<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turki Desak Negara-Negara Islam Ambil Sikap Jelas Terkait Tindakan Israel di Gaza</title><description>Turki mengkritik kekuatan dunia yang hanya bisa mengecam tanpa mengambil tindakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/13/18/2409855/turki-desak-negara-negara-islam-ambil-sikap-jelas-terkait-tindakan-israel-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/13/18/2409855/turki-desak-negara-negara-islam-ambil-sikap-jelas-terkait-tindakan-israel-di-gaza"/><item><title>Turki Desak Negara-Negara Islam Ambil Sikap Jelas Terkait Tindakan Israel di Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/13/18/2409855/turki-desak-negara-negara-islam-ambil-sikap-jelas-terkait-tindakan-israel-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/13/18/2409855/turki-desak-negara-negara-islam-ambil-sikap-jelas-terkait-tindakan-israel-di-gaza</guid><pubDate>Kamis 13 Mei 2021 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/13/18/2409855/turki-desak-negara-negara-islam-ambil-sikap-jelas-terkait-tindakan-israel-di-gaza-iGkJ9X2ZyI.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Gaza, 13 Mei 2021. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/13/18/2409855/turki-desak-negara-negara-islam-ambil-sikap-jelas-terkait-tindakan-israel-di-gaza-iGkJ9X2ZyI.JPG</image><title>Puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Gaza, 13 Mei 2021. (Foto: Reuters)</title></images><description>ANKARA - Turki mendesak negara-negara Muslim mengambil sikap yang jelas dan bersatu terkait konflik antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza. Wakil Presiden Turki Fuat Oktay pada Kamis (13/5/2021) mengkritik kekuatan dunia karena hanya mengutuk kekerasan yang terjadi tanpa bertindak.
&quot;Apa yang kami inginkan adalah tindakan aktif diambil,&quot; kata Oktay kepada wartawan setelah sholat subuh menandai akhir bulan puasa Ramadhan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Korban Terus Bertambah, 67 Tewas di Gaza, 7 di Israel
&quot;Ada keputusan yang diambil berulang kali di PBB, ada kecaman. Tapi sayangnya belum ada hasil yang didapat, karena sikap yang jelas tidak ditampilkan.&quot;
Dalam beberapa hari konflik, Hamas telah melepaskan tembakan roket ke kota-kota Israel dan Israel telah melancarkan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza.
Setidaknya 67 orang telah tewas di Gaza sejak kekerasan meningkat pada Senin (10/5/2021), menurut kementerian kesehatan Gaza. Tujuh orang tewas di Israel.
Dengan konflik yang mulai menyerupai perang Gaza tahun 2014, kekuatan dunia telah menuntut de-eskalasi dan Amerika Serikat mengatakan pihaknya berencana untuk mengirim utusan untuk pembicaraan dengan Israel dan Palestina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Hamas dan Israel Tegang, Ribuan Umat Muslim Sholat Ied di Masjid Al Aqsa
Presiden Turki, Tayyip Erdogan, yang telah berulang kali mengutuk pendudukan Israel di Tepi Barat dan perlakuannya terhadap warga Palestina. Pada Sabtu (8/5/2021) Erdogan mengatakan bahwa Israel adalah &quot;negara teror&quot; setelah polisi Israel menembakkan peluru karet dan granat kejut ke pengunjuk rasa Palestina di masjid Al-Aqsa Yerusalem.
Oktay berkata umat Islam memiliki tanggung jawab untuk bertindak.
&quot;Setiap orang yang tidak menunjukkan sikap yang jelas terhadap ini adalah bagian dari penyiksaan ini,&quot; kata Oktay.
&quot;Sayangnya, ketika kita melihat negara-negara Muslim yang tidak menunjukkan persatuan dan kebersamaan ini, setiap orang di sana yang tidak menunjukkan sikap yang jelas adalah pihak yang terlibat dalam hal ini.&quot;
</description><content:encoded>ANKARA - Turki mendesak negara-negara Muslim mengambil sikap yang jelas dan bersatu terkait konflik antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza. Wakil Presiden Turki Fuat Oktay pada Kamis (13/5/2021) mengkritik kekuatan dunia karena hanya mengutuk kekerasan yang terjadi tanpa bertindak.
&quot;Apa yang kami inginkan adalah tindakan aktif diambil,&quot; kata Oktay kepada wartawan setelah sholat subuh menandai akhir bulan puasa Ramadhan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Korban Terus Bertambah, 67 Tewas di Gaza, 7 di Israel
&quot;Ada keputusan yang diambil berulang kali di PBB, ada kecaman. Tapi sayangnya belum ada hasil yang didapat, karena sikap yang jelas tidak ditampilkan.&quot;
Dalam beberapa hari konflik, Hamas telah melepaskan tembakan roket ke kota-kota Israel dan Israel telah melancarkan serangan udara terhadap Hamas di Jalur Gaza.
Setidaknya 67 orang telah tewas di Gaza sejak kekerasan meningkat pada Senin (10/5/2021), menurut kementerian kesehatan Gaza. Tujuh orang tewas di Israel.
Dengan konflik yang mulai menyerupai perang Gaza tahun 2014, kekuatan dunia telah menuntut de-eskalasi dan Amerika Serikat mengatakan pihaknya berencana untuk mengirim utusan untuk pembicaraan dengan Israel dan Palestina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Hamas dan Israel Tegang, Ribuan Umat Muslim Sholat Ied di Masjid Al Aqsa
Presiden Turki, Tayyip Erdogan, yang telah berulang kali mengutuk pendudukan Israel di Tepi Barat dan perlakuannya terhadap warga Palestina. Pada Sabtu (8/5/2021) Erdogan mengatakan bahwa Israel adalah &quot;negara teror&quot; setelah polisi Israel menembakkan peluru karet dan granat kejut ke pengunjuk rasa Palestina di masjid Al-Aqsa Yerusalem.
Oktay berkata umat Islam memiliki tanggung jawab untuk bertindak.
&quot;Setiap orang yang tidak menunjukkan sikap yang jelas terhadap ini adalah bagian dari penyiksaan ini,&quot; kata Oktay.
&quot;Sayangnya, ketika kita melihat negara-negara Muslim yang tidak menunjukkan persatuan dan kebersamaan ini, setiap orang di sana yang tidak menunjukkan sikap yang jelas adalah pihak yang terlibat dalam hal ini.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
