<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sultan HB X Berharap Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 dari Klaster Libur Lebaran</title><description>Sultan juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi pada kwartal pertama tahun ini menunjukan angka positif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/17/510/2411388/sultan-hb-x-berharap-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19-dari-klaster-libur-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/17/510/2411388/sultan-hb-x-berharap-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19-dari-klaster-libur-lebaran"/><item><title>Sultan HB X Berharap Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 dari Klaster Libur Lebaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/17/510/2411388/sultan-hb-x-berharap-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19-dari-klaster-libur-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/17/510/2411388/sultan-hb-x-berharap-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19-dari-klaster-libur-lebaran</guid><pubDate>Senin 17 Mei 2021 20:56 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Jogja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/17/510/2411388/sultan-hb-x-berharap-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19-dari-klaster-libur-lebaran-pN8LG70KK2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DIY Sri Sultan HB X (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/17/510/2411388/sultan-hb-x-berharap-tak-ada-lonjakan-kasus-covid-19-dari-klaster-libur-lebaran-pN8LG70KK2.jpg</image><title>Gubernur DIY Sri Sultan HB X (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>DIY - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X berharap tidak ada lonjakan kasus Covid-19 di DIY selama sepekan atau dua pekan ke depan dari klaster libur Lebaran 2021.
Sultan mengatakan, saat ini tingkat keterisian tempat tidur RS untuk pasien Covid-19 di DIY sebesar 41% dari total bed yang ada. Sementara di beberapa daerah terutama luar Jawa sudah di atas 50%.
&amp;ldquo;Dalam arti masih ada yang di rumah sakit. Sesuai kapasitas bed ada 400an sekian. Semoga engga ada penularan,&amp;rdquo; kata Sultan, sesuai mengikuti pengarahan dari Presiden RI Joko Widodo yang digelar secara daring, Senin (17/5/2021).
Menurut Raja Kraton Ngayogyakarta ini melonjak dan tidaknya kasus penularan Covid-19 pasca-libur Lebaran baru diketahui setelah dua pekan mendatang atau paling tidak di awal Juni mendatang. Sementara yang positif Covid-19 saat ini merupakan kasus penularan pekan lalu.
Sultan juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi pada kwartal pertama tahun ini menunjukan angka positif, yakni 6,14% naik dibanding kwartal sebelumnya. Bahkan kondisi ekonomi nasional masih minus 2,93%, &amp;ldquo;Kondisi ini lebih baik. Kita dituntut untuk naik sampai 7% di kwartal kedua nanti,&amp;rdquo; tutur Sultan.
</description><content:encoded>DIY - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X berharap tidak ada lonjakan kasus Covid-19 di DIY selama sepekan atau dua pekan ke depan dari klaster libur Lebaran 2021.
Sultan mengatakan, saat ini tingkat keterisian tempat tidur RS untuk pasien Covid-19 di DIY sebesar 41% dari total bed yang ada. Sementara di beberapa daerah terutama luar Jawa sudah di atas 50%.
&amp;ldquo;Dalam arti masih ada yang di rumah sakit. Sesuai kapasitas bed ada 400an sekian. Semoga engga ada penularan,&amp;rdquo; kata Sultan, sesuai mengikuti pengarahan dari Presiden RI Joko Widodo yang digelar secara daring, Senin (17/5/2021).
Menurut Raja Kraton Ngayogyakarta ini melonjak dan tidaknya kasus penularan Covid-19 pasca-libur Lebaran baru diketahui setelah dua pekan mendatang atau paling tidak di awal Juni mendatang. Sementara yang positif Covid-19 saat ini merupakan kasus penularan pekan lalu.
Sultan juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi pada kwartal pertama tahun ini menunjukan angka positif, yakni 6,14% naik dibanding kwartal sebelumnya. Bahkan kondisi ekonomi nasional masih minus 2,93%, &amp;ldquo;Kondisi ini lebih baik. Kita dituntut untuk naik sampai 7% di kwartal kedua nanti,&amp;rdquo; tutur Sultan.
</content:encoded></item></channel></rss>
