<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iran Tuduh Israel Lakukan Genosida dan Kejahatan terhadap Kemanusiaan ke Palestina</title><description>Iran menuduh Israel melakukan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan ke warga Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/17/18/2410991/iran-tuduh-israel-lakukan-genosida-dan-kejahatan-terhadap-kemanusiaan-ke-palestina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/17/18/2410991/iran-tuduh-israel-lakukan-genosida-dan-kejahatan-terhadap-kemanusiaan-ke-palestina"/><item><title>Iran Tuduh Israel Lakukan Genosida dan Kejahatan terhadap Kemanusiaan ke Palestina</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/17/18/2410991/iran-tuduh-israel-lakukan-genosida-dan-kejahatan-terhadap-kemanusiaan-ke-palestina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/17/18/2410991/iran-tuduh-israel-lakukan-genosida-dan-kejahatan-terhadap-kemanusiaan-ke-palestina</guid><pubDate>Senin 17 Mei 2021 08:39 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/17/18/2410991/iran-tuduh-israel-lakukan-genosida-dan-kejahatan-terhadap-kemanusiaan-ke-palestina-HNQaDTY1pd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Iran Mohammad Javad Zarif (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/17/18/2410991/iran-tuduh-israel-lakukan-genosida-dan-kejahatan-terhadap-kemanusiaan-ke-palestina-HNQaDTY1pd.jpg</image><title>Menlu Iran Mohammad Javad Zarif (Foto: Reuters)</title></images><description>IRAN - Iran menuduh Israel melakukan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan ke warga Palestina dalam pertemuan virtual Minggu (16/5) dengan 57 negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
&quot;Jangan salah: Israel hanya memahami bahasa perlawanan dan rakyat Palestina berhak sepenuhnya atas hak untuk membela diri,&quot; terang  Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.
OKI mengadakan pertemuan darurat membahas pertempuran sengit antara Israel dan militan Hamas yang menguasai Jalur Gaza, langkah besar pertama di kalangan negara-negara Timur Tengah yang masih bergulat mencari cara menangani konflik itu.
(Baca juga: Tabrak Penghalang Jalan, Polisi Israel Tembak Mati Pemuda Palestina)
Sementara Liga Arab dan organisasi seperti OKI yang berbasis di Saudi telah mempertahankan pandangan bahwa Palestina harus memiliki negara merdeka, Israel baru-baru ini mencapai kesepakatan pengakuan dengan beberapa anggotanya.
Muncul juga kekhawatiran beberapa negara atas Hamas, telah membuat mereka tidak menanggapi serangan itu. Padahal mereka biasanya menanggapi sepenuh hati bila ada serangan seperti itu.
Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki dari Otoritas Palestina, yang mengelola daerah kantong otonom di Tepi Barat yang diduduki Israel, mengecam apa yang disebutnya &quot;serangan pengecut&quot; Israel pada awal pertemuan itu.
(Baca juga: Menlu China Kecewa AS Blokir Pernyataan DK PBB Soal Gaza)
</description><content:encoded>IRAN - Iran menuduh Israel melakukan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan ke warga Palestina dalam pertemuan virtual Minggu (16/5) dengan 57 negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
&quot;Jangan salah: Israel hanya memahami bahasa perlawanan dan rakyat Palestina berhak sepenuhnya atas hak untuk membela diri,&quot; terang  Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.
OKI mengadakan pertemuan darurat membahas pertempuran sengit antara Israel dan militan Hamas yang menguasai Jalur Gaza, langkah besar pertama di kalangan negara-negara Timur Tengah yang masih bergulat mencari cara menangani konflik itu.
(Baca juga: Tabrak Penghalang Jalan, Polisi Israel Tembak Mati Pemuda Palestina)
Sementara Liga Arab dan organisasi seperti OKI yang berbasis di Saudi telah mempertahankan pandangan bahwa Palestina harus memiliki negara merdeka, Israel baru-baru ini mencapai kesepakatan pengakuan dengan beberapa anggotanya.
Muncul juga kekhawatiran beberapa negara atas Hamas, telah membuat mereka tidak menanggapi serangan itu. Padahal mereka biasanya menanggapi sepenuh hati bila ada serangan seperti itu.
Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki dari Otoritas Palestina, yang mengelola daerah kantong otonom di Tepi Barat yang diduduki Israel, mengecam apa yang disebutnya &quot;serangan pengecut&quot; Israel pada awal pertemuan itu.
(Baca juga: Menlu China Kecewa AS Blokir Pernyataan DK PBB Soal Gaza)
</content:encoded></item></channel></rss>
