<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TPU Kober Pendongkelan Terendam Imbas Hujan Deras</title><description>TPU Kober di Pedongkelan, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat terendam pada hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/18/338/2411826/tpu-kober-pendongkelan-terendam-imbas-hujan-deras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/18/338/2411826/tpu-kober-pendongkelan-terendam-imbas-hujan-deras"/><item><title>TPU Kober Pendongkelan Terendam Imbas Hujan Deras</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/18/338/2411826/tpu-kober-pendongkelan-terendam-imbas-hujan-deras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/18/338/2411826/tpu-kober-pendongkelan-terendam-imbas-hujan-deras</guid><pubDate>Selasa 18 Mei 2021 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Yan Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/18/338/2411826/tpu-kober-pendongkelan-terendam-imbas-hujan-deras-10gAzsqBJ7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TPU Kober, Pedongkelan terendam akibat hujan deras. (Foto: Yan Yusuf/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/18/338/2411826/tpu-kober-pendongkelan-terendam-imbas-hujan-deras-10gAzsqBJ7.jpg</image><title>TPU Kober, Pedongkelan terendam akibat hujan deras. (Foto: Yan Yusuf/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Jakarta diguyur hujan deras pada Senin (17/5/2021) malam. Hal ini membuat TPU Kober di Pedongkelan, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat terendam pada hari ini.

Bahkan, genangan air yang ada di areal pemakaman ini membuat beberapa warga asik mancing. Genangan air cukup dalam hingga menutupi sebagian makam di sisi selatan dan barat sisi TPU.

&amp;ldquo;Sudah sering kebanjiran di sana,&amp;rdquo; kata Akmal (31), salah satu warga sekitar makam saat ditemui di lokasi.

Baca juga:&amp;nbsp;Warga Kebon Pala Kebanjiran hingga 2 Meter, Butuh Bantuan Makanan

Baca juga:&amp;nbsp;Bogor Hujan Deras, BPBD Minta Warga Jakarta Waspada Banjir

Namun, dia mengungkapkan kondisi banjir itu belum separah yang terjadi di awal tahun 2020 lalu meskipun saat ini ada beberapa makam yang terendam. Pada awal 2020, hujan yang menguyur membuat sepertiga kawasan makam terendam. Batu batu nyaris tertutup dengan genangan air disana.

Bahkan kondisi itu tak ditangani oleh Pemprov DKI maupun Pemkot Jakarta Barat. Genangan makam kemudian baru menyurut setelah hampir 9 bulan dengan sendirinya seiring berkurangnya intensitas hujan.

Seorang warga lainnya, Rido (35) menjelaskan, lokasi makam yang lebih rendah ketimbang lingkungan sekitar serta buruknya saluran air membuat TPU gampang terendam. Bahkan saat hujan kecil dengan intensitas rendah, sejumlah makam di sana tetap terendam.



&amp;ldquo;Tidak ada upaya penyedotan air kok,&amp;rdquo; jawabnya saat disinggung upaya Pemprov DKI.

Banjir areal TPU di Jakarta Barat, khususnya Cengkareng bukanlah kali pertama. Yang paling terlihat yakni kawasan TPU Kapuk yang sejak tahun 1997 hingga kini masih terendam.

Lambannya upaya penyedotan genangan disana membuat kawasan yang kini dikenal dengan Kampung Apung itu masih terendam. Upaya pemindahan dan pengeringan hanya sebatas wacana belaka.

&amp;ldquo;Dari jaman Gubernurnya Fauzi Bowo janjinya mau dikeringkan dan dipindahkan makamnya. Tapi sampai sekarang engga terealisasi tuh,&amp;rdquo; ucap mantan ketua RW 01 Kedaung Kaliangke, Juhri, yang lokasinya masuk areal Kampung Apung.
</description><content:encoded>JAKARTA - Jakarta diguyur hujan deras pada Senin (17/5/2021) malam. Hal ini membuat TPU Kober di Pedongkelan, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat terendam pada hari ini.

Bahkan, genangan air yang ada di areal pemakaman ini membuat beberapa warga asik mancing. Genangan air cukup dalam hingga menutupi sebagian makam di sisi selatan dan barat sisi TPU.

&amp;ldquo;Sudah sering kebanjiran di sana,&amp;rdquo; kata Akmal (31), salah satu warga sekitar makam saat ditemui di lokasi.

Baca juga:&amp;nbsp;Warga Kebon Pala Kebanjiran hingga 2 Meter, Butuh Bantuan Makanan

Baca juga:&amp;nbsp;Bogor Hujan Deras, BPBD Minta Warga Jakarta Waspada Banjir

Namun, dia mengungkapkan kondisi banjir itu belum separah yang terjadi di awal tahun 2020 lalu meskipun saat ini ada beberapa makam yang terendam. Pada awal 2020, hujan yang menguyur membuat sepertiga kawasan makam terendam. Batu batu nyaris tertutup dengan genangan air disana.

Bahkan kondisi itu tak ditangani oleh Pemprov DKI maupun Pemkot Jakarta Barat. Genangan makam kemudian baru menyurut setelah hampir 9 bulan dengan sendirinya seiring berkurangnya intensitas hujan.

Seorang warga lainnya, Rido (35) menjelaskan, lokasi makam yang lebih rendah ketimbang lingkungan sekitar serta buruknya saluran air membuat TPU gampang terendam. Bahkan saat hujan kecil dengan intensitas rendah, sejumlah makam di sana tetap terendam.



&amp;ldquo;Tidak ada upaya penyedotan air kok,&amp;rdquo; jawabnya saat disinggung upaya Pemprov DKI.

Banjir areal TPU di Jakarta Barat, khususnya Cengkareng bukanlah kali pertama. Yang paling terlihat yakni kawasan TPU Kapuk yang sejak tahun 1997 hingga kini masih terendam.

Lambannya upaya penyedotan genangan disana membuat kawasan yang kini dikenal dengan Kampung Apung itu masih terendam. Upaya pemindahan dan pengeringan hanya sebatas wacana belaka.

&amp;ldquo;Dari jaman Gubernurnya Fauzi Bowo janjinya mau dikeringkan dan dipindahkan makamnya. Tapi sampai sekarang engga terealisasi tuh,&amp;rdquo; ucap mantan ketua RW 01 Kedaung Kaliangke, Juhri, yang lokasinya masuk areal Kampung Apung.
</content:encoded></item></channel></rss>
