<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayi 10 Bulan Anak Prajurit Kodam Jaya Hilang, Diduga Diculik Pembantu</title><description>Daffa Hanif Hamizan, bayi berusia 10 bulan anak prajurit Kodam Jaya diduga jadi korban penculikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/21/338/2413682/bayi-10-bulan-anak-prajurit-kodam-jaya-hilang-diduga-diculik-pembantu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/21/338/2413682/bayi-10-bulan-anak-prajurit-kodam-jaya-hilang-diduga-diculik-pembantu"/><item><title>Bayi 10 Bulan Anak Prajurit Kodam Jaya Hilang, Diduga Diculik Pembantu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/21/338/2413682/bayi-10-bulan-anak-prajurit-kodam-jaya-hilang-diduga-diculik-pembantu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/21/338/2413682/bayi-10-bulan-anak-prajurit-kodam-jaya-hilang-diduga-diculik-pembantu</guid><pubDate>Jum'at 21 Mei 2021 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/21/338/2413682/bayi-10-bulan-anak-prajurit-kodam-jaya-hilang-diduga-diculik-pembantu-e0eTyclL5x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/21/338/2413682/bayi-10-bulan-anak-prajurit-kodam-jaya-hilang-diduga-diculik-pembantu-e0eTyclL5x.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Daffa Hanif Hamizan, bayi berusia 10 bulan anak prajurit Kodam Jaya diduga jadi korban penculikan&amp;nbsp;pembantu alias asisten rumah tangga (ART) pada Jumat (21/5/2021).&amp;nbsp;
Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur, Kompol Indra Tarigan mengatakan, dugaan penculikan ini bermula saat ART membawa Daffa dari rumah sang prajurit di Rusun Kodam Jaya, Kramat Jati.
&quot;Orang tua korban lagi mau membuat laporan di Polres. Sekarang kita lagi pemeriksaan saksi-saksi di Polres,&quot; kata Indra saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (21/5/2021).&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Diculik, Anak Ini &quot;Dijual&quot; dengan Empat Tabung Gas 3 Kg
Menindaklanjuti kasus tersebut, Indra menuturkan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV saat pelaku berinisial S (37) membawa Daffa dari rumahnya.
Berdasarkan rekaman CCTV yang tersebar di media sosial, S tampak menggendong Daffa melewati pos jaga Rusun Kodam Jaya sekira pukul 08.45 WIB, setelahnya keberadaan Daffa belum diketahui.
Baca juga:&amp;nbsp;Balita di Sragen Diambil Pengemis, Diduga untuk Meminta-minta di Alun-Alun
&quot;Sekarang anggota dalam proses untuk mencari pelakunya,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Daffa Hanif Hamizan, bayi berusia 10 bulan anak prajurit Kodam Jaya diduga jadi korban penculikan&amp;nbsp;pembantu alias asisten rumah tangga (ART) pada Jumat (21/5/2021).&amp;nbsp;
Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur, Kompol Indra Tarigan mengatakan, dugaan penculikan ini bermula saat ART membawa Daffa dari rumah sang prajurit di Rusun Kodam Jaya, Kramat Jati.
&quot;Orang tua korban lagi mau membuat laporan di Polres. Sekarang kita lagi pemeriksaan saksi-saksi di Polres,&quot; kata Indra saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (21/5/2021).&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Diculik, Anak Ini &quot;Dijual&quot; dengan Empat Tabung Gas 3 Kg
Menindaklanjuti kasus tersebut, Indra menuturkan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV saat pelaku berinisial S (37) membawa Daffa dari rumahnya.
Berdasarkan rekaman CCTV yang tersebar di media sosial, S tampak menggendong Daffa melewati pos jaga Rusun Kodam Jaya sekira pukul 08.45 WIB, setelahnya keberadaan Daffa belum diketahui.
Baca juga:&amp;nbsp;Balita di Sragen Diambil Pengemis, Diduga untuk Meminta-minta di Alun-Alun
&quot;Sekarang anggota dalam proses untuk mencari pelakunya,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
