<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Detik-Detik dan Penampakan Bulan Alami Gerhana Total 195 Tahun Sekali</title><description>Dalam tangkapan layar yang diambil, bulan tampak berwarna merah. Puncak gerhana bulan total terjadi pada 18.26 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/26/337/2415864/ini-detik-detik-dan-penampakan-bulan-alami-gerhana-total-195-tahun-sekali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/26/337/2415864/ini-detik-detik-dan-penampakan-bulan-alami-gerhana-total-195-tahun-sekali"/><item><title>Ini Detik-Detik dan Penampakan Bulan Alami Gerhana Total 195 Tahun Sekali</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/26/337/2415864/ini-detik-detik-dan-penampakan-bulan-alami-gerhana-total-195-tahun-sekali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/26/337/2415864/ini-detik-detik-dan-penampakan-bulan-alami-gerhana-total-195-tahun-sekali</guid><pubDate>Rabu 26 Mei 2021 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/26/337/2415864/ini-detik-detik-dan-penampakan-bulan-alami-gerhana-total-195-tahun-sekali-zVhNNMik4q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Tangkapan layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/26/337/2415864/ini-detik-detik-dan-penampakan-bulan-alami-gerhana-total-195-tahun-sekali-zVhNNMik4q.jpg</image><title>Foto: Tangkapan layar</title></images><description>JAKARTA - Gerhana Bulan Total telah terjadi pukul 18.26 WIB, Rabu (26/5/2021), berdasarkan pantauan dari siaran langsung pantauan Stasiun Bumi Panginderaan Jauh Pare-Pare.
Dalam tangkapan layar yang diambil, bulan tampak berwarna merah. Puncak gerhana bulan total terjadi pada 18.26 WIB.&amp;nbsp;
Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin menyatakan, bagian kiri bulan lebih cerah karena sisi tersebut dekat dengan tepi bayangan bumi.&amp;nbsp;

Baca juga:&amp;nbsp;3 Keistimewaan Gerhana Bulan Total Malam Ini, Sangat Langka Terjadi!
&amp;ldquo;Sehingga tentu saja pembiasan cahaya matahari paling banyak sehingga makin cerah, makin ke tengah makin merah, makin gelap karena pembiasan matahari makin sedikit,&amp;rdquo; ujarnya dalam live stereaming di Youtube LAPAN, Rabu.</description><content:encoded>JAKARTA - Gerhana Bulan Total telah terjadi pukul 18.26 WIB, Rabu (26/5/2021), berdasarkan pantauan dari siaran langsung pantauan Stasiun Bumi Panginderaan Jauh Pare-Pare.
Dalam tangkapan layar yang diambil, bulan tampak berwarna merah. Puncak gerhana bulan total terjadi pada 18.26 WIB.&amp;nbsp;
Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin menyatakan, bagian kiri bulan lebih cerah karena sisi tersebut dekat dengan tepi bayangan bumi.&amp;nbsp;

Baca juga:&amp;nbsp;3 Keistimewaan Gerhana Bulan Total Malam Ini, Sangat Langka Terjadi!
&amp;ldquo;Sehingga tentu saja pembiasan cahaya matahari paling banyak sehingga makin cerah, makin ke tengah makin merah, makin gelap karena pembiasan matahari makin sedikit,&amp;rdquo; ujarnya dalam live stereaming di Youtube LAPAN, Rabu.</content:encoded></item></channel></rss>
