<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WHO Validasi Sinovac Aman Digunakan, Menkes Minta Masyarakat Tak Pilih-Pilih Vaksin</title><description>Menkes meminta masyarakat tidak memilih-milih vaksin usai WHO berikan izin penggunaan darurat Sinovac.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/02/337/2419149/who-validasi-sinovac-aman-digunakan-menkes-minta-masyarakat-tak-pilih-pilih-vaksin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/02/337/2419149/who-validasi-sinovac-aman-digunakan-menkes-minta-masyarakat-tak-pilih-pilih-vaksin"/><item><title>WHO Validasi Sinovac Aman Digunakan, Menkes Minta Masyarakat Tak Pilih-Pilih Vaksin</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/02/337/2419149/who-validasi-sinovac-aman-digunakan-menkes-minta-masyarakat-tak-pilih-pilih-vaksin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/02/337/2419149/who-validasi-sinovac-aman-digunakan-menkes-minta-masyarakat-tak-pilih-pilih-vaksin</guid><pubDate>Rabu 02 Juni 2021 19:28 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/02/337/2419149/who-validasi-sinovac-aman-digunakan-menkes-minta-masyarakat-tak-pilih-pilih-vaksin-jh7z7g7y98.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Budi Gunadi Sadikin. (BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/02/337/2419149/who-validasi-sinovac-aman-digunakan-menkes-minta-masyarakat-tak-pilih-pilih-vaksin-jh7z7g7y98.jpg</image><title>Budi Gunadi Sadikin. (BPMI)</title></images><description>JAKARTA - World Health Organization (WHO) telah memvalidasi penggunaan darurat (emergency use) vaksin Covid-19 produksi&amp;nbsp;Sinovac. Validasi penggunaan itu memastikan Sinovac aman, teruji mutunya, dan terbukti khasiatnya.
Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik validasi penggunaan darurat dari WHO.
&amp;ldquo;Kami selaku Pemerintah Indonesia menyambut baik validasi emergency use vaksin Sinovac,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (2/6/2021).
Budi menegaskan, dengan adanya validasi ini, menandakan vaksin yang ada dan disediakan pemerintah adalah vaksin terbaik. Dia meminta masyarakat tidak pilih-pilih vaksin.
Masyarakat diminta tidak perlu khawatir dengan berbagai jenis vaksin karena semua jenis vaksin baik untuk mencegah penularan Covid-19 dan telah melalui uji kualitas, keamanan, dan efikasi.
&amp;ldquo;Masyarakat dimohon jangan pilih-pilih vaksin. Vaksin yang diberikan pemerintah adalah vaksin terbaik dan sudah teruji keamanannya,&amp;rdquo; tutur Budi.
Baca Juga : Vaksin Covid-19 Sinovac Akhirnya Disetujui WHO, Mengapa Lebih Cocok untuk Negara Berkembang?
&amp;ldquo;Dengan diterbitkannya EUL, kita yakini bahwa WHO memastikan vaksin Sinovac telah memenuhi standar internasional untuk keamanan, efikasi, dan pembuatan. Teruji mutunya karena sudah lewat uji klinis tahap ketiga dan digunakan di lebih dari 20 negara. Dan berkhasiat atau mempunyai dampak melindungi dan menyelamatkan nyawa,&amp;rdquo; ujar Budi.Ia mengatakan, dari riset juga membuktikan vaksin Covid-19 mampu mencegah kematian dan mencegah sakit parah yang berujung perawatan gawat darurat.
&amp;ldquo;Seperti juga yang telah diutarakan Direktur Jenderal WHO bahwa penambahan Sinovac ke dalam EUL akan semakin membuka kesetaraan akses terhadap vaksin,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Vaksin Sinovac akan juga didapatkan melalui Covax Facility, kerjasama antarnegara yang memastikan kesetaraan akses terhadap vaksin,&amp;rdquo; ujar Budi.
Baca Juga : Fakta-Fakta WHO Setujui Sinovac untuk Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19
Diketahui selain Sinovac, WHO telah menerbitkan Daftar Penggunaan Darurat (EUL) untuk vaksin AstraZeneca, Pfizer, Moderna, dan Sinopharm.</description><content:encoded>JAKARTA - World Health Organization (WHO) telah memvalidasi penggunaan darurat (emergency use) vaksin Covid-19 produksi&amp;nbsp;Sinovac. Validasi penggunaan itu memastikan Sinovac aman, teruji mutunya, dan terbukti khasiatnya.
Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik validasi penggunaan darurat dari WHO.
&amp;ldquo;Kami selaku Pemerintah Indonesia menyambut baik validasi emergency use vaksin Sinovac,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (2/6/2021).
Budi menegaskan, dengan adanya validasi ini, menandakan vaksin yang ada dan disediakan pemerintah adalah vaksin terbaik. Dia meminta masyarakat tidak pilih-pilih vaksin.
Masyarakat diminta tidak perlu khawatir dengan berbagai jenis vaksin karena semua jenis vaksin baik untuk mencegah penularan Covid-19 dan telah melalui uji kualitas, keamanan, dan efikasi.
&amp;ldquo;Masyarakat dimohon jangan pilih-pilih vaksin. Vaksin yang diberikan pemerintah adalah vaksin terbaik dan sudah teruji keamanannya,&amp;rdquo; tutur Budi.
Baca Juga : Vaksin Covid-19 Sinovac Akhirnya Disetujui WHO, Mengapa Lebih Cocok untuk Negara Berkembang?
&amp;ldquo;Dengan diterbitkannya EUL, kita yakini bahwa WHO memastikan vaksin Sinovac telah memenuhi standar internasional untuk keamanan, efikasi, dan pembuatan. Teruji mutunya karena sudah lewat uji klinis tahap ketiga dan digunakan di lebih dari 20 negara. Dan berkhasiat atau mempunyai dampak melindungi dan menyelamatkan nyawa,&amp;rdquo; ujar Budi.Ia mengatakan, dari riset juga membuktikan vaksin Covid-19 mampu mencegah kematian dan mencegah sakit parah yang berujung perawatan gawat darurat.
&amp;ldquo;Seperti juga yang telah diutarakan Direktur Jenderal WHO bahwa penambahan Sinovac ke dalam EUL akan semakin membuka kesetaraan akses terhadap vaksin,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Vaksin Sinovac akan juga didapatkan melalui Covax Facility, kerjasama antarnegara yang memastikan kesetaraan akses terhadap vaksin,&amp;rdquo; ujar Budi.
Baca Juga : Fakta-Fakta WHO Setujui Sinovac untuk Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19
Diketahui selain Sinovac, WHO telah menerbitkan Daftar Penggunaan Darurat (EUL) untuk vaksin AstraZeneca, Pfizer, Moderna, dan Sinopharm.</content:encoded></item></channel></rss>
