<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi 4 Meter di Wilayah Perairan Ini   </title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi gelombang tinggi 1-4 meter sepekan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/31/337/2417786/bmkg-waspadai-gelombang-tinggi-4-meter-di-wilayah-perairan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/31/337/2417786/bmkg-waspadai-gelombang-tinggi-4-meter-di-wilayah-perairan-ini"/><item><title> BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi 4 Meter di Wilayah Perairan Ini   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/31/337/2417786/bmkg-waspadai-gelombang-tinggi-4-meter-di-wilayah-perairan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/31/337/2417786/bmkg-waspadai-gelombang-tinggi-4-meter-di-wilayah-perairan-ini</guid><pubDate>Senin 31 Mei 2021 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/31/337/2417786/bmkg-waspadai-gelombang-tinggi-4-meter-di-wilayah-perairan-ini-p1FHvbDNqr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/31/337/2417786/bmkg-waspadai-gelombang-tinggi-4-meter-di-wilayah-perairan-ini-p1FHvbDNqr.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi gelombang tinggi 1-4 meter sepekan ke depan, per 31 Mei hingga 7 Juni 2021 di beberapa wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengungkapkan gelombang tinggi ini salah satunya disebabkan adanya perkembangan bibit siklon tropis (Sistem Depresi Tropis 04W).

&amp;ldquo;Bibit siklon ini terdeteksi tumbuh pada tanggal 30 Mei 2021, pukul 07.00 wib) di sekitar Samudera Pasifik Barat daya sebelah Timur-Tenggara Filipina (5.9&amp;deg; LU 133.1&amp;deg;BT),&amp;rdquo; kata Guswanto dalam keterangannya, Senin (31/5/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Selatan Jateng &amp;amp; Jatim
Berikut ini wilayah yang berpotensi terdampak gelombang tinggi sekitar 1.25 - 2.5 meter (Moderate Sea) Teluk Lampung bagian selatan, Laut Sawu, Selat Ombai, Selat Karimata bagian selatan, Perairan utara P. Jawa hingga Kep. Kangean, Laut Jawa, Perairan selatan Kalimantan, Perairan selatan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali, Laut Sumbawa.

Kemudian, Selat Lombok bagian utara,  Perairan Kep. Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores, Perairan  Bau Bau, Teluk Tolo, Perairan selatan Kep. Banggai - Kep. Sula, Laut Maluku, Perairan Bitung - Likupang, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Seram  Laut Halmahera, Perairan Misool - Sorong bagian selatan, Perairan Fakfak - Kaimana, Perairan Amamapare, Perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hati-hati, Angin Kencang hingga Gelombang Tinggi Masih Mengintai Indonesia
Sementera tinggi gelombang 2.5 &amp;ndash; 4.0 meter (Rough Sea) yakni di Selat Malaka bagian utara,Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh hingga Mentawai, Perairan Bengkulu, Selat Sunda bagian barat, Perairan selatan Jawa hingga Sumba Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT.

Selat Bali - Selat Lombok, Selat Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan Perairan selatan P. Sawu - P. Rotte - Kupang, Perairan Wakatobi, Perairan selatan P. Buru - Ambon - P. Seram Laut Banda, Perairan Kep. Sermata  hingga Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Kei - Kep. Aru Laut Arafuru.

Kemudian, wilayah terdampak tinggi gelombang 4.0 &amp;ndash; 6.0 meter (Very Rough Sea) yakni di Samudera Hindia barat Sumatera.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi gelombang tinggi 1-4 meter sepekan ke depan, per 31 Mei hingga 7 Juni 2021 di beberapa wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengungkapkan gelombang tinggi ini salah satunya disebabkan adanya perkembangan bibit siklon tropis (Sistem Depresi Tropis 04W).

&amp;ldquo;Bibit siklon ini terdeteksi tumbuh pada tanggal 30 Mei 2021, pukul 07.00 wib) di sekitar Samudera Pasifik Barat daya sebelah Timur-Tenggara Filipina (5.9&amp;deg; LU 133.1&amp;deg;BT),&amp;rdquo; kata Guswanto dalam keterangannya, Senin (31/5/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Selatan Jateng &amp;amp; Jatim
Berikut ini wilayah yang berpotensi terdampak gelombang tinggi sekitar 1.25 - 2.5 meter (Moderate Sea) Teluk Lampung bagian selatan, Laut Sawu, Selat Ombai, Selat Karimata bagian selatan, Perairan utara P. Jawa hingga Kep. Kangean, Laut Jawa, Perairan selatan Kalimantan, Perairan selatan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali, Laut Sumbawa.

Kemudian, Selat Lombok bagian utara,  Perairan Kep. Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores, Perairan  Bau Bau, Teluk Tolo, Perairan selatan Kep. Banggai - Kep. Sula, Laut Maluku, Perairan Bitung - Likupang, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Seram  Laut Halmahera, Perairan Misool - Sorong bagian selatan, Perairan Fakfak - Kaimana, Perairan Amamapare, Perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hati-hati, Angin Kencang hingga Gelombang Tinggi Masih Mengintai Indonesia
Sementera tinggi gelombang 2.5 &amp;ndash; 4.0 meter (Rough Sea) yakni di Selat Malaka bagian utara,Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh hingga Mentawai, Perairan Bengkulu, Selat Sunda bagian barat, Perairan selatan Jawa hingga Sumba Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT.

Selat Bali - Selat Lombok, Selat Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan Perairan selatan P. Sawu - P. Rotte - Kupang, Perairan Wakatobi, Perairan selatan P. Buru - Ambon - P. Seram Laut Banda, Perairan Kep. Sermata  hingga Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Kei - Kep. Aru Laut Arafuru.

Kemudian, wilayah terdampak tinggi gelombang 4.0 &amp;ndash; 6.0 meter (Very Rough Sea) yakni di Samudera Hindia barat Sumatera.
</content:encoded></item></channel></rss>
