<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terjaring Penyekatan Mudik, Penumpang Bus Kedapatan Positif Covid-19</title><description>Setiap bus yang dihentikan dilakukan tes rapid antigen secara acak terhadap penumpangnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/12/608/2409332/terjaring-penyekatan-mudik-penumpang-bus-kedapatan-positif-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/12/608/2409332/terjaring-penyekatan-mudik-penumpang-bus-kedapatan-positif-covid-19"/><item><title>Terjaring Penyekatan Mudik, Penumpang Bus Kedapatan Positif Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/12/608/2409332/terjaring-penyekatan-mudik-penumpang-bus-kedapatan-positif-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/12/608/2409332/terjaring-penyekatan-mudik-penumpang-bus-kedapatan-positif-covid-19</guid><pubDate>Rabu 12 Mei 2021 05:11 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Palapa Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/12/608/2409332/terjaring-penyekatan-mudik-penumpang-bus-kedapatan-positif-covid-19-vFHDHfj9bJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas melakukan pemeriksaan penumpang bus di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumut (Foto: Adi Palapa Harahap)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/12/608/2409332/terjaring-penyekatan-mudik-penumpang-bus-kedapatan-positif-covid-19-vFHDHfj9bJ.jpg</image><title>Petugas melakukan pemeriksaan penumpang bus di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumut (Foto: Adi Palapa Harahap)</title></images><description>MEDAN - Sejumlah bus yang melintas di Jalan Jamin Ginting kawasan Medan Tuntungan dihentikan petugas gabungan Polri-TNI, dan Pemerintah Kota Medan di pos penyekatan mudik.
Meskipun Kota Medan dan Kabupaten Karo termasuk dalam zona aglomerasi, namun petugas gabungan tetap melakukan pemeriksaan, karena adanya indikasi pemudik yang berasal dari luar Kabupaten Karo sengaja menumpangi bus dari Kabupaten Karo untuk masuk ke Kota Medan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Diduga Mabuk, Pemudik Seruduk Barikade Penyekatan di Bulak Kapal
Setiap bus yang dihentikan dilakukan tes rapid antigen secara acak terhadap penumpangnya, dan hasilnya ditemukan seorang penumpang terindikasi positif Covid-19.
Bahkan, dalam razia petugas berhasil hentikan satu unit ambulans yang kedapatan membawa penumpang yang diduga pemudik.

Sopir mencoba mengelabui petugas, namun petugas tak terkecoh dan langsung  mengamankan dan dilakukan penindakan berupa  penilangan.

Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution menyebut, penumpang bus yang hasil tes antigennya positif Covid-19 kemudian dibawa ke puskesmas untuk proses medis lanjutan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polda Metro Siapkan Skenario Khusus
Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan Polrestabes Medan dan Kodim Medan melakukan penyekatan di empat titik perbatasan Kota Medan dengan kabupaten kota lainnya guna mengantisipasi pergerakan warga yang memaksakan mudik.

Selain bus, kendaraan pribadi yang melintas di pos penyekatan juga dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan.

Selain itu, dalam penyekatan dan razia pemudik petugas pun melakukan  tes urine terhadap sopir-sopir antarkota.</description><content:encoded>MEDAN - Sejumlah bus yang melintas di Jalan Jamin Ginting kawasan Medan Tuntungan dihentikan petugas gabungan Polri-TNI, dan Pemerintah Kota Medan di pos penyekatan mudik.
Meskipun Kota Medan dan Kabupaten Karo termasuk dalam zona aglomerasi, namun petugas gabungan tetap melakukan pemeriksaan, karena adanya indikasi pemudik yang berasal dari luar Kabupaten Karo sengaja menumpangi bus dari Kabupaten Karo untuk masuk ke Kota Medan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Diduga Mabuk, Pemudik Seruduk Barikade Penyekatan di Bulak Kapal
Setiap bus yang dihentikan dilakukan tes rapid antigen secara acak terhadap penumpangnya, dan hasilnya ditemukan seorang penumpang terindikasi positif Covid-19.
Bahkan, dalam razia petugas berhasil hentikan satu unit ambulans yang kedapatan membawa penumpang yang diduga pemudik.

Sopir mencoba mengelabui petugas, namun petugas tak terkecoh dan langsung  mengamankan dan dilakukan penindakan berupa  penilangan.

Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution menyebut, penumpang bus yang hasil tes antigennya positif Covid-19 kemudian dibawa ke puskesmas untuk proses medis lanjutan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polda Metro Siapkan Skenario Khusus
Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan Polrestabes Medan dan Kodim Medan melakukan penyekatan di empat titik perbatasan Kota Medan dengan kabupaten kota lainnya guna mengantisipasi pergerakan warga yang memaksakan mudik.

Selain bus, kendaraan pribadi yang melintas di pos penyekatan juga dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan.

Selain itu, dalam penyekatan dan razia pemudik petugas pun melakukan  tes urine terhadap sopir-sopir antarkota.</content:encoded></item></channel></rss>
