<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Menkes Berdoa agar Kasus Covid-19 di Bogor Tidak seperti Kudus   </title><description>Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin berharap agar Kota Bogor tidak mengalami lonjakan kasus Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/01/338/2418498/menkes-berdoa-agar-kasus-covid-19-di-bogor-tidak-seperti-kudus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/01/338/2418498/menkes-berdoa-agar-kasus-covid-19-di-bogor-tidak-seperti-kudus"/><item><title> Menkes Berdoa agar Kasus Covid-19 di Bogor Tidak seperti Kudus   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/01/338/2418498/menkes-berdoa-agar-kasus-covid-19-di-bogor-tidak-seperti-kudus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/01/338/2418498/menkes-berdoa-agar-kasus-covid-19-di-bogor-tidak-seperti-kudus</guid><pubDate>Selasa 01 Juni 2021 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/01/338/2418498/menkes-berdoa-agar-kasus-covid-19-di-bogor-tidak-seperti-kudus-NdnOUnrBEg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes, Budi Gunandi di Kota Bogor (foto: MNC Portal/Putra RA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/01/338/2418498/menkes-berdoa-agar-kasus-covid-19-di-bogor-tidak-seperti-kudus-NdnOUnrBEg.jpg</image><title>Menkes, Budi Gunandi di Kota Bogor (foto: MNC Portal/Putra RA)</title></images><description>
BOGOR - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin berharap agar Kota Bogor tidak mengalami lonjakan kasus Covid-19 seperti di wilayah Kudus, Jawa Tengah. Lonjakan kasus seperti itu terjadi salah satunya karena protokol kesehatannya tidak ketat.

&quot;Saya berdoa Bogor jangan sampai kayak Kudus, iya sama seperti itu karena protokol kesehatannya kurang ketat,&quot; kata Budi, usai meninjau vaksinasi Covid-19 pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di RS Marzoeki Mahdi Kota Bogor, Selasa (1/6/2021).
Baca juga;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak, Menkes Selidiki Kemungkinan Mutasi Baru
Budi menjelaskan, hal tersebut ditambah ketika ada kejadian kasus positif laporannya tidak disiplin. Hingga akhirnya, terjadi lonjakan kasus covid-19.

&quot;Begitu ada kejadian itu juga laporannya kurang disiplin sehingga akibatnya meledak kasus itu naik. Sekarang itu sudah kita rapihkan kita bantu rumah sakit-rumah sakit sekitar situ masalahnya kan di situ rumah sakitnya saja. Sudah kita kirim ke Semarang yang dekat-dekat itu saja,&quot; ungkapnya.
Baca juga;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Terkait Kasus Covid-19 di Kudus, Jokowi Minta Laporan Khusus
Oleh karena itu, Budi menitip pesan agar masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan minimal dengan menggunakan masker dan cuci tangan guna meminimalisir terjadinya penularan covid-19.

&quot;Jadi pesan saya tetap pakai masker, jaga jarak, wajib cuci tangan itu yang bisa mencegah terutama pakai masker itu bisa mengurangi 95-97 persen,&quot; tutup Budi.

Sebagai informasi, kasus corona di Kudus, Jawa Tengah, melonjak drastis hingga menyebabkan over kapasitas rumah sakit. Keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di sana sudah mencapai di atas 90 persen. Karena itulah, pasien Covid akhirnya dirujuk ke rumah sakit lainnya di sekitar Kudus.

&quot;RSUD Loekmono Hadi dan Rumah Sakit Mardi Rahayu BOR-nya (bed occupancy rate) sudah di atas 90 persen. Maka harus ada relaksasi,&quot; jelas Kadinkes Jateng Yulianto Prabowo, Jumat 28 Mei 2021.
</description><content:encoded>
BOGOR - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin berharap agar Kota Bogor tidak mengalami lonjakan kasus Covid-19 seperti di wilayah Kudus, Jawa Tengah. Lonjakan kasus seperti itu terjadi salah satunya karena protokol kesehatannya tidak ketat.

&quot;Saya berdoa Bogor jangan sampai kayak Kudus, iya sama seperti itu karena protokol kesehatannya kurang ketat,&quot; kata Budi, usai meninjau vaksinasi Covid-19 pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di RS Marzoeki Mahdi Kota Bogor, Selasa (1/6/2021).
Baca juga;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak, Menkes Selidiki Kemungkinan Mutasi Baru
Budi menjelaskan, hal tersebut ditambah ketika ada kejadian kasus positif laporannya tidak disiplin. Hingga akhirnya, terjadi lonjakan kasus covid-19.

&quot;Begitu ada kejadian itu juga laporannya kurang disiplin sehingga akibatnya meledak kasus itu naik. Sekarang itu sudah kita rapihkan kita bantu rumah sakit-rumah sakit sekitar situ masalahnya kan di situ rumah sakitnya saja. Sudah kita kirim ke Semarang yang dekat-dekat itu saja,&quot; ungkapnya.
Baca juga;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Terkait Kasus Covid-19 di Kudus, Jokowi Minta Laporan Khusus
Oleh karena itu, Budi menitip pesan agar masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan minimal dengan menggunakan masker dan cuci tangan guna meminimalisir terjadinya penularan covid-19.

&quot;Jadi pesan saya tetap pakai masker, jaga jarak, wajib cuci tangan itu yang bisa mencegah terutama pakai masker itu bisa mengurangi 95-97 persen,&quot; tutup Budi.

Sebagai informasi, kasus corona di Kudus, Jawa Tengah, melonjak drastis hingga menyebabkan over kapasitas rumah sakit. Keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di sana sudah mencapai di atas 90 persen. Karena itulah, pasien Covid akhirnya dirujuk ke rumah sakit lainnya di sekitar Kudus.

&quot;RSUD Loekmono Hadi dan Rumah Sakit Mardi Rahayu BOR-nya (bed occupancy rate) sudah di atas 90 persen. Maka harus ada relaksasi,&quot; jelas Kadinkes Jateng Yulianto Prabowo, Jumat 28 Mei 2021.
</content:encoded></item></channel></rss>
