<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taman Margasatwa Ragunan Dibuka Besok, Kapasitas Dibatasi 30%</title><description>Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Timur akan dibuka pada Jumat (14/5/2021) besok. Pendaftaran tiket masuk dilakukan secara online.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/13/338/2409913/taman-margasatwa-ragunan-dibuka-besok-kapasitas-dibatasi-30</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/13/338/2409913/taman-margasatwa-ragunan-dibuka-besok-kapasitas-dibatasi-30"/><item><title>Taman Margasatwa Ragunan Dibuka Besok, Kapasitas Dibatasi 30%</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/13/338/2409913/taman-margasatwa-ragunan-dibuka-besok-kapasitas-dibatasi-30</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/13/338/2409913/taman-margasatwa-ragunan-dibuka-besok-kapasitas-dibatasi-30</guid><pubDate>Kamis 13 Mei 2021 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/13/338/2409913/taman-margasatwa-ragunan-dibuka-besok-kapasitas-dibatasi-30-9HFcJqdh9i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/13/338/2409913/taman-margasatwa-ragunan-dibuka-besok-kapasitas-dibatasi-30-9HFcJqdh9i.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Timur akan dibuka pada Jumat (14/5/2021) besok. Pendaftaran tiket masuk dilakukan secara online.

&quot;Untuk Sahabat Ragunan yang ingin berkunjung, kita buka H+1 Lebaran ya,&quot; tulis pengumuman di akun instagram @ragunanzoo.

Adapun kapasitas pengunjung nantinya hanya dibatasi 30 persen, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan.

&quot;Dengan batasan kapasitas 30% agar tidak terjadi kepadatan kerumunan di dalam area Taman Margasatwa Ragunan setelah mencapai kapasitas maka TMR akan TUTUP,&quot; lanjut keterangan.

Selain itu, calon pengunjung juga diminta untuk mengisi pendaftaran secara online sebelum masuk melalui bit.ly/PesantiketTMR.

&quot;Untuk semntara mulai tanggal 8 - 30 Mei 2021 hanya bisa KTP DKI, serta jangan lupa mendaftar online H-1 kunjungan (link ada di instagram @ragunanzoo dan website ), untuk usia tidak ada batasan dan ibu hamil pun di perbolehkan, Untuk lebih jelasnya bisa sahabat ragunan baca di slide ke 2,&quot; katanya.

&quot;Pastikan selalu menjaga Protokol Kesehatan selama berada di Taman Margasatwa Ragunan agar #rekreasinyamantetapaman,&quot; lanjutnya.

Di sisi lain, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah buka sejak hari lebaran pertama. Berdasarkan data yang dikumpulkan tim redaksi, sebanyak 11.770 pengunjung memadati TMII. Angka ini sudah jauh dari angka normal yang seharusnya 65 ribu sebelum pandemi.

&quot;Arahan dari pak gubernur, kami  menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat sebanyak 30% dari 65 ribu menjadi 18 ribu orang per hari,&quot;kata Humas TMII, Adi Widodo.

Untuk rinciannya yaitu Tiket Online sebanyak 11.770 tiket, bus (1),  Mobil (1.403), Motor (2.037) di Jam 16.00 WIB. Ia menambahkan walaupun  sebanyak 11 ribu orang pengunjung, akan tetapi 5 ribu orang telah  meninggalkan TMII.

&quot;Berdasarkan data yang diterima hingga pukul 16.00 WIB sudah ada  5.371 orang yang telah meninggalkan TMII jadi di dalam tinggal 6.399  orang,&quot;papar Adi.

Adi menyebut rata-rata pengunjung berasal di wilayah Jakarta namun  jika KTP bukan berdomisili di Jakarta, ia tidak mempermasalahkannya.

&quot;Banyak pengunjung dari wilayah Jakarta, walaupun ada yang bukan KTP  Jakarta, kami asumsikan bahwa mereka yang tinggal menetap di Jakarta  atau tidak dapat mudik ke kampung halamannya,&quot;jelas Adi.</description><content:encoded>JAKARTA - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Timur akan dibuka pada Jumat (14/5/2021) besok. Pendaftaran tiket masuk dilakukan secara online.

&quot;Untuk Sahabat Ragunan yang ingin berkunjung, kita buka H+1 Lebaran ya,&quot; tulis pengumuman di akun instagram @ragunanzoo.

Adapun kapasitas pengunjung nantinya hanya dibatasi 30 persen, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan.

&quot;Dengan batasan kapasitas 30% agar tidak terjadi kepadatan kerumunan di dalam area Taman Margasatwa Ragunan setelah mencapai kapasitas maka TMR akan TUTUP,&quot; lanjut keterangan.

Selain itu, calon pengunjung juga diminta untuk mengisi pendaftaran secara online sebelum masuk melalui bit.ly/PesantiketTMR.

&quot;Untuk semntara mulai tanggal 8 - 30 Mei 2021 hanya bisa KTP DKI, serta jangan lupa mendaftar online H-1 kunjungan (link ada di instagram @ragunanzoo dan website ), untuk usia tidak ada batasan dan ibu hamil pun di perbolehkan, Untuk lebih jelasnya bisa sahabat ragunan baca di slide ke 2,&quot; katanya.

&quot;Pastikan selalu menjaga Protokol Kesehatan selama berada di Taman Margasatwa Ragunan agar #rekreasinyamantetapaman,&quot; lanjutnya.

Di sisi lain, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah buka sejak hari lebaran pertama. Berdasarkan data yang dikumpulkan tim redaksi, sebanyak 11.770 pengunjung memadati TMII. Angka ini sudah jauh dari angka normal yang seharusnya 65 ribu sebelum pandemi.

&quot;Arahan dari pak gubernur, kami  menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat sebanyak 30% dari 65 ribu menjadi 18 ribu orang per hari,&quot;kata Humas TMII, Adi Widodo.

Untuk rinciannya yaitu Tiket Online sebanyak 11.770 tiket, bus (1),  Mobil (1.403), Motor (2.037) di Jam 16.00 WIB. Ia menambahkan walaupun  sebanyak 11 ribu orang pengunjung, akan tetapi 5 ribu orang telah  meninggalkan TMII.

&quot;Berdasarkan data yang diterima hingga pukul 16.00 WIB sudah ada  5.371 orang yang telah meninggalkan TMII jadi di dalam tinggal 6.399  orang,&quot;papar Adi.

Adi menyebut rata-rata pengunjung berasal di wilayah Jakarta namun  jika KTP bukan berdomisili di Jakarta, ia tidak mempermasalahkannya.

&quot;Banyak pengunjung dari wilayah Jakarta, walaupun ada yang bukan KTP  Jakarta, kami asumsikan bahwa mereka yang tinggal menetap di Jakarta  atau tidak dapat mudik ke kampung halamannya,&quot;jelas Adi.</content:encoded></item></channel></rss>
