<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terekam CCTV, Empat Rampok Bersenpi Pademangan Ini Umbar dan Letuskan Senpi</title><description>Mereka kemudian meletuskan senpi, mengambil uang, dan meninggalkan korbannya yang tertembak di bagian paha.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/21/338/2413725/terekam-cctv-empat-rampok-bersenpi-pademangan-ini-umbar-dan-letuskan-senpi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/21/338/2413725/terekam-cctv-empat-rampok-bersenpi-pademangan-ini-umbar-dan-letuskan-senpi"/><item><title>Terekam CCTV, Empat Rampok Bersenpi Pademangan Ini Umbar dan Letuskan Senpi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/21/338/2413725/terekam-cctv-empat-rampok-bersenpi-pademangan-ini-umbar-dan-letuskan-senpi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/21/338/2413725/terekam-cctv-empat-rampok-bersenpi-pademangan-ini-umbar-dan-letuskan-senpi</guid><pubDate>Jum'at 21 Mei 2021 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Yan Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/21/338/2413725/terekam-cctv-empat-rampok-bersenpi-pademangan-ini-umbar-dan-letuskan-senpi-FiEiNrifPb.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Suasana di sekitar rumah korban (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/21/338/2413725/terekam-cctv-empat-rampok-bersenpi-pademangan-ini-umbar-dan-letuskan-senpi-FiEiNrifPb.JPG</image><title>Suasana di sekitar rumah korban (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Aksi perampokan bersenpi di Jalan Pademangan III, Gang 18, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (21/5/2021) siang terekam CCTV rumah warga.

Para pelaku beraksi membabi buta dan menunggu korbannya, Jefri (21), didekat rumah. Mereka kemudian meletuskan senpi, mengambil uang, dan meninggalkan korbannya yang tertembak di bagian paha.

Kapolsek Pademangan, AKP Panji Ali Candra menjelaskan bila pelaku diketahui berjumlah empat orang. Mereka menggunakan dua sepeda motor dan berboncengan.

&quot;Pelaku berjumlah empat orang menggunakan dua kendaraan sepeda motor,&quot; kata Panji dikonfirmasi.

Dari rekaman itu terlihat dua pelaku pertama datang mengendarai Honda Beat Street dan langsung memepet korban ketika hendak membuka pintu gerbang rumahnya. Sementara pelaku yang dibonceng menodongkan senpi ke arah korban.

Tak lama, dua pelaku lainnya datang mengendarai Honda Vario berhenti di belakang motor korban. Membuat pergerakan korban terbatas.

Sempat terjadi tarik menarik tas, namun Jefri menyerah usai timah panas diletuskan ke pahanya. Dalam kondisi berlumur darah setelah tertembak para pelaku kabur merampas tas berisi uang Rp 25 juta yang dibawa korban.

&quot;Untuk jumlah uang yang diambil sekitar Rp 25 juta dibawa cash oleh korban, diperuntukkan untuk apa (uangnya), masih kita dalami,&quot; ucap Panji.

Panji mengatakan perampokan itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat korban baru saja mengambil uang dari bank dan pulang kerumahnya. Saat mau masuk ke garasi, korban dipepet para pelaku yang datang dengan mengendarai dua sepeda motor.

Panji mengakui terkait kejadian itu, polisi telah melakukan olah tkp, mencari saksi, serta meminta keterangan korbannya.

&quot;Setelah itu amankan TKP dan cek TKP, memeriksa saksi-saksi, dan korban. Serta kita mendalami CCTV di sekitar lokasi,&quot; jelasnya.

Bercak Darah

Di depan rumah korban, aksi perampokan itu meninggalkan sebuah bercak  darah yang berada tepat di depan pagar rumah. Tanda itu menjadi alat  bukti pendukung adanya perampokan.

Sementara korbannya kini masih jalani perawatan akibat luka tembak di  pahanya. Ia pun masih merintih kesakitan. Tim Dokter masih berusaha  mengambil sisa proyektil yang masih bersarang di paha korbannya.

Kakak sepupu korban, Martin (35) menceritakan kejadi itu terjadi pada  siang hari sekira pukul 10.30 WIB pagi itu. Kala itu, Jefri baru saja  mengambil uang dari bank yang tak jauh dari rumahnya.

