<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berita TNI-Polri Tembak Mati 3 Perempuan di Puncak Papua, Kapen Kogabwilhan III: Itu Fitnah, Hoaks</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/17/337/2410945/berita-tni-polri-tembak-mati-3-perempuan-di-puncak-papua-kapen-kogabwilhan-iii-itu-fitnah-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/17/337/2410945/berita-tni-polri-tembak-mati-3-perempuan-di-puncak-papua-kapen-kogabwilhan-iii-itu-fitnah-hoaks"/><item><title>Berita TNI-Polri Tembak Mati 3 Perempuan di Puncak Papua, Kapen Kogabwilhan III: Itu Fitnah, Hoaks</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/17/337/2410945/berita-tni-polri-tembak-mati-3-perempuan-di-puncak-papua-kapen-kogabwilhan-iii-itu-fitnah-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/17/337/2410945/berita-tni-polri-tembak-mati-3-perempuan-di-puncak-papua-kapen-kogabwilhan-iii-itu-fitnah-hoaks</guid><pubDate>Senin 17 Mei 2021 06:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/17/337/2410945/berita-tni-polri-tembak-mati-3-perempuan-di-puncak-papua-kapen-kogabwilhan-iii-itu-fitnah-hoaks-aO3OyK779V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/17/337/2410945/berita-tni-polri-tembak-mati-3-perempuan-di-puncak-papua-kapen-kogabwilhan-iii-itu-fitnah-hoaks-aO3OyK779V.jpg</image><title>Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Beredar berita pasukan TNI-Polri menembak mati tiga perempuan muda di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, saat sedang mengejar teroris  Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suristiawa menegaskan, informasi tersebut adalah berita bohong atau hoaks yang bertujuan untuk memfitnah TNI-Polri.
Informasi TNI-Polri menembak mati tiga orang perempuan muda di Distrik Ilaga Utara sebelumnya diberitakan oleh media online suarapapua.com.
&quot;Tidak ada kejadian seperti yang diberitakan media suarapapua.com itu. Saya coba hubungi Pemrednya juga tidak direspon,&quot; ujar Suriastawa melalui keterangan pers tertulisnya, Minggu (16/5/2021).
Baca Juga: 3 Teroris KKB Pimpinan Lekagak Telenggen Menyerahkan Diri
Suriastawa menuturkan, beberapa waktu terakhir ini pasukan TNI-Polri semakin intensif melakukan operasi penegakkan hukum yang terukur terhadap KKB di Papua, pasca mereka dinyatakan sebagai teroris.
Gencarnya operasi TNI-Polri itu, kata dia, membuat kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) ini terdesak, sehingga memancing pendukungnya untuk menebar fitnah dan hoaks.
Suriastawa menyebut kelompok teroris OPM ini didukung oleh front politik dan klandestin. Mereka juga disokong oleh kekuatan media dan netizen yang aktif menyebarkan informasi menyudutkan pemerintah.
&quot;Kalau teroris OPM membakar sekolah, membunuh guru dan menebar teror lain, pendukung mereka ini tidak komentar apapun,&quot; ucap Suriastawa.Suriastawa juga tak heran ketika informasi yang diberitakan media  suarapapua.com diteruskan lagi oleh akun Twitter milik aktivis Veronica  Koman. Menurut dia, media tersebut memang berjejaring dengan Vero.
&quot;Itu memang link mereka, setidaknya ada dua media online yang  pemrednya sangat intens hubungan dengan si Koman itu. Setiap propaganda  yang dimuat media pendukung kelompok teroris OPM ini, selalu jadi bahan  twitnya,&quot; ujar Suriastawa.
&quot;Berita hoaks terakhir sengaja disebar oleh pendukung teroris OPM ini  untuk memfitnah tindakan tim gabungan TNI-Polri sambil menarik  perhatian publik. Demikian juga dengan fitnah hancurnya gereja Kingmi  yang tujuannya memprovokasi jemaat gereja baik lokal, nasional dan  internasional,&quot; tambah dia.
Sementara itu, Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal  Alqudussy juga menegaskan bahwa berita tersebut adalah berita bohong  atau hoaks.
&amp;ldquo;Saat ini saya berada di Ilaga bersama Dandim dan Kapolres dan berita  yang dimuat media suarapapua itu adalah berita bohong,&amp;rdquo; kata Iqbal  melalui sambungan telepon.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita  yang disuarakan oleh media yang selama ini selalu mendukung kelompok  teroris KKB, karena penegakan hukum kepada kelompok teroris dilakukan  secara tegas dan terukur.
Sebagaimana diketahui, suarapapua.com memberitakan pada Sabtu 15 Mei  2021 pihak militer Indonesia dengan menggunakan helikopter menembaki  gereja Kingmi Kabuki, yang menyebabkan gereja tersebut hancur dan tiga  perempuan muda tewas tertembak. Berita inilah yang kemudian dibantah  oleh juru bicara TNI-Polri.
