<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Libur Lebaran, Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 Meningkat di Sejumlah Provinsi</title><description>Selama ini 5% dari orang yang terpapar Covid-19 membutuhkan perawatan dengan 80% tanpa gejala, hingga 20% lainnya alami gejala ringan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/20/337/2412903/usai-libur-lebaran-keterisian-tempat-tidur-rs-covid-19-meningkat-di-sejumlah-provinsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/20/337/2412903/usai-libur-lebaran-keterisian-tempat-tidur-rs-covid-19-meningkat-di-sejumlah-provinsi"/><item><title>Usai Libur Lebaran, Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 Meningkat di Sejumlah Provinsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/20/337/2412903/usai-libur-lebaran-keterisian-tempat-tidur-rs-covid-19-meningkat-di-sejumlah-provinsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/20/337/2412903/usai-libur-lebaran-keterisian-tempat-tidur-rs-covid-19-meningkat-di-sejumlah-provinsi</guid><pubDate>Kamis 20 Mei 2021 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/20/337/2412903/usai-libur-lebaran-keterisian-tempat-tidur-rs-covid-19-meningkat-di-sejumlah-provinsi-AGqTRWUcKh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/20/337/2412903/usai-libur-lebaran-keterisian-tempat-tidur-rs-covid-19-meningkat-di-sejumlah-provinsi-AGqTRWUcKh.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 alami peningkatan di sejumlah provinsi di Indonesia setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H.
Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) melaporkan saat ini terjadi kenaikan angka Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur RS Covid-19 setelah sebelumnya sempat terjadi penurunan.
&amp;ldquo;Jadi sebagai informasi, jumlah rumah sakit di Indonesia 3.034 dan hampir 1.000 itu punya SK ditunjuk sebagai Rumah Sakit Covid ya. Nah di antara yang ditunjuk ini, memang saat ini kalau dalam laporan seluruh Rumah Sakit tersebut yang ada itu BOR kurang lebih memang masih sekitar 30% atau di bawah 30%,&amp;rdquo; ujar Sekjen Perhimpunan RS Indonesia (PERSI), dr Lia G. Partakusuma dialog secara virtual, Kamis (20/5/2021).
Saat ini, lanjut Lia, jika dilihat angka per provinsi menunjukkan angka peningkatan yang signifikan khususnya di Aceh dan juga Sulawesi Barat dengan kenaikan kasus mencapai 50%. &amp;ldquo;Ada beberapa provinsi yang naik itu lebih dari 50% yaitu Provinsi Aceh dan Sulawesi Barat, ini mereka bisa naik bahkan di Aceh itu lebih dari 100% kenaikan pasien Covid-nya,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Kemudian ada juga yang dibawah 25 sampai 50% itu Sumatera Utara, Kalimantan Barat dan Riau. Serta yang 10-24% Babel, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jambi. Yang lain itu ada peningkatan seperti Bengkulu, Sumsel dan Jogja, tapi masih di bawah 10%,&amp;rdquo; kata Lia.
Baca juga:&amp;nbsp;Jelang Lebaran, Kapasitas RS Covid-19 di Jakarta Baru Terisi 30%
Ia menerangkan bahwa selama ini 5% dari orang yang terpapar Covid-19 membutuhkan perawatan dengan 80% tanpa gejala, hingga 20% lainnya alami gejala ringan.
&amp;ldquo;Jadi artinya kalau makin banyak jumlah hasil yang positif, bisa dipastikan jumlah orang yang harus dirawat semestinya juga naik. Jadi ini merupakan indikator,&amp;rdquo; jelasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Menkes Berharap 50 Ribu Tempat Tidur Cadangan di RS Tidak Terpakai
Bahkan, kata Lia, pihaknya bersama Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi terkait potensi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur panjang Lebaran. &amp;ldquo;Beberapa waktu yang lalu kan sudah mulai turun ya, sehingga tempat tidur yang semula kita memang sudah peruntukan ada beberapa yang sudah kita putar kembali menjadi non Covid,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 alami peningkatan di sejumlah provinsi di Indonesia setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H.
Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) melaporkan saat ini terjadi kenaikan angka Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur RS Covid-19 setelah sebelumnya sempat terjadi penurunan.
&amp;ldquo;Jadi sebagai informasi, jumlah rumah sakit di Indonesia 3.034 dan hampir 1.000 itu punya SK ditunjuk sebagai Rumah Sakit Covid ya. Nah di antara yang ditunjuk ini, memang saat ini kalau dalam laporan seluruh Rumah Sakit tersebut yang ada itu BOR kurang lebih memang masih sekitar 30% atau di bawah 30%,&amp;rdquo; ujar Sekjen Perhimpunan RS Indonesia (PERSI), dr Lia G. Partakusuma dialog secara virtual, Kamis (20/5/2021).
Saat ini, lanjut Lia, jika dilihat angka per provinsi menunjukkan angka peningkatan yang signifikan khususnya di Aceh dan juga Sulawesi Barat dengan kenaikan kasus mencapai 50%. &amp;ldquo;Ada beberapa provinsi yang naik itu lebih dari 50% yaitu Provinsi Aceh dan Sulawesi Barat, ini mereka bisa naik bahkan di Aceh itu lebih dari 100% kenaikan pasien Covid-nya,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Kemudian ada juga yang dibawah 25 sampai 50% itu Sumatera Utara, Kalimantan Barat dan Riau. Serta yang 10-24% Babel, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jambi. Yang lain itu ada peningkatan seperti Bengkulu, Sumsel dan Jogja, tapi masih di bawah 10%,&amp;rdquo; kata Lia.
Baca juga:&amp;nbsp;Jelang Lebaran, Kapasitas RS Covid-19 di Jakarta Baru Terisi 30%
Ia menerangkan bahwa selama ini 5% dari orang yang terpapar Covid-19 membutuhkan perawatan dengan 80% tanpa gejala, hingga 20% lainnya alami gejala ringan.
&amp;ldquo;Jadi artinya kalau makin banyak jumlah hasil yang positif, bisa dipastikan jumlah orang yang harus dirawat semestinya juga naik. Jadi ini merupakan indikator,&amp;rdquo; jelasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Menkes Berharap 50 Ribu Tempat Tidur Cadangan di RS Tidak Terpakai
Bahkan, kata Lia, pihaknya bersama Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi terkait potensi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur panjang Lebaran. &amp;ldquo;Beberapa waktu yang lalu kan sudah mulai turun ya, sehingga tempat tidur yang semula kita memang sudah peruntukan ada beberapa yang sudah kita putar kembali menjadi non Covid,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
