<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Mafia Turki Tuding Erdogan Persenjatai dan Danai Jihadis di Suriah</title><description>Peker diketahui pernah dekat dengan lingkaran penguasa Turki.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/01/18/2418473/bos-mafia-turki-tuding-erdogan-persenjatai-dan-danai-jihadis-di-suriah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/01/18/2418473/bos-mafia-turki-tuding-erdogan-persenjatai-dan-danai-jihadis-di-suriah"/><item><title>Bos Mafia Turki Tuding Erdogan Persenjatai dan Danai Jihadis di Suriah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/01/18/2418473/bos-mafia-turki-tuding-erdogan-persenjatai-dan-danai-jihadis-di-suriah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/01/18/2418473/bos-mafia-turki-tuding-erdogan-persenjatai-dan-danai-jihadis-di-suriah</guid><pubDate>Selasa 01 Juni 2021 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/01/18/2418473/bos-mafia-turki-tuding-erdogan-persenjatai-dan-danai-jihadis-di-suriah-UxpdDVPLKX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/01/18/2418473/bos-mafia-turki-tuding-erdogan-persenjatai-dan-danai-jihadis-di-suriah-UxpdDVPLKX.jpg</image><title>Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)</title></images><description>ISTANBUL &amp;mdash; Pemerintah Turki dituduh mempersenjatai dan mendanai kelompok militan dan jihadis  di Suriah. Tuduhan itu datang dari seorang bos mafia, yang menyuarakan tudingannya melalui siaran di YouTube, memunculkan sorotan pada Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Melalui YouTube, Sedat Peker, gembong mafia Turki yang hidup di pengasingan, menuding pemerintah Turki mempersenjatai dan membeli minyak dari jihadis Suriah. Ia dengan hati-hati menjelaskan bagaimana sejumlah pembantu utama Presiden Recep Tayyip Erdogan menjalankan skema itu.
BACA JUGA: Turki: Sikap Tidak Tulus dan Munafik Israel Terus Berlanjut, Organisasi Yahudi Protes Kekerasan di Gaza
Peker, yang menurut para analis pernah menikmati hubungan dekatnya dengan penguasa Turki, mulai menyiarkan video di YouTube setiap minggu, menyampaikan sejumlah tuduhan tentang kesalahan-kesalahan yang dilakukan pemerintah sejak ia dipaksa meninggalkan negara itu.
Analis Atilla Yesilada mengatakan jumlah penonton siaran bos mafia itu terus bertambah.
&quot;Jumlahnya sangat besar. Ia dengan mudah menarik antara 4 dan 5 juta penonton per video. Semua yang disampaikannya ikut digaungkan di saluran-saluran kelompok oposisi pemerintah,&quot; papar Yesilada.
BACA JUGA: Ini Kata Obama Tentang Para Pemimpin Dunia, dari Putin Hingga Erdogan
&quot;Jadi, menurut saya, semua orang tahu tentang apa yang ia katakan. Jelas, yang paling merusak adalah ketika ia membuka arsip tahun 1990an tentang pembunuhan di luar hukum,&quot; imbuhnya.
Peker menuduh mantan menteri dalam neger, Mehmet Aga, sebagai kepala organisasi bayangan yang dikenal dengan istilah &amp;ldquo;deep state.&amp;rdquo; Organisasi itu bertanggung jawab atas rangkaian pembunuhan wartawan terkemuka sejak 1990an. Aga memiliki hubungan dekat dengan Erdogan, dan putranya Tolga adalah wakil ketua parlemen untuk Partai AKP, yang memerintah di Turki.
Aga telah menyangkal tuduhan-tuduhan itu.
Erol Onderoglu dari Reporters Without Borders (Reporter Tanpa Tapal  Batas) mengatakan perlu ada transparansi pemerintah tentang  tuduhan-tuduhan tersebut.
&amp;ldquo;Ini seharusnya menjadi bagian dari penyelidikan parlemen terlebih  dahulu, tetapi saya kira ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kesediaan  pemerintah Turki menunjuk beberapa aktor negara dalam periode ini,&quot; kata  Erol.
&quot;Jadi, transparansi kali ini seharusnya meredakan opini publik dan menunjukkan penghormatan kepada keluarga korban,&quot; tambahnya.

Erdogan Menepis Tuduhan
Erdogan menepis tuduhan itu.
Berbicara kepada para wakilnya, Presiden Erdogan mengklaim  tuduhan-tuduhan itu sebagai bagian dari konspirasi internasional untuk  menggulingkannya.
Namun tuduhan Peker berlanjut. Ia menuding putra orang kepercayaan  Erdogan, yaitu mantan perdana menteri Binali Yildrim, menyelundupkan  kokain dan mengubah Turki menjadi salah satu pusat terbesar untuk  mengimpor dan mendistribusikan narkoba ke Eropa.
Yildrim membantah tudingan itu.