Beberapa waktu terakhir, pasukan TNI-Polri melakukan aksi terukur  untuk menumpas KKB. Operasi tersebut telah membuahkan hasil, di  antaranya dengan ditangkapnya provokator kerusuhan pendukung teroris  OPM, Victor Yeimo, dikuasainya markas teroris kelompok Lekagak Telenggen  di Wuloni dan Tagalowa, Distrik Ilaga. Tak lama kemudian, beberapa  anggota teroris OPM ditembak timah panas tim gabungan dan ada juga yang  menyerahkan diri.</description><content:encoded>JAKARTA - Beredar berita pasukan TNI-Polri menembak mati tiga perempuan muda di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, saat sedang mengejar teroris  Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suristiawa menegaskan, informasi tersebut adalah berita bohong atau hoaks yang bertujuan untuk memfitnah TNI-Polri.
Informasi TNI-Polri menembak mati tiga orang perempuan muda di Distrik Ilaga Utara sebelumnya diberitakan oleh media online suarapapua.com.
&quot;Tidak ada kejadian seperti yang diberitakan media suarapapua.com itu. Saya coba hubungi Pemrednya juga tidak direspon,&quot; ujar Suriastawa melalui keterangan pers tertulisnya, Minggu (16/5/2021).
Baca Juga: 3 Teroris KKB Pimpinan Lekagak Telenggen Menyerahkan Diri
Suriastawa menuturkan, beberapa waktu terakhir ini pasukan TNI-Polri semakin intensif melakukan operasi penegakkan hukum yang terukur terhadap KKB di Papua, pasca mereka dinyatakan sebagai teroris.
Gencarnya operasi TNI-Polri itu, kata dia, membuat kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) ini terdesak, sehingga memancing pendukungnya untuk menebar fitnah dan hoaks.
Suriastawa menyebut kelompok teroris OPM ini didukung oleh front politik dan klandestin. Mereka juga disokong oleh kekuatan media dan netizen yang aktif menyebarkan informasi menyudutkan pemerintah.
&quot;Kalau teroris OPM membakar sekolah, membunuh guru dan menebar teror lain, pendukung mereka ini tidak komentar apapun,&quot; ucap Suriastawa.Suriastawa juga tak heran ketika informasi yang diberitakan media  suarapapua.com diteruskan lagi oleh akun Twitter milik aktivis Veronica  Koman. Menurut dia, media tersebut memang berjejaring dengan Vero.
&quot;Itu memang link mereka, setidaknya ada dua media online yang  pemrednya sangat intens hubungan dengan si Koman itu. Setiap propaganda  yang dimuat media pendukung kelompok teroris OPM ini, selalu jadi bahan  twitnya,&quot; ujar Suriastawa.
&quot;Berita hoaks terakhir sengaja disebar oleh pendukung teroris OPM ini  untuk memfitnah tindakan tim gabungan TNI-Polri sambil menarik  perhatian publik. Demikian juga dengan fitnah hancurnya gereja Kingmi  yang tujuannya memprovokasi jemaat gereja baik lokal, nasional dan  internasional,&quot; tambah dia.
Sementara itu, Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal  Alqudussy juga menegaskan bahwa berita tersebut adalah berita bohong  atau hoaks.
&amp;ldquo;Saat ini saya berada di Ilaga bersama Dandim dan Kapolres dan berita  yang dimuat media suarapapua itu adalah berita bohong,&amp;rdquo; kata Iqbal  melalui sambungan telepon.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita  yang disuarakan oleh media yang selama ini selalu mendukung kelompok  teroris KKB, karena penegakan hukum kepada kelompok teroris dilakukan  secara tegas dan terukur.
Sebagaimana diketahui, suarapapua.com memberitakan pada Sabtu 15 Mei  2021 pihak militer Indonesia dengan menggunakan helikopter menembaki  gereja Kingmi Kabuki, yang menyebabkan gereja tersebut hancur dan tiga  perempuan muda tewas tertembak. Berita inilah yang kemudian dibantah  oleh juru bicara TNI-Polri.
Beberapa waktu terakhir, pasukan TNI-Polri melakukan aksi terukur  untuk menumpas KKB. Operasi tersebut telah membuahkan hasil, di  antaranya dengan ditangkapnya provokator kerusuhan pendukung teroris  OPM, Victor Yeimo, dikuasainya markas teroris kelompok Lekagak Telenggen  di Wuloni dan Tagalowa, Distrik Ilaga. Tak lama kemudian, beberapa  anggota teroris OPM ditembak timah panas tim gabungan dan ada juga yang  menyerahkan diri.</content:encoded></item></channel></rss>
