<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Kronologi Preman Mabuk Dadang Buaya Cs Nekat Serang Koramil dan Polsek Pameungpeuk Garut   </title><description>Ulah preman mabuk bernama Dadang Buaya menyerang Koramil Pameungpeuk dan Polsek Pameungpeuk, Garut, membuat geger warga</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/29/337/2417220/ini-kronologi-preman-mabuk-dadang-buaya-cs-nekat-serang-koramil-dan-polsek-pameungpeuk-garut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/29/337/2417220/ini-kronologi-preman-mabuk-dadang-buaya-cs-nekat-serang-koramil-dan-polsek-pameungpeuk-garut"/><item><title>Ini Kronologi Preman Mabuk Dadang Buaya Cs Nekat Serang Koramil dan Polsek Pameungpeuk Garut   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/29/337/2417220/ini-kronologi-preman-mabuk-dadang-buaya-cs-nekat-serang-koramil-dan-polsek-pameungpeuk-garut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/29/337/2417220/ini-kronologi-preman-mabuk-dadang-buaya-cs-nekat-serang-koramil-dan-polsek-pameungpeuk-garut</guid><pubDate>Sabtu 29 Mei 2021 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/29/337/2417220/ini-kronologi-preman-mabuk-dadang-buaya-cs-nekat-serang-koramil-dan-polsek-pameungpeuk-garut-BzutVEXSO8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dadang Buaya bersama teman-temannya saat menyerang Koramil Pameungpeuk Garut.(Foto:istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/29/337/2417220/ini-kronologi-preman-mabuk-dadang-buaya-cs-nekat-serang-koramil-dan-polsek-pameungpeuk-garut-BzutVEXSO8.jpg</image><title>Dadang Buaya bersama teman-temannya saat menyerang Koramil Pameungpeuk Garut.(Foto:istimewa)</title></images><description>GARUT - Ulah preman mabuk bernama Dadang Buaya menyerang Koramil Pameungpeuk dan Polsek Pameungpeuk, Garut, membuat geger warga Kabupaten Garut dan sekitarnya.
Preman mabuk tersebut, nekat menyerang Koramil dan Polsek bersenjatakan parang dan golok hanya karena marah ditegur seorang nelayan. Dadang Buaya naik motor ugal-ugalan dan salah jalur.
Berikut kronologi Dadang Buaya bersama teman-temannya menyerang Koramil dan Polsek Pameungpeuk:
1.Marah Ditegur Nelayan
Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari adu mulut antara Dadang Buaya dengan JK (54) seorang nelayan yang baru pulang melaut. Adu mulut terjadi saat keduanya berpapasan di jalan. &quot;Pelaku salah jalur karena orangnya mabuk, ribut dengan pengendara lain (nelayan),&quot; ujar  Kapolres.
Baca Juga:&amp;nbsp;Edan, Preman Mabuk Dadang Buaya Cs Serang Koramil dan Polsek Pameungpeuk Garut
Saat itu, Dadang Buaya mengendarai sepeda motor dan hampir menabrak JK. JK yang kaget langsung menegur Dadang Buaya. Tidak terima ditegur, Dadang Buaya langsung turun dari motornya dan menodongkan pisau ke leher JK lalu menamparnya.
2.Serang dan Banting Babinmas
Karena terus berselisih, JK akhirnya menghubungi adiknya yang seorang aparat untuk membantu menengahi permasalahannya. Tidak terima ditengahi, Dadang Buaya malah terlibat cekcok dengan adiknya JK dan terlibat perkelahian.
Masyarakat yang menyaksikan peristiwa tersebut, melaporkan kejadian itu kepada anggota polisi yang bertugas sebagai Babinmas Desa Mancagahar. Bukannya mereda, Dadang Buaya malah menyerang Babinmas dan membantingnya.
Dadang Buaya lalu merampas golok milik petani yang tidak jauh dari lokasi lalu mencoba membacok anggota polisi itu, tapi berhasil digagalkan. Aksi brutal Dadang Buaya berhasil dibubarkan oleh anggota Polsek Pameungpeuk.3.Serang Koramil Pameungpeuk
Dadang Buaya yang tidak puas dengan kejadian itu, kembali bersama 15 orang temannya mendatangi Koramil Pameungpeuk dengan niat mencari adiknya JK. Dadang Buaya yang dalam keadaan pengaruh minuman alkohol, mencoba menerobos masuk ke dalam Koramil sambil membawa senjata tajam.
Anggota Koramil Pameungpeuk berhasil menghalau Dadang Buaya, kemudian mengamankan sejumlah senjata tajam. Dadang Buaya pun berhasil diusir oleh anggota Koramil Pameungpeuk. Sempat terjadi adu mulut antara Dadang Buaya dan sejumlah anggota.
