<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswi SMA Penghina Palestina Pindah Sekolah, Orangtua: Demi Psikis dan Mental</title><description>Pengunduran diri diperkuat dengan surat pernyataan yang dibuat orangtua siswi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/20/340/2412863/siswi-sma-penghina-palestina-pindah-sekolah-orangtua-demi-psikis-dan-mental</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/20/340/2412863/siswi-sma-penghina-palestina-pindah-sekolah-orangtua-demi-psikis-dan-mental"/><item><title>Siswi SMA Penghina Palestina Pindah Sekolah, Orangtua: Demi Psikis dan Mental</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/20/340/2412863/siswi-sma-penghina-palestina-pindah-sekolah-orangtua-demi-psikis-dan-mental</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/20/340/2412863/siswi-sma-penghina-palestina-pindah-sekolah-orangtua-demi-psikis-dan-mental</guid><pubDate>Kamis 20 Mei 2021 13:12 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/20/340/2412863/siswi-sma-penghina-palestina-pindah-sekolah-orangtua-demi-psikis-dan-mental-wfCmxXxVs8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang guru menunjukkan surat pernyataan dari orangtua MS. (Foto: Demon Fajri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/20/340/2412863/siswi-sma-penghina-palestina-pindah-sekolah-orangtua-demi-psikis-dan-mental-wfCmxXxVs8.jpg</image><title>Seorang guru menunjukkan surat pernyataan dari orangtua MS. (Foto: Demon Fajri)</title></images><description>BENGKULU &amp;ndash; MS (18), siswi yang menghina Palestina memilih mengundurkan diri dari  SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Pengunduran diri diperkuat dengan surat pernyataan yang dibuat orangtua siswi.
&quot;Bahwa anak kami akan kami tarik (pindahkan) dari Sekolah demi psikis maupun mental, demi kebaikan masa depan anak kami,&quot; kutipan surat pernyataan tersebut dibuat orangtua, pada Senin 17 Mei 2021.
Kepala SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah, Eka Saputra mengatakan, pihaknya telah menerima surat pernyataan dari orangtua siswi, atas pengunduran dirinya dari sekolah. Di mana surat pernyataan tersebut dibubuhi tandatangan dan diperkuat dengan Materai 6000.
Baca juga:&amp;nbsp;5 Fakta Jenazah Terlempar ke Jalan, Polisi Selidiki Apakah Pasien Covid-19
&quot;Saat ini karena masih Covid-19, ananda tersebut dikembalikan dahulu ke orangtuanya untuk dibina, kami khawatir psikisnya terganggu dengan pemberitaan begitu besar,&quot; kata Eka, Kamis (20/5/2021).
Pihaknya, kata Eka, tetap membantu semaksimal mungkin, sehingga MS tidak putus sekolah. Siswi tersebut, terang Eka, tetap bisa bersekolah di mana pun tempat yang diinginkan.
Baca juga:&amp;nbsp;Siswi SMA Penghina Palestina Dihujat Warganet, Polisi: Setop, Dia Sudah Minta Maaf
&quot;Kami tetap membantu semaksimal mungkin sehingga tidak adanya putus sekolah.  Anak ini tetap akan bersekolah  di mana pun tempat yang diinginkannya. Jadi, atas nama pribadi dan lembaga, saya mohon kepada masyarakat Indonesia, khususnya Bengkulu agar tidak lagi mengungkit-ungkit masalah ini di mana pun. Cukuplah ini jadi pembelajaran bagi kami bagi kita semua,&quot; pungkas Eka.
</description><content:encoded>BENGKULU &amp;ndash; MS (18), siswi yang menghina Palestina memilih mengundurkan diri dari  SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Pengunduran diri diperkuat dengan surat pernyataan yang dibuat orangtua siswi.
&quot;Bahwa anak kami akan kami tarik (pindahkan) dari Sekolah demi psikis maupun mental, demi kebaikan masa depan anak kami,&quot; kutipan surat pernyataan tersebut dibuat orangtua, pada Senin 17 Mei 2021.
Kepala SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah, Eka Saputra mengatakan, pihaknya telah menerima surat pernyataan dari orangtua siswi, atas pengunduran dirinya dari sekolah. Di mana surat pernyataan tersebut dibubuhi tandatangan dan diperkuat dengan Materai 6000.
Baca juga:&amp;nbsp;5 Fakta Jenazah Terlempar ke Jalan, Polisi Selidiki Apakah Pasien Covid-19
&quot;Saat ini karena masih Covid-19, ananda tersebut dikembalikan dahulu ke orangtuanya untuk dibina, kami khawatir psikisnya terganggu dengan pemberitaan begitu besar,&quot; kata Eka, Kamis (20/5/2021).
Pihaknya, kata Eka, tetap membantu semaksimal mungkin, sehingga MS tidak putus sekolah. Siswi tersebut, terang Eka, tetap bisa bersekolah di mana pun tempat yang diinginkan.
Baca juga:&amp;nbsp;Siswi SMA Penghina Palestina Dihujat Warganet, Polisi: Setop, Dia Sudah Minta Maaf
&quot;Kami tetap membantu semaksimal mungkin sehingga tidak adanya putus sekolah.  Anak ini tetap akan bersekolah  di mana pun tempat yang diinginkannya. Jadi, atas nama pribadi dan lembaga, saya mohon kepada masyarakat Indonesia, khususnya Bengkulu agar tidak lagi mengungkit-ungkit masalah ini di mana pun. Cukuplah ini jadi pembelajaran bagi kami bagi kita semua,&quot; pungkas Eka.
</content:encoded></item></channel></rss>
