<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diculik, Anak Ini &quot;Dijual&quot; dengan Empat Tabung Gas 3 Kg</title><description>A (10) diduga diculik saat berada di pinggir jalan oleh pelaku dengan iming-iming diberi uang sebesar Rp5 ribu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/19/610/2412212/diculik-anak-ini-dijual-dengan-empat-tabung-gas-3-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/19/610/2412212/diculik-anak-ini-dijual-dengan-empat-tabung-gas-3-kg"/><item><title>Diculik, Anak Ini &quot;Dijual&quot; dengan Empat Tabung Gas 3 Kg</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/19/610/2412212/diculik-anak-ini-dijual-dengan-empat-tabung-gas-3-kg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/19/610/2412212/diculik-anak-ini-dijual-dengan-empat-tabung-gas-3-kg</guid><pubDate>Rabu 19 Mei 2021 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Yoel Yusvin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/19/610/2412212/miris-anak-di-makassar-ditukar-dengan-tabung-gas-dtTAEr2Wll.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Yoel Yusvin</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/19/610/2412212/miris-anak-di-makassar-ditukar-dengan-tabung-gas-dtTAEr2Wll.jpg</image><title>Foto: Yoel Yusvin</title></images><description>MAKASSAR - Seorang anak kelas 5 SD di Rappocini, Makassar, ditukar dengan empat tabung gas ukuran 3 kilogram oleh orang tak dikenal (OTK). Pelaku yang diketahui seorang laki-laki itu mengaku anak tersebut merupakan darah dagingnya sehingga menjadi penjamin di toko karena mengaku tak membawa uamg.
A (10) diduga diculik saat berada di pinggir jalan oleh pelaku dengan iming-iming diberi uang sebesar Rp5 ribu.
&quot;Anak ini diambil di pinggir jalan dan diberi uang Rp5 ribu. Orang yang membawa anak ini bawa empat tabung gas dan dijadikan jaminan,&quot; kata Bhabinkamtimbas Polsek Rappocini, Aipda Syarifuddin, Rabu (19/5/2021).
Ia menambahkan bahwa modus pelaku menjadikan anak tersebut sebagai anaknya agar bisa menjadi penjamin saat membeli gas elpiji tersebut. &quot;Dia laki-laki,&quot; ucap dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Motor Berplat Nomor RI 1, Pengendara Pakai Helm Tabung Gas
Bhabinkamtimbas Kelurahan Ballaparang itu dipanggil oleh pemilik toko setelah A mengaku bukan anak dari pria yang membeli tabung gas tersebut.
Ketua RW Surasmi mengatakan bahwa pelaku pada awalnya membonceng A dengan membawa sepeda motor. Kemudian, kata dia, pelaku sempat menanyakan di salah satu toko apakah menjual beras namun tidak dijual. Kemudian, pelaku mencari toko lainnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Ratusan Tabung Gas Tak Ber-SNI Masuk Persidangan
&quot;Pelaku kemudian mendatangi toko elpiji dan mengaku lupa membawa uang dan segera kembali karena akan membawam dompet,&quot; tuturnya.
Ia menambahkan, saat pelaku keluar dari toko gas itu baru si anak mengaku bahwa laki-laki tersebut bukan orangtuanya. Anak tersebut juga ketakukan setelah mengetahui menjadi jaminan.
&quot;Di sini memang agak sepi kalau siang-siang,&quot; kata Surasmi.</description><content:encoded>MAKASSAR - Seorang anak kelas 5 SD di Rappocini, Makassar, ditukar dengan empat tabung gas ukuran 3 kilogram oleh orang tak dikenal (OTK). Pelaku yang diketahui seorang laki-laki itu mengaku anak tersebut merupakan darah dagingnya sehingga menjadi penjamin di toko karena mengaku tak membawa uamg.
A (10) diduga diculik saat berada di pinggir jalan oleh pelaku dengan iming-iming diberi uang sebesar Rp5 ribu.
&quot;Anak ini diambil di pinggir jalan dan diberi uang Rp5 ribu. Orang yang membawa anak ini bawa empat tabung gas dan dijadikan jaminan,&quot; kata Bhabinkamtimbas Polsek Rappocini, Aipda Syarifuddin, Rabu (19/5/2021).
Ia menambahkan bahwa modus pelaku menjadikan anak tersebut sebagai anaknya agar bisa menjadi penjamin saat membeli gas elpiji tersebut. &quot;Dia laki-laki,&quot; ucap dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Motor Berplat Nomor RI 1, Pengendara Pakai Helm Tabung Gas
Bhabinkamtimbas Kelurahan Ballaparang itu dipanggil oleh pemilik toko setelah A mengaku bukan anak dari pria yang membeli tabung gas tersebut.
Ketua RW Surasmi mengatakan bahwa pelaku pada awalnya membonceng A dengan membawa sepeda motor. Kemudian, kata dia, pelaku sempat menanyakan di salah satu toko apakah menjual beras namun tidak dijual. Kemudian, pelaku mencari toko lainnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Ratusan Tabung Gas Tak Ber-SNI Masuk Persidangan
&quot;Pelaku kemudian mendatangi toko elpiji dan mengaku lupa membawa uang dan segera kembali karena akan membawam dompet,&quot; tuturnya.
Ia menambahkan, saat pelaku keluar dari toko gas itu baru si anak mengaku bahwa laki-laki tersebut bukan orangtuanya. Anak tersebut juga ketakukan setelah mengetahui menjadi jaminan.
&quot;Di sini memang agak sepi kalau siang-siang,&quot; kata Surasmi.</content:encoded></item></channel></rss>