4.Serang Polsek Pameungpeuk
Tidak puas dengan yang terjadi di Markas Koramil Pameungpeuk, Dadang Buaya lalu bergegas mendatangi Polsek Pameungpeuk. Dia mencari anggota kepolisian yang sebelumnya terlibat cekcok dengannya.
Di Polsek Pameungpeuk ia lalu membuat keributan, namun akhirnya diusir keluar. Tak cukup sampai di situ, Dadang Buaya meluapkan kekesalannya dengan menyerang salah satu anggota kepolisian yang sedang berada di luar Polsek. Akhirnya DA berhasil ditenangkan kemudian ia diminta untuk pulang.
5.Dadang Buaya Ditangkap
Koramil Pameungpeuk lalu berkordinasi dengan Polsek Pameungpeuk untuk menangkap Dadang Buaya dan lainnya yang terlibat. Hingga akhirnya Dadang Buaya dan satu orang temannya berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing.</description><content:encoded>GARUT - Ulah preman mabuk bernama Dadang Buaya menyerang Koramil Pameungpeuk dan Polsek Pameungpeuk, Garut, membuat geger warga Kabupaten Garut dan sekitarnya.
Preman mabuk tersebut, nekat menyerang Koramil dan Polsek bersenjatakan parang dan golok hanya karena marah ditegur seorang nelayan. Dadang Buaya naik motor ugal-ugalan dan salah jalur.
Berikut kronologi Dadang Buaya bersama teman-temannya menyerang Koramil dan Polsek Pameungpeuk:
1.Marah Ditegur Nelayan
Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari adu mulut antara Dadang Buaya dengan JK (54) seorang nelayan yang baru pulang melaut. Adu mulut terjadi saat keduanya berpapasan di jalan. &quot;Pelaku salah jalur karena orangnya mabuk, ribut dengan pengendara lain (nelayan),&quot; ujar  Kapolres.
Baca Juga:&amp;nbsp;Edan, Preman Mabuk Dadang Buaya Cs Serang Koramil dan Polsek Pameungpeuk Garut
Saat itu, Dadang Buaya mengendarai sepeda motor dan hampir menabrak JK. JK yang kaget langsung menegur Dadang Buaya. Tidak terima ditegur, Dadang Buaya langsung turun dari motornya dan menodongkan pisau ke leher JK lalu menamparnya.
2.Serang dan Banting Babinmas
Karena terus berselisih, JK akhirnya menghubungi adiknya yang seorang aparat untuk membantu menengahi permasalahannya. Tidak terima ditengahi, Dadang Buaya malah terlibat cekcok dengan adiknya JK dan terlibat perkelahian.
Masyarakat yang menyaksikan peristiwa tersebut, melaporkan kejadian itu kepada anggota polisi yang bertugas sebagai Babinmas Desa Mancagahar. Bukannya mereda, Dadang Buaya malah menyerang Babinmas dan membantingnya.
Dadang Buaya lalu merampas golok milik petani yang tidak jauh dari lokasi lalu mencoba membacok anggota polisi itu, tapi berhasil digagalkan. Aksi brutal Dadang Buaya berhasil dibubarkan oleh anggota Polsek Pameungpeuk.3.Serang Koramil Pameungpeuk
Dadang Buaya yang tidak puas dengan kejadian itu, kembali bersama 15 orang temannya mendatangi Koramil Pameungpeuk dengan niat mencari adiknya JK. Dadang Buaya yang dalam keadaan pengaruh minuman alkohol, mencoba menerobos masuk ke dalam Koramil sambil membawa senjata tajam.
Anggota Koramil Pameungpeuk berhasil menghalau Dadang Buaya, kemudian mengamankan sejumlah senjata tajam. Dadang Buaya pun berhasil diusir oleh anggota Koramil Pameungpeuk. Sempat terjadi adu mulut antara Dadang Buaya dan sejumlah anggota.
4.Serang Polsek Pameungpeuk
Tidak puas dengan yang terjadi di Markas Koramil Pameungpeuk, Dadang Buaya lalu bergegas mendatangi Polsek Pameungpeuk. Dia mencari anggota kepolisian yang sebelumnya terlibat cekcok dengannya.
Di Polsek Pameungpeuk ia lalu membuat keributan, namun akhirnya diusir keluar. Tak cukup sampai di situ, Dadang Buaya meluapkan kekesalannya dengan menyerang salah satu anggota kepolisian yang sedang berada di luar Polsek. Akhirnya DA berhasil ditenangkan kemudian ia diminta untuk pulang.
5.Dadang Buaya Ditangkap
Koramil Pameungpeuk lalu berkordinasi dengan Polsek Pameungpeuk untuk menangkap Dadang Buaya dan lainnya yang terlibat. Hingga akhirnya Dadang Buaya dan satu orang temannya berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing.</content:encoded></item></channel></rss>
