<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Koalisi PDIP-PKB Dinilai Ideal, Pengamat: Bakal Menjadi Kekuatan Dahsyat   </title><description>Kabar mengenai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/02/337/2418651/koalisi-pdip-pkb-dinilai-ideal-pengamat-bakal-menjadi-kekuatan-dahsyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/02/337/2418651/koalisi-pdip-pkb-dinilai-ideal-pengamat-bakal-menjadi-kekuatan-dahsyat"/><item><title>Koalisi PDIP-PKB Dinilai Ideal, Pengamat: Bakal Menjadi Kekuatan Dahsyat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/02/337/2418651/koalisi-pdip-pkb-dinilai-ideal-pengamat-bakal-menjadi-kekuatan-dahsyat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/02/337/2418651/koalisi-pdip-pkb-dinilai-ideal-pengamat-bakal-menjadi-kekuatan-dahsyat</guid><pubDate>Rabu 02 Juni 2021 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/02/337/2418651/koalisi-pdip-pkb-dinilai-ideal-pengamat-bakal-menjadi-kekuatan-dahsyat-ihIcBIPaim.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puan Maharani.(Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/02/337/2418651/koalisi-pdip-pkb-dinilai-ideal-pengamat-bakal-menjadi-kekuatan-dahsyat-ihIcBIPaim.jpg</image><title>Puan Maharani.(Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kabar mengenai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pilpres 2024 menuai banyak komentar.
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Konsep Indonesi Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman menilai, rencana koalisi tersebut merupakan sesuatu yang ideal.
&quot;Ini akan menjadi kekuatan yang bagus. Kita tahu PDIP adalah partai nasionalis. Sementara PKB mewakili kalangan islam tradisionalis. PDIP harus menjelaskan alasan diterima kelompok nasionalis serta kelompok non muslim. Sementara PKB yang merupakan partai kaum nahdliyin bisa menerima keputusan itu dengan menjaga agar basis NU tidak pecah,&amp;rdquo; kata Veri saat dihubungi MNC Portal, Selasa (1/6/2021).
Baca Juga: Politikus PDIP Sebut Ganjar Pranowo Telah Lama Asyik Sendiri
Kendati demikian, Veri menjelaskan, ada beberapa hal penting yang menjadi catatan kedua partai. Salah satunya memperbaiki soliditas internal partai masing-masing.
Hal itu dikatakannya lantaran banyak isu konflik internal partai yang kadung terlihat di media dalam beberapa bulan terakhir ini.
&quot;Mumpung masih ada waktu, mereka perlu berjuang keras untuk menyolidkan internal partai masing-masing sehingga memperkuat basis dukungan masyarakat,&quot; terangnya.Ihwal komposisi Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden  (Cawapres). Veri menilai kolaborasi Puan Maharani dan Abdul Muhaimin  Iskandar atau Cak Imin mampu menggalang kekuatan yang lebih besar dan  menjadi efek positif dalam pilres mendatang.
&quot;Tentu itu (duet Puan-Cak Imin) bakal menjadi kekuatan yang dahsyat,&quot; pungkasnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP  Hasto Kristiyanto menyebut, pihaknya ingin agar hanya ada dua poros  koalisi saja pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP PKB Bidang Pemenangan Pemilu, Faisol  Riza mengatakan bahwa PKB akan berkoalisi dengan PDIP. &quot;PKB akan  berkoalisi dengan PDIP,&quot; kata Faisol saat dihubungi, Senin (31/5/2021).
Menurutnya, komunikasi antara PDIP dengan PKB sudah paten dan baku.  Ada sejumlah alasan yang mendasari hubungan kedua partai ini. Pertama,  memiliki kesamaan pandangan dalam kebangsaan; kedua, PDIP sebagai  pemenang Pemilu 2019 sehingga bisa membuat koalisi pemerintahan yang  kuat dan efektif; dan ketiga, terbukti kerja sama koalisi selama dua  masa pemerintahan ini berhasil.</description><content:encoded>JAKARTA - Kabar mengenai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pilpres 2024 menuai banyak komentar.
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Konsep Indonesi Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman menilai, rencana koalisi tersebut merupakan sesuatu yang ideal.
&quot;Ini akan menjadi kekuatan yang bagus. Kita tahu PDIP adalah partai nasionalis. Sementara PKB mewakili kalangan islam tradisionalis. PDIP harus menjelaskan alasan diterima kelompok nasionalis serta kelompok non muslim. Sementara PKB yang merupakan partai kaum nahdliyin bisa menerima keputusan itu dengan menjaga agar basis NU tidak pecah,&amp;rdquo; kata Veri saat dihubungi MNC Portal, Selasa (1/6/2021).
Baca Juga: Politikus PDIP Sebut Ganjar Pranowo Telah Lama Asyik Sendiri
Kendati demikian, Veri menjelaskan, ada beberapa hal penting yang menjadi catatan kedua partai. Salah satunya memperbaiki soliditas internal partai masing-masing.
Hal itu dikatakannya lantaran banyak isu konflik internal partai yang kadung terlihat di media dalam beberapa bulan terakhir ini.
&quot;Mumpung masih ada waktu, mereka perlu berjuang keras untuk menyolidkan internal partai masing-masing sehingga memperkuat basis dukungan masyarakat,&quot; terangnya.Ihwal komposisi Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden  (Cawapres). Veri menilai kolaborasi Puan Maharani dan Abdul Muhaimin  Iskandar atau Cak Imin mampu menggalang kekuatan yang lebih besar dan  menjadi efek positif dalam pilres mendatang.
&quot;Tentu itu (duet Puan-Cak Imin) bakal menjadi kekuatan yang dahsyat,&quot; pungkasnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP  Hasto Kristiyanto menyebut, pihaknya ingin agar hanya ada dua poros  koalisi saja pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP PKB Bidang Pemenangan Pemilu, Faisol  Riza mengatakan bahwa PKB akan berkoalisi dengan PDIP. &quot;PKB akan  berkoalisi dengan PDIP,&quot; kata Faisol saat dihubungi, Senin (31/5/2021).
Menurutnya, komunikasi antara PDIP dengan PKB sudah paten dan baku.  Ada sejumlah alasan yang mendasari hubungan kedua partai ini. Pertama,  memiliki kesamaan pandangan dalam kebangsaan; kedua, PDIP sebagai  pemenang Pemilu 2019 sehingga bisa membuat koalisi pemerintahan yang  kuat dan efektif; dan ketiga, terbukti kerja sama koalisi selama dua  masa pemerintahan ini berhasil.</content:encoded></item></channel></rss>
