<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puan: APBN 2022 Harus Antisipasi Ketidakpastian Akibat Covid-19</title><description>RAPBN 2022 juga harus dirancang untuk meningkatkan layanan pada masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/31/337/2418025/puan-apbn-2022-harus-antisipasi-ketidakpastian-akibat-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/05/31/337/2418025/puan-apbn-2022-harus-antisipasi-ketidakpastian-akibat-covid-19"/><item><title>Puan: APBN 2022 Harus Antisipasi Ketidakpastian Akibat Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/05/31/337/2418025/puan-apbn-2022-harus-antisipasi-ketidakpastian-akibat-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/05/31/337/2418025/puan-apbn-2022-harus-antisipasi-ketidakpastian-akibat-covid-19</guid><pubDate>Senin 31 Mei 2021 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/31/337/2418025/puan-apbn-2022-harus-antisipasi-ketidakpastian-akibat-covid-19-eKJvi835rn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto:Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/31/337/2418025/puan-apbn-2022-harus-antisipasi-ketidakpastian-akibat-covid-19-eKJvi835rn.jpg</image><title>Foto:Ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengarahkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022  pada penanganan pandemi Covid-19.
Politikus PDIP itu meminta, RAPBN tahun depan harus menjamin perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi nasional.
(Baca juga: Diplomasi Sebatang Rokok Ala Bung Karno dengan Pemimpin Negara Adidaya)
&amp;ldquo;Mengingat masih dilingkupi ketidakpastian akibat Covid-19, pembahasan RAPBN 2022 diarahkan agar APBN menjadi alat intervensi untuk penanganan pandemi, perlindungan sosial, dan pemulihan dunia usaha terutama UMKM,&amp;rdquo; kata Puan usai memimpin Rapat Paripurna DPR RI pada Senin (31/5/2021).
Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu menuturkan, RAPBN 2022 juga harus dirancang untuk meningkatkan layanan pada masyarakat, khususnya layanan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi. &amp;ldquo;Pemerintah harus merancang APBN yang kredibel, akuntabel, dan responsif,&amp;rdquo; sambungnya.
(Baca juga: Lebih Sadis dari John Kei, Dadang Buaya Satu-satunya Preman yang Berani Serang Markas TNI)
Sesuai dengan hasil keputusan Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Bamus tanggal 19 Mei 2021, Rapat Paripurna akan kembali dilaksanakan pada 6 Juli 2021.

Adapun Rapat Paripurna tersebut mengagendakan penyampaian hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2022 dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022 oleh Badan Anggaran DPR RI.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengarahkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022  pada penanganan pandemi Covid-19.
Politikus PDIP itu meminta, RAPBN tahun depan harus menjamin perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi nasional.
(Baca juga: Diplomasi Sebatang Rokok Ala Bung Karno dengan Pemimpin Negara Adidaya)
&amp;ldquo;Mengingat masih dilingkupi ketidakpastian akibat Covid-19, pembahasan RAPBN 2022 diarahkan agar APBN menjadi alat intervensi untuk penanganan pandemi, perlindungan sosial, dan pemulihan dunia usaha terutama UMKM,&amp;rdquo; kata Puan usai memimpin Rapat Paripurna DPR RI pada Senin (31/5/2021).
Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu menuturkan, RAPBN 2022 juga harus dirancang untuk meningkatkan layanan pada masyarakat, khususnya layanan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi. &amp;ldquo;Pemerintah harus merancang APBN yang kredibel, akuntabel, dan responsif,&amp;rdquo; sambungnya.
(Baca juga: Lebih Sadis dari John Kei, Dadang Buaya Satu-satunya Preman yang Berani Serang Markas TNI)
Sesuai dengan hasil keputusan Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Bamus tanggal 19 Mei 2021, Rapat Paripurna akan kembali dilaksanakan pada 6 Juli 2021.

Adapun Rapat Paripurna tersebut mengagendakan penyampaian hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2022 dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022 oleh Badan Anggaran DPR RI.</content:encoded></item></channel></rss>