Sebagian analis menunjukkan bahwa Erdogan berpengalaman menepis badai   politik. Namun, Yesilada mengatakan tidak seperti pada masa lalu,  Turki  kini sedang bergelut dengan krisis ekonomi dan tingkat  popularitas  Erdogan saat ini mencapai rekor terendah.
&amp;ldquo;Ini semua adalah tanda-tanda bahwa kiamat bagi Erdogan sudah dekat.   Benar-benar dibutuhkan keajaiban untuk memperbaiki reputasinya yang   rusak akibat video yang dibuat Peker,&quot; kata Yesilada.
&quot;Gambaran yang muncul adalah pemerintah saat ini lebih bertujuan demi   keuntungan pribadi dan kroni-kroninya, dan telah benar-benar tidak  lagi  memperhatikan rakyat,&quot; katanya.
Peker berjanji akan mengunggah lebih banyak video ke YouTube, yang   menurutnya akan menunjukkan lebih banyak rahasia intim yang   dipelajarinya setelah berada dalam lingkaran partai berkuasa di Turki   selama dua puluh tahun. Bagi bos mafia itu, balas dendam tidak lagi   dilakukan secara langsung, melainkan secara terbuka di YouTube.</description><content:encoded>ISTANBUL &amp;mdash; Pemerintah Turki dituduh mempersenjatai dan mendanai kelompok militan dan jihadis  di Suriah. Tuduhan itu datang dari seorang bos mafia, yang menyuarakan tudingannya melalui siaran di YouTube, memunculkan sorotan pada Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Melalui YouTube, Sedat Peker, gembong mafia Turki yang hidup di pengasingan, menuding pemerintah Turki mempersenjatai dan membeli minyak dari jihadis Suriah. Ia dengan hati-hati menjelaskan bagaimana sejumlah pembantu utama Presiden Recep Tayyip Erdogan menjalankan skema itu.
BACA JUGA: Turki: Sikap Tidak Tulus dan Munafik Israel Terus Berlanjut, Organisasi Yahudi Protes Kekerasan di Gaza
Peker, yang menurut para analis pernah menikmati hubungan dekatnya dengan penguasa Turki, mulai menyiarkan video di YouTube setiap minggu, menyampaikan sejumlah tuduhan tentang kesalahan-kesalahan yang dilakukan pemerintah sejak ia dipaksa meninggalkan negara itu.
Analis Atilla Yesilada mengatakan jumlah penonton siaran bos mafia itu terus bertambah.
&quot;Jumlahnya sangat besar. Ia dengan mudah menarik antara 4 dan 5 juta penonton per video. Semua yang disampaikannya ikut digaungkan di saluran-saluran kelompok oposisi pemerintah,&quot; papar Yesilada.
BACA JUGA: Ini Kata Obama Tentang Para Pemimpin Dunia, dari Putin Hingga Erdogan
&quot;Jadi, menurut saya, semua orang tahu tentang apa yang ia katakan. Jelas, yang paling merusak adalah ketika ia membuka arsip tahun 1990an tentang pembunuhan di luar hukum,&quot; imbuhnya.
Peker menuduh mantan menteri dalam neger, Mehmet Aga, sebagai kepala organisasi bayangan yang dikenal dengan istilah &amp;ldquo;deep state.&amp;rdquo; Organisasi itu bertanggung jawab atas rangkaian pembunuhan wartawan terkemuka sejak 1990an. Aga memiliki hubungan dekat dengan Erdogan, dan putranya Tolga adalah wakil ketua parlemen untuk Partai AKP, yang memerintah di Turki.
Aga telah menyangkal tuduhan-tuduhan itu.
Erol Onderoglu dari Reporters Without Borders (Reporter Tanpa Tapal  Batas) mengatakan perlu ada transparansi pemerintah tentang  tuduhan-tuduhan tersebut.
&amp;ldquo;Ini seharusnya menjadi bagian dari penyelidikan parlemen terlebih  dahulu, tetapi saya kira ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kesediaan  pemerintah Turki menunjuk beberapa aktor negara dalam periode ini,&quot; kata  Erol.
&quot;Jadi, transparansi kali ini seharusnya meredakan opini publik dan menunjukkan penghormatan kepada keluarga korban,&quot; tambahnya.

Erdogan Menepis Tuduhan
Erdogan menepis tuduhan itu.
Berbicara kepada para wakilnya, Presiden Erdogan mengklaim  tuduhan-tuduhan itu sebagai bagian dari konspirasi internasional untuk  menggulingkannya.
Namun tuduhan Peker berlanjut. Ia menuding putra orang kepercayaan  Erdogan, yaitu mantan perdana menteri Binali Yildrim, menyelundupkan  kokain dan mengubah Turki menjadi salah satu pusat terbesar untuk  mengimpor dan mendistribusikan narkoba ke Eropa.
Yildrim membantah tudingan itu.

Sebagian analis menunjukkan bahwa Erdogan berpengalaman menepis badai   politik. Namun, Yesilada mengatakan tidak seperti pada masa lalu,  Turki  kini sedang bergelut dengan krisis ekonomi dan tingkat  popularitas  Erdogan saat ini mencapai rekor terendah.
&amp;ldquo;Ini semua adalah tanda-tanda bahwa kiamat bagi Erdogan sudah dekat.   Benar-benar dibutuhkan keajaiban untuk memperbaiki reputasinya yang   rusak akibat video yang dibuat Peker,&quot; kata Yesilada.
&quot;Gambaran yang muncul adalah pemerintah saat ini lebih bertujuan demi   keuntungan pribadi dan kroni-kroninya, dan telah benar-benar tidak  lagi  memperhatikan rakyat,&quot; katanya.
Peker berjanji akan mengunggah lebih banyak video ke YouTube, yang   menurutnya akan menunjukkan lebih banyak rahasia intim yang   dipelajarinya setelah berada dalam lingkaran partai berkuasa di Turki   selama dua puluh tahun. Bagi bos mafia itu, balas dendam tidak lagi   dilakukan secara langsung, melainkan secara terbuka di YouTube.</content:encoded></item></channel></rss>
