<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tempatkan Pasukan di Perbatasan, Israel Bersiap Lancarkan Serangan Darat ke Gaza</title><description>Langkah itu mengingatkan kembali akan perang skala penuh yang terjadi di Gaza pada 2014.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/13/18/2409881/tempatkan-pasukan-di-perbatasan-israel-bersiap-lancarkan-serangan-darat-ke-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/13/18/2409881/tempatkan-pasukan-di-perbatasan-israel-bersiap-lancarkan-serangan-darat-ke-gaza"/><item><title>Tempatkan Pasukan di Perbatasan, Israel Bersiap Lancarkan Serangan Darat ke Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/13/18/2409881/tempatkan-pasukan-di-perbatasan-israel-bersiap-lancarkan-serangan-darat-ke-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/13/18/2409881/tempatkan-pasukan-di-perbatasan-israel-bersiap-lancarkan-serangan-darat-ke-gaza</guid><pubDate>Kamis 13 Mei 2021 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/13/18/2409881/tempatkan-pasukan-di-perbatasan-israel-bersiap-lancarkan-serangan-darat-ke-gaza-0Pj0ZYl4LF.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Unit artileri bergerak Israel di dekat perbatasan Gaza, 12 Mei 2021. (Foto: Reuters) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/13/18/2409881/tempatkan-pasukan-di-perbatasan-israel-bersiap-lancarkan-serangan-darat-ke-gaza-0Pj0ZYl4LF.JPG</image><title>Unit artileri bergerak Israel di dekat perbatasan Gaza, 12 Mei 2021. (Foto: Reuters) </title></images><description>TEL AVIV - Israel tengah mempersiapkan pasukan daratnya di sepanjang perbatasan Gaza pada Kamis (13/5/2021) sementara Hamas meluncurkan roket ke Israel selatan sebagai lanjutan dari konflik paling sengit antara kedua belah pihak dalam beberapa tahun terakhir. yang terlihat.
Suara sirene dan roket yang ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel memenuhi langit Tel Aviv pada Rabu (10/5/2021) malam, membuat ribuan warga masuk ke tempat perindungan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tak Ada Lebaran di Gaza Akibat Serangan Israel, Anak-Anak Ketakutan Tanpa Tempat Perlindungan
Pada Kamis pagi Israel kembali membalas dengan melancarkan serangan udara ke Gaza, menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal berlantai di tengah kota pantai Palestina itu.
Sementara itu kerusuhan yang melibatkan warga Yahudi dan minoritas Arab Israel terus berlanjut di beberapa kota Israel.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan bahwa Negara Zionis itu telah menyiapkan pasukan tempur di sepanjang perbatasan Gaza dan berada dalam &quot;berbagai tahap persiapan operasi darat&quot;. Langkah itu mengingatkan pada perang Israel dan Hamas yang pecah pada 2014 dan 2008-2009.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Korban Terus Bertambah, 67 Tewas di Gaza, 7 di Israel
&quot;Kepala Staf sedang memeriksa persiapan tersebut dan memberikan arahan... kami memiliki markas divisi dan tiga brigade manuver di Gaza mempersiapkan diri mereka untuk situasi itu dan untuk berbagai kemungkinan,&quot; kata Letnan Kolonel Jonathan Conricus sebagaimana dilansir Reuters.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8xMi8xLzEzMzMxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dunia internasional telah meminta semua pihak untuk meredakan ketegangan dan menahan diri agar konflik tidak berubah menjadi sebuah perang skala penuh. Setidaknya 67 orang telah tewas di Gaza sejak kekerasan meningkat pada Senin (10/5/2021), menurut kementerian kesehatan daerah kantong itu. Tujuh orang tewas di Israel.

</description><content:encoded>TEL AVIV - Israel tengah mempersiapkan pasukan daratnya di sepanjang perbatasan Gaza pada Kamis (13/5/2021) sementara Hamas meluncurkan roket ke Israel selatan sebagai lanjutan dari konflik paling sengit antara kedua belah pihak dalam beberapa tahun terakhir. yang terlihat.
Suara sirene dan roket yang ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel memenuhi langit Tel Aviv pada Rabu (10/5/2021) malam, membuat ribuan warga masuk ke tempat perindungan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tak Ada Lebaran di Gaza Akibat Serangan Israel, Anak-Anak Ketakutan Tanpa Tempat Perlindungan
Pada Kamis pagi Israel kembali membalas dengan melancarkan serangan udara ke Gaza, menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal berlantai di tengah kota pantai Palestina itu.
Sementara itu kerusuhan yang melibatkan warga Yahudi dan minoritas Arab Israel terus berlanjut di beberapa kota Israel.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan bahwa Negara Zionis itu telah menyiapkan pasukan tempur di sepanjang perbatasan Gaza dan berada dalam &quot;berbagai tahap persiapan operasi darat&quot;. Langkah itu mengingatkan pada perang Israel dan Hamas yang pecah pada 2014 dan 2008-2009.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Korban Terus Bertambah, 67 Tewas di Gaza, 7 di Israel
&quot;Kepala Staf sedang memeriksa persiapan tersebut dan memberikan arahan... kami memiliki markas divisi dan tiga brigade manuver di Gaza mempersiapkan diri mereka untuk situasi itu dan untuk berbagai kemungkinan,&quot; kata Letnan Kolonel Jonathan Conricus sebagaimana dilansir Reuters.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8xMi8xLzEzMzMxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dunia internasional telah meminta semua pihak untuk meredakan ketegangan dan menahan diri agar konflik tidak berubah menjadi sebuah perang skala penuh. Setidaknya 67 orang telah tewas di Gaza sejak kekerasan meningkat pada Senin (10/5/2021), menurut kementerian kesehatan daerah kantong itu. Tujuh orang tewas di Israel.

</content:encoded></item></channel></rss>
