<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 5 'Dosa' Ganjar Pranowo hingga Dikucilkan PDIP di Acara Puan</title><description>Sebelumnya, Ganjar selalu diundang setiap acara di Jawa Tengah,</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/24/337/2414587/5-dosa-ganjar-pranowo-hingga-dikucilkan-pdip-di-acara-puan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/24/337/2414587/5-dosa-ganjar-pranowo-hingga-dikucilkan-pdip-di-acara-puan"/><item><title> 5 'Dosa' Ganjar Pranowo hingga Dikucilkan PDIP di Acara Puan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/24/337/2414587/5-dosa-ganjar-pranowo-hingga-dikucilkan-pdip-di-acara-puan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/24/337/2414587/5-dosa-ganjar-pranowo-hingga-dikucilkan-pdip-di-acara-puan</guid><pubDate>Senin 24 Mei 2021 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/24/337/2414587/5-dosa-ganjar-pranowo-hingga-dikucilkan-pdip-di-acara-puan-TVS7BaQ8NA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto:Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/24/337/2414587/5-dosa-ganjar-pranowo-hingga-dikucilkan-pdip-di-acara-puan-TVS7BaQ8NA.jpg</image><title>Foto:Ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo secara mengejutkan tidak diundang saat pembukaan pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya, di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu 22 Mei 2021.
(Baca juga: Puan Maharani Sebut Pemimpin Jangan hanya Kerja di Medsos, Sindir Siapa?)
Padahal, acara tersebut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. Sebelumnya, Ganjar selalu diundang setiap acara di Jateng, terlebih lagi mantan anggota DPR ini merupakan kepala daerah Jawa Tengah.
Okezone merangkum 5 alasan mengapa Ganjar sampai tidak diundang oleh PDIP di Jawa Tengah.
1.	Ambisi Ganjar di Pilpres 2024
Tidak diundangnya Ganjar yang juga politikus PDIP itu ternyata ada musababnya. Ganjar dianggap terlalu bermanuver terkait Pemilihan Presiden (Piplres) 2024, bahkan disebut terlalu berambisi mencalonkan diri sebagai presiden.
(Baca juga: Humor Gus Dur: Jenderal Takut Istri dan Istri Pejabat Pamer Ibadah)
2. Ganjar Merasa Lebih Tinggi dari PDIP Jateng
Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto mengatakan, elektabilitas Ganjar saat ini belum bisa dijadikan patokan dalam pertempuran Pilpres yang sesungguhnya karena elektabilitas saat ini hanya terdongkrak dari pemberitaan dan media sosial. Hal tersebut dengan mudah dikalahkan dalam pertarungan secara riil.
&quot;Ini bukan teguran, karena ia merasa lebih tinggi dari kita (DPD PDIP Jateng). Ia merasa yang bisa menegur hanya Ibu (Ketua Umum Megawati Soekarnoputri),&quot; pungkasnya.
3.	Puan Sindir Pemimpin yang Bekerja di Medsos
Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP, Puan Maharani, menyebut seorang pemimpin tidak hanya bekerja melalui media sosial (medsos). Menurutnya, seorang pemimpin juga harus bisa membuktikan kinerjanya di lapangan.
Hal itu disampaikan Puan saat memberikan arahan kepada kader PDIP di Panti Marhaen, Kantor DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, Sabtu (22/5/2021).
Sejumlah kader PDIP Jateng, termasuk yang saat ini menjabat kepala daerah datang dalam acara itu. Terkecuali, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang juga merupakan kader PDIP.
4.	Ganjar Dinilai Sok Pintar
Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto mengatakan, semua kepala daerah di Jateng dari PDIP diundang, kecuali gubernur. Ia melakukaan hal tersebut terkait dengan ambisi Ganjar yang ingin mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2024.
&quot;Wis tak kode sik (Sudah saya kode dulu). Kok soyo mblandang, ya tak rodo atos (Kok Semakin maju, ya tak agak keras). Saya di-bully di medsos, ya bully saja. Saya tidak perlu jaga image saya,'' katanya.

5. Aktif di Medsos
Akitivitas Ganjar Pranowo di media sosial sangat tinggi. Bahkan, Ganjar sampai rela menjadi host di Youtubenya. Padahal, hal serupa tak dilakukan oleh kader PDIP lain yang juga berpotensi untuk nyapres.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo secara mengejutkan tidak diundang saat pembukaan pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya, di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu 22 Mei 2021.
(Baca juga: Puan Maharani Sebut Pemimpin Jangan hanya Kerja di Medsos, Sindir Siapa?)
Padahal, acara tersebut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. Sebelumnya, Ganjar selalu diundang setiap acara di Jateng, terlebih lagi mantan anggota DPR ini merupakan kepala daerah Jawa Tengah.
Okezone merangkum 5 alasan mengapa Ganjar sampai tidak diundang oleh PDIP di Jawa Tengah.
1.	Ambisi Ganjar di Pilpres 2024
Tidak diundangnya Ganjar yang juga politikus PDIP itu ternyata ada musababnya. Ganjar dianggap terlalu bermanuver terkait Pemilihan Presiden (Piplres) 2024, bahkan disebut terlalu berambisi mencalonkan diri sebagai presiden.
(Baca juga: Humor Gus Dur: Jenderal Takut Istri dan Istri Pejabat Pamer Ibadah)
2. Ganjar Merasa Lebih Tinggi dari PDIP Jateng
Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto mengatakan, elektabilitas Ganjar saat ini belum bisa dijadikan patokan dalam pertempuran Pilpres yang sesungguhnya karena elektabilitas saat ini hanya terdongkrak dari pemberitaan dan media sosial. Hal tersebut dengan mudah dikalahkan dalam pertarungan secara riil.
&quot;Ini bukan teguran, karena ia merasa lebih tinggi dari kita (DPD PDIP Jateng). Ia merasa yang bisa menegur hanya Ibu (Ketua Umum Megawati Soekarnoputri),&quot; pungkasnya.
3.	Puan Sindir Pemimpin yang Bekerja di Medsos
Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP, Puan Maharani, menyebut seorang pemimpin tidak hanya bekerja melalui media sosial (medsos). Menurutnya, seorang pemimpin juga harus bisa membuktikan kinerjanya di lapangan.
Hal itu disampaikan Puan saat memberikan arahan kepada kader PDIP di Panti Marhaen, Kantor DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, Sabtu (22/5/2021).
Sejumlah kader PDIP Jateng, termasuk yang saat ini menjabat kepala daerah datang dalam acara itu. Terkecuali, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang juga merupakan kader PDIP.
4.	Ganjar Dinilai Sok Pintar
Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto mengatakan, semua kepala daerah di Jateng dari PDIP diundang, kecuali gubernur. Ia melakukaan hal tersebut terkait dengan ambisi Ganjar yang ingin mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2024.
&quot;Wis tak kode sik (Sudah saya kode dulu). Kok soyo mblandang, ya tak rodo atos (Kok Semakin maju, ya tak agak keras). Saya di-bully di medsos, ya bully saja. Saya tidak perlu jaga image saya,'' katanya.

5. Aktif di Medsos
Akitivitas Ganjar Pranowo di media sosial sangat tinggi. Bahkan, Ganjar sampai rela menjadi host di Youtubenya. Padahal, hal serupa tak dilakukan oleh kader PDIP lain yang juga berpotensi untuk nyapres.</content:encoded></item></channel></rss>