&amp;ldquo;Korban ngambil uang dari bank, lokasinya dekat sini, habis itu pulang ke rumah, langsung dicegat,&amp;rdquo; ungkap Martin, di lokasi.

Belum sampai masuk teras rumah, empat gerombolan itu langsung  mencegatnya menggunakan dua sepeda motor. Sembari menodongkan senpi,  para pelaku meminta Jefri menyerahkan sejumlah uangnya.

&amp;ldquo;Sempet ada aksi perlawanan waktu direbut tasnya tapi langsung ditembak di tempat, di paha kanan,&amp;rdquo; tambah Martin.

Dari sekilas, Martin menyakini senpi yang digunakan pelaku merupakan senjata laras pendek atau pistol.</description><content:encoded>JAKARTA - Aksi perampokan bersenpi di Jalan Pademangan III, Gang 18, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (21/5/2021) siang terekam CCTV rumah warga.

Para pelaku beraksi membabi buta dan menunggu korbannya, Jefri (21), didekat rumah. Mereka kemudian meletuskan senpi, mengambil uang, dan meninggalkan korbannya yang tertembak di bagian paha.

Kapolsek Pademangan, AKP Panji Ali Candra menjelaskan bila pelaku diketahui berjumlah empat orang. Mereka menggunakan dua sepeda motor dan berboncengan.

&quot;Pelaku berjumlah empat orang menggunakan dua kendaraan sepeda motor,&quot; kata Panji dikonfirmasi.

Dari rekaman itu terlihat dua pelaku pertama datang mengendarai Honda Beat Street dan langsung memepet korban ketika hendak membuka pintu gerbang rumahnya. Sementara pelaku yang dibonceng menodongkan senpi ke arah korban.

Tak lama, dua pelaku lainnya datang mengendarai Honda Vario berhenti di belakang motor korban. Membuat pergerakan korban terbatas.

Sempat terjadi tarik menarik tas, namun Jefri menyerah usai timah panas diletuskan ke pahanya. Dalam kondisi berlumur darah setelah tertembak para pelaku kabur merampas tas berisi uang Rp 25 juta yang dibawa korban.

&quot;Untuk jumlah uang yang diambil sekitar Rp 25 juta dibawa cash oleh korban, diperuntukkan untuk apa (uangnya), masih kita dalami,&quot; ucap Panji.

Panji mengatakan perampokan itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat korban baru saja mengambil uang dari bank dan pulang kerumahnya. Saat mau masuk ke garasi, korban dipepet para pelaku yang datang dengan mengendarai dua sepeda motor.

Panji mengakui terkait kejadian itu, polisi telah melakukan olah tkp, mencari saksi, serta meminta keterangan korbannya.

&quot;Setelah itu amankan TKP dan cek TKP, memeriksa saksi-saksi, dan korban. Serta kita mendalami CCTV di sekitar lokasi,&quot; jelasnya.

Bercak Darah

Di depan rumah korban, aksi perampokan itu meninggalkan sebuah bercak  darah yang berada tepat di depan pagar rumah. Tanda itu menjadi alat  bukti pendukung adanya perampokan.

Sementara korbannya kini masih jalani perawatan akibat luka tembak di  pahanya. Ia pun masih merintih kesakitan. Tim Dokter masih berusaha  mengambil sisa proyektil yang masih bersarang di paha korbannya.

Kakak sepupu korban, Martin (35) menceritakan kejadi itu terjadi pada  siang hari sekira pukul 10.30 WIB pagi itu. Kala itu, Jefri baru saja  mengambil uang dari bank yang tak jauh dari rumahnya.

&amp;ldquo;Korban ngambil uang dari bank, lokasinya dekat sini, habis itu pulang ke rumah, langsung dicegat,&amp;rdquo; ungkap Martin, di lokasi.

Belum sampai masuk teras rumah, empat gerombolan itu langsung  mencegatnya menggunakan dua sepeda motor. Sembari menodongkan senpi,  para pelaku meminta Jefri menyerahkan sejumlah uangnya.

&amp;ldquo;Sempet ada aksi perlawanan waktu direbut tasnya tapi langsung ditembak di tempat, di paha kanan,&amp;rdquo; tambah Martin.

Dari sekilas, Martin menyakini senpi yang digunakan pelaku merupakan senjata laras pendek atau pistol.</content:encoded></item></channel></rss>
