<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Kali Ditembak Begal, Sopir Taksi Kebal Ini Justru Melawan dan Mengajak Duel</title><description>Ia yang berprofesi sebagai driver taksi ini dibegal oleh 4 orang itu yang tidak lain merupakan penumpangnya sendiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/20/340/2412805/10-kali-ditembak-begal-sopir-taksi-kebal-ini-justru-melawan-dan-mengajak-duel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/20/340/2412805/10-kali-ditembak-begal-sopir-taksi-kebal-ini-justru-melawan-dan-mengajak-duel"/><item><title>10 Kali Ditembak Begal, Sopir Taksi Kebal Ini Justru Melawan dan Mengajak Duel</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/20/340/2412805/10-kali-ditembak-begal-sopir-taksi-kebal-ini-justru-melawan-dan-mengajak-duel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/20/340/2412805/10-kali-ditembak-begal-sopir-taksi-kebal-ini-justru-melawan-dan-mengajak-duel</guid><pubDate>Kamis 20 Mei 2021 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Teguh Mahardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/20/340/2412805/10-kali-ditembak-begal-sopir-taksi-kebal-ini-justru-melawan-dan-mengajak-duel-pRyRBKRO7q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/20/340/2412805/10-kali-ditembak-begal-sopir-taksi-kebal-ini-justru-melawan-dan-mengajak-duel-pRyRBKRO7q.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>LEBAK - Evi Hanapi (45) warga Kampung Cipelag,  Desa Sukalaksana,  Kecamatan  Curug, Kota  Serang, menjadi korban pembegalan yang dilakukan oleh 4 orang di Jalan Raya Sampay, Kabupaten Lebak,  pada Rabu (19/5/2021) dini hari.

Ia yang berprofesi sebagai driver taksi ini dibegal oleh 4 orang itu yang tidak lain merupakan penumpangnya sendiri.

Diketahui,  hal itu bermula ketika dirinya mendapatkan orderan untuk mengantarkan ke 4 penumpang dari Kota Serang menuju Kecamatan Cileles,  Kabupaten Lebak sekiranya pukul 01.00 WIB.

Perjalanan awalnya berjalan dengan lancar, namun tiba-tiba berubah mencekam ketika mobil Honda Brio dengan nomor polisi A 1153 BC yang dikendarai langsung oleh Evi tersebut sampai ke titik lokasi antar yakni di Jalan Raya  Cileles, Kecamatan  Cileles, pada pukul 03.00 WIB.

Bagaimana tidak,  secara tiba-tiba seorang penumpang yang tidak diketahui  identitasnya itu menembakan beberapa peluru airsoft gun ke bagian bahu dan kepala korban.

&quot;Saat di lokasi penumpang minta mobil berhenti karena ada lubang katanya,  saya berhenti namun langsung ditembak dari arah belakang sama salah satu penumpang, ada 10 kali tembakan mah, &quot; kata Evi kepada Wartawan saat hendak melaporkan kejadian yang dialami dirinya ke Mapolres Lebak,  Rabu (19/5/2021).

Evi mengaku, sudah melakukan visum terhadap beberapa bagian tubuhnya yang menjadi sasaran tembakan dari para komplotan begal itu. &quot;Ditembak di bagian bahu 8 kali,  dan di kepala 2 kali. Bekasnya masih ada, &quot; katanya.

Saat ditembaki,  Evi mengaku sempat melakukan perlawanan guna melindungi.  &quot;Saat ditembak saya refleks melawan,  terus keluar sambil mengambil  kunci mobil. Nah saat saya keluar,  ke 4 penumpang itu juga keluar tapi langsung lari ke hutan,&quot; ujarnya.

Beruntung mobil yang dikendarainya itu tidak berhasil dibawa oleh para komplotan  begal itu,  dan Evi hanya mendapatkan  luka ringan dari 10 tembakan airsoft gun itu.

&quot;Alhamdulilah  para pelaku langsung lari,  mobil aman dan saya juga Alhamdulilah  cuma luka ringan saja,&quot; pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Cileles Bripka Nono Maryono membenarkan terjadinya pembegalan terhadap seorang sopir taksi online tersebut.

Menurutnya, kasus pembegalan terhadap sopir taksi online itu sudah ditangani Satreskrim Polres Lebak. &quot;Iya benar, kasusnya sudah ditangani Polres. Silahkan konfimasi saja ke Satreskrim Polres Lebak,&quot; ujar Nono Maryono, Kamis (20/5/2021).
</description><content:encoded>LEBAK - Evi Hanapi (45) warga Kampung Cipelag,  Desa Sukalaksana,  Kecamatan  Curug, Kota  Serang, menjadi korban pembegalan yang dilakukan oleh 4 orang di Jalan Raya Sampay, Kabupaten Lebak,  pada Rabu (19/5/2021) dini hari.

Ia yang berprofesi sebagai driver taksi ini dibegal oleh 4 orang itu yang tidak lain merupakan penumpangnya sendiri.

Diketahui,  hal itu bermula ketika dirinya mendapatkan orderan untuk mengantarkan ke 4 penumpang dari Kota Serang menuju Kecamatan Cileles,  Kabupaten Lebak sekiranya pukul 01.00 WIB.

Perjalanan awalnya berjalan dengan lancar, namun tiba-tiba berubah mencekam ketika mobil Honda Brio dengan nomor polisi A 1153 BC yang dikendarai langsung oleh Evi tersebut sampai ke titik lokasi antar yakni di Jalan Raya  Cileles, Kecamatan  Cileles, pada pukul 03.00 WIB.

Bagaimana tidak,  secara tiba-tiba seorang penumpang yang tidak diketahui  identitasnya itu menembakan beberapa peluru airsoft gun ke bagian bahu dan kepala korban.

&quot;Saat di lokasi penumpang minta mobil berhenti karena ada lubang katanya,  saya berhenti namun langsung ditembak dari arah belakang sama salah satu penumpang, ada 10 kali tembakan mah, &quot; kata Evi kepada Wartawan saat hendak melaporkan kejadian yang dialami dirinya ke Mapolres Lebak,  Rabu (19/5/2021).

Evi mengaku, sudah melakukan visum terhadap beberapa bagian tubuhnya yang menjadi sasaran tembakan dari para komplotan begal itu. &quot;Ditembak di bagian bahu 8 kali,  dan di kepala 2 kali. Bekasnya masih ada, &quot; katanya.

Saat ditembaki,  Evi mengaku sempat melakukan perlawanan guna melindungi.  &quot;Saat ditembak saya refleks melawan,  terus keluar sambil mengambil  kunci mobil. Nah saat saya keluar,  ke 4 penumpang itu juga keluar tapi langsung lari ke hutan,&quot; ujarnya.

Beruntung mobil yang dikendarainya itu tidak berhasil dibawa oleh para komplotan  begal itu,  dan Evi hanya mendapatkan  luka ringan dari 10 tembakan airsoft gun itu.

&quot;Alhamdulilah  para pelaku langsung lari,  mobil aman dan saya juga Alhamdulilah  cuma luka ringan saja,&quot; pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Cileles Bripka Nono Maryono membenarkan terjadinya pembegalan terhadap seorang sopir taksi online tersebut.

Menurutnya, kasus pembegalan terhadap sopir taksi online itu sudah ditangani Satreskrim Polres Lebak. &quot;Iya benar, kasusnya sudah ditangani Polres. Silahkan konfimasi saja ke Satreskrim Polres Lebak,&quot; ujar Nono Maryono, Kamis (20/5/2021).
</content:encoded></item></channel></rss>
