekatan untuk mudik. Seperti beberapa aksi penerobosan terjadi selama masa pelarangan mudik mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

&amp;ldquo;Saya sangat menyayangkan masyarakat yang nekat menerobos penyekatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Selasa (11/5/2021)

Dia mengatakan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa penyekatan yang dilakukan kepolisian merupakan bagian dari kebijakan pelarangan mudik. Dimana sudah sepatutnya dipatuhi oleh masyarakat.

&amp;ldquo;Oleh karena itu saya meminta agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang melanggar kebijakan ini dan berpotensi mendapatkan konsekuensi hukum. Patuhi kebijakan ini untuk kebaikan bersama dalam mencegah terjadinya penularan covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.

Dia mengingatkan bahwa silaturahmi fisik berpotensi menularkan dan tertular covid-19. Dimana hal ini bisa berdampak fatal

&amp;ldquo;Saya yakin kita tidak mau menyesal. Apabila tidak ada lonjakan kasus setelah masa lebaran maka perang kita melawan covid-19 akan semakin dekat dengan kemenangan. Usaha-usaha yang kita lakukan hari &amp;ndash;hari ini untuk menahan diri dan tidak mudik merupakan salah satu solusi penting untuk semakin menekan laju penularan kasus covid-19 dan kematian yang disebabkan oleh covid-19,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyayangkan aksi masyarakat yang nekat menerobos penyekatan untuk mudik. Seperti beberapa aksi penerobosan terjadi selama masa pelarangan mudik mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

&amp;ldquo;Saya sangat menyayangkan masyarakat yang nekat menerobos penyekatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Selasa (11/5/2021)

Dia mengatakan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa penyekatan yang dilakukan kepolisian merupakan bagian dari kebijakan pelarangan mudik. Dimana sudah sepatutnya dipatuhi oleh masyarakat.

&amp;ldquo;Oleh karena itu saya meminta agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang melanggar kebijakan ini dan berpotensi mendapatkan konsekuensi hukum. Patuhi kebijakan ini untuk kebaikan bersama dalam mencegah terjadinya penularan covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.

Dia mengingatkan bahwa silaturahmi fisik berpotensi menularkan dan tertular covid-19. Dimana hal ini bisa berdampak fatal

&amp;ldquo;Saya yakin kita tidak mau menyesal. Apabila tidak ada lonjakan kasus setelah masa lebaran maka perang kita melawan covid-19 akan semakin dekat dengan kemenangan. Usaha-usaha yang kita lakukan hari &amp;ndash;hari ini untuk menahan diri dan tidak mudik merupakan salah satu solusi penting untuk semakin menekan laju penularan kasus covid-19 dan kematian yang disebabkan oleh covid-19,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
